Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Maret 2018

PCNU Probolinggo Luncurkan KBIH NU

Probolinggo, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo secara resmi meluncurkan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) NU, Ahad (13/12) sore. Peluncuran ini disaksikan kurang lebih 127 orang calon jamaah haji yang akan berangkat tahun 2016 mendatang.

PCNU Probolinggo Luncurkan KBIH NU (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Probolinggo Luncurkan KBIH NU (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Probolinggo Luncurkan KBIH NU

Kegiatan yang dilakukan di Kantor PCNU Kabupaten Probolinggo di Desa Warujinggo Kecamatan Leces ini dihadiri oleh Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Probolinggo KH Jamaluddin Al Hariri, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo KH Abdul Hadi, Ketua IPHI Kabupaten Probolinggo KH Masrur Nashor, Ketua KBIH NU KH Taufiq Sholih dan Kasubbag TU Kemenag Kabupaten Probolinggo H Atok Illah.

Ketua KBIH NU Kabupaten Probolinggo KH Taufiq Sholih mengatakan, KBIH NU akan siap mengantarkan para jamaah haji asal Kabupaten Probolinggo supaya bisa memahami manasik, tata cara ibadah haji, rukun dan wajib haji.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

“Petugas KBIH NU juga akan mengawal perjalanan calon jamaah haji sampai perjalanan di tanah suci, termasuk ziarah ke beberapa tempat bersejarah di Makkah dan Madinah,” katanya.

Menurut Kiai Taufiq, launching sendiri bertujuan untuk mengenalkan bahwa PCNU Kabupaten Probolinggo sudah mempunyai KBIH sendiri dan siap memahamkan warga NU yang akan menunaikan ibadah haji. “Bergabung dengan KBIH NU berarti ikut berperan serta membesarkan NU,” jelasnya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Sementara Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo KH Abdul Hadi meminta agar calon jamaah haji mulai memperbaiki niat haji sejak awal. “Jangan haji karena faktor ingin disebut pak haji, abah atau sebutan lainnya. Intinya harus benar-benar diniati dari hati untuk beribadah kepada Allah SWT,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Probolinggo KH Jamaluddin al Hariri. Dirinya berharap agar semua calon jamaah haji nantinya bisa menjalankan ibadah haji dengan baik. “Insya Allah para pembimbing di KBIH NU akan memberikan bimbingan dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Sedangkan Ketua IPHI Kabupaten Probolinggo KH Masrur Nashor menyampaikan bahwa merupakan sebuah langkah tepat jika para calon jamaah haji bergabung dengan KBIH NU. Sebab para tutor di PCNU Kabupaten Probolinggo sudah berpengalaman. (Syamsul Akbar/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Daerah, Berita, Aswaja VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Selasa, 13 Februari 2018

PB PMII Lantik Pengurus Cabang Kota Mataram

Mataram, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth - Pengurus harian Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Mataram masa khidmat 2017-2018 dilantik di Pendopo Walikota Mataram, Senin (7/3) siang. Bendahara Umum PMII Ahmad Riduan Hasibuan sengaja turun ke Mataram untuk melantik kepengurusan baru.

Tampak hadir Sekda Kota Mataram mewakili Tgh Achyar Abduh Selaku Walikota Mataram, puluhan alumni senior PMII Kota Mataram, Ketua GP Ansor NTB, Ketua GP Ansor Kota Mataram, beserta ratusan kader dan anggota PMII se-Kota Mataram.

PB PMII Lantik Pengurus Cabang Kota Mataram (Sumber Gambar : Nu Online)
PB PMII Lantik Pengurus Cabang Kota Mataram (Sumber Gambar : Nu Online)

PB PMII Lantik Pengurus Cabang Kota Mataram

Solihin, Ketua PMII Mataram yang baru saja dilantik mengatakan, PMII di Kota Mataram bukanlah baru. PMII di Kota Mataram lahir sejak tahun 1962, dan tetap eksis. PMII Mataram sudah berkontribusi bagi Pemkot Mataram.

Alumni PMII di Kota Mataram, lanjutnya, sudah banyak berkontribusi bagi daerah khususnya Kota Mataram dan NTB umumnya. Jadi sudah waktunya PMII di Kota Mataram berjaya sebagaimana dengan umurnya saat ini.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Sekretaris Daerah Kota Mataram H Efendi Saswito mengatakan, PMII di Kota Mataram harus menjadi garda terdepan dalam mengawal pemerintahan yang ada di Kota Mataram. Tetaplah menjadi agen perubahan. Serta tetap menjadi penggerak bagi pemuda dan mahasiswa yang ada di Kota Mataram.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

“Mari sama-sama kita bangun Kota Mataram sebagai mana visi dan visi Wali Kota dan Wakil Walikota Mataram,” katanya.

Ahmad Riduan Hasibuan meminta Pemkot Mataram memperhatikan mahasiswa yang tergabung dalam PMII di Kota Mataram. Karena PMII bukanlah menjadi perusak negara ataupun daerah, melainkan PMII hadir sebagai penyongsong dan PMII siap pakai ketika dibutuhkan oleh daerah.

Ketua Majelis Pembina Cabang PMII Kota Mataram Akbar Jadi menyampaikan, PMII Kota Mataram harus menjadi contoh bagi organisasi lain di Kota Mataram. "Jadilah kader penggerak yang selalu eksis dalam mengawal kebijakan Pemkot Mataram," kata Ketua Lakpesdam NU NTB ini. (Hadi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth News, Daerah, Nahdlatul VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Senin, 29 Januari 2018

Digitalisasi Karya Ulama Nusantara, PBNU Gandeng Perpusnas RI

Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Banyaknya karya ulama Nusantara berupa manuskrip maupun kitab serta dokumen-dokuemn primer NU menjadi perhatian Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk melakukan digitalisasi.?

Digitalisasi Karya Ulama Nusantara, PBNU Gandeng Perpusnas RI (Sumber Gambar : Nu Online)
Digitalisasi Karya Ulama Nusantara, PBNU Gandeng Perpusnas RI (Sumber Gambar : Nu Online)

Digitalisasi Karya Ulama Nusantara, PBNU Gandeng Perpusnas RI

Untuk tujuan ini, PBNU menggandeng Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) dengan meneken kerja sama dan nota kesepahaman (MoU) terkait digitalisasi dan program-program lain, Selasa (23/2/2016) di Aula lantai 8 Gedung PBNU Jakarta. MoU ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan Kepala Perpusnas RI, Hj Sri Sularsih.

Dalam sambutan sebelum melakukan penandatanganan MoU, Kang Said mengatakan, NU sebagai organisasi besar yang telah menginjak usia 90 tahun, banyak manuskrip karya ulama nusantara yang perlu dipublikasikan secara digital.

“Ulama nusantara tidak hanya mempunyai banyak karya, tetapi mereka juga masyhur dan dikenal di negara-negara Timur Tengah,” jelas Guru Besar Ilmu Tasawuf ini.

Bukan hanya, kitab-kitab berbahasa Arab, lanjut Kang Said, mereka juga menulisnya dengan berbagai tulisan dan bahasa seperti Arab Pegon dan Bahasa Jawa. “Kiai Pesantren banyak menulis kitab, tetapi karena keterbatasan akses, akhirnya karya-karya tersebut tidak diterbitkan.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

“Padahal semuanya sangat bermanfaat seperti Kitab Tafsir karya KH Bisri Mustofa, ayahnya Gus Mus yang menulis tafsir hingga 30 jilid berbahasa Jawa dengan menggunakan tulisan tangan,” papar Kiai asal Kempek Cirebon ini.

Menurutnya, Perpustakaan PBNU di lantai dua Gedung PBNU Jl Kramat Raya juga banyak menyimpan menuskrip, dokumen-dokumen primer NU, dan karya ulama nusantara yang bisa didigitalisasikan sehingga bisa dipelajari dan diakses banyak kalangan. “Karya-karya tersebut sangat kontekstual dengan kondisi saat ini,” ujar Pengasuh Pesantren Ats-Tsaqafah Ciganjur Jakarta Selatan ini.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Dalam MoU yang juga dhadiri oleh para pimpinan Perpusnas RI dan PBNU ini, terdapat beberapa poin yang menjadi kesepakatan bersama di antaranya:

1. Pemanfaatan sumber daya informasi koleksi untuk kepentingan pendidikan dan penelitian.

2. Pengembangan perpustakaan digital berbasis koleksi keislaman.

3. Pengembangan minat baca.

4. Penyeleggaraan pertemuan ilmiah dan publikasi.

5. Penyerahan hasil terbitan.

6. Promosi setiap kegiatan melalui jaringan media yang dimiliki.

7. Preservasi bahan perpustakaan untuk kepentingan pembangunan perpustakaan digital.

8. Peningkatan kompetensi SDM melalui pendidikan dan pelatihan.

9. Pemanfaatan fasilitas untuk kepentingan kegiatan.

10. Perluasan jejaring perpustakaan lingkup nasional dan internasional.

Hadir dalam MoU ini, Ketua RMI PBNU, KH Abdul Ghaffar Rozien, Bendahara Umum PBNU H Bina Suhendra, beberapa Ketua PBNU dan Wakil Sekretaris Jenderal, serta Kepala Perpustakaan PBNU H Syatiri Ahmad.? (Fathoni) ? ?

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Daerah, Ubudiyah, Hikmah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Kamis, 25 Januari 2018

Banser, Polri, TNI Bahu-membahu Bantu Korban Longsor di Jember

Jember, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Para personel Banser Tanggap Bencana (Baga) Gerakan Pemuda Ansor Jember bahu-membahu bersama anggota TNI dan Polri melakukan sterilisasi pasca banjir dan longsor di Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Sabtu (28/01).

Tidak kurang dari 80 personel Bagana diturunkan. Sebelumnya, Pimpinan Cabang GP Ansor Jember HM.Ayub Junaidi dihubungi camat setempat yang meminta bantuan agar menurunkan personel Bagana untuk melakukan sterilisasi material longsor setinggi 20 meter dan menutup jalur irigasi di Dusun Rayap Desa Kemuning Lor.

Banser, Polri, TNI Bahu-membahu Bantu Korban Longsor di Jember (Sumber Gambar : Nu Online)
Banser, Polri, TNI Bahu-membahu Bantu Korban Longsor di Jember (Sumber Gambar : Nu Online)

Banser, Polri, TNI Bahu-membahu Bantu Korban Longsor di Jember

Dalam aksi sosial tersebut tampak beberapa pengurus dari Satuan Koordinator Cabang (Satkorcab) Banser Jember, di antaranya Wakasatkorcab Banser Jember Alfin Kurnia Elfani, Kasetma Banser M. Sholeh Huddin, Kabiro Bagana Muhammad Lefand, dan Kabiro Logistik Moch. Rhasidy.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

"Bagana Jember akan selalu siap sedia memantau keadaan di lapangan, bahkan tak segan untuk turun langsung baik diminta ataupun tidak," kata Sekretaris PC GP Ansor Jember H Kholidi Zaini yang saat itu turun langsung memimpin jalannya aksi. (Red: Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Internasional, Daerah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Senin, 22 Januari 2018

Bubarkan HTI, Menag: Ini adalah Langkah Tegas Menjaga Dasar Negara

Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Pemerintah akan menindaklanjuti langkah pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) melalui jalur hukum sesuai UU No 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakataan. Menurut Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, langkah hukum ditempuh sebagai bukti bahwa pemerintah tak sedang bertindak represif.?

Untuk itu, Menag Lukman mengimbau semua pihak untuk menghormati langkah hukum ? pemerintah sekaligus memastikan bahwa HTI tetap dapat menggunakan hak pembelaan dalam proses peradilan. Semua pihak juga harus tetap menjamin dan menjaga keselamatan dan keamanan jiwa serta harta benda para anggota HTI.

Bubarkan HTI, Menag: Ini adalah Langkah Tegas Menjaga Dasar Negara (Sumber Gambar : Nu Online)
Bubarkan HTI, Menag: Ini adalah Langkah Tegas Menjaga Dasar Negara (Sumber Gambar : Nu Online)

Bubarkan HTI, Menag: Ini adalah Langkah Tegas Menjaga Dasar Negara

“Aparat dan masyarakat tak boleh main hakim sendiri. Tindak kekerasan dan perusakan hak milik HTI sama sekali tidak boleh terjadi,” seru Menag Lukman di Jakarta, Selasa (9/4).

Langkah hukum tersebut, lanjut Menag, juga bukan berarti Pemerintah anti ormas keagamaan, apalagi ormas Islam.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

“Langkah hukum untuk membubarkan HTI bukanlah upaya pembubaran ormas yang melakukan gerakan dakwah keagamaan, tetapi upaya membubarkan ormas yang melakukan gerakan politik untuk mengganti ideologi negara,” tegasnya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Menurut Menag, pernyataan yang disampaikan Menko Polhukam terkait pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) adalah wujud sikap politik pemerintah yang dengan tegas dan jelas ingin menjaga Pancasila sebagai dasar negara dari upaya gerakan mendirikan khilafah yang mengingkari konsensus nasional bangsa Indonesia.

“Mari kita berpikir jernih dan jangan melakukan tindakan kontraproduktif. Biarkan nanti pengadilan yang mengambil keputusan terkait langkah hukum pemerintah dalam pembubaran HTI,” ujarnya.

Pemerintah melalui Menkopolhukam Wiranto telah mengeluarkan pernyataan tentang HTI. Dalam pernyataannya, Wiranto mengatakan bahwa sebagai ormas berbadan hukum, HTI tidak melaksanakan peran positif dalam proses pembangunan mencapai tujuan nasional. Kegiatan HTI juga terindikasi bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, serta menimbulkan benturan di masyarakat. Selanjutnya, pemerintah memutuskan untuk mengambil langkah hukum untuk membubarkan HTI secara resmi.? (Red-Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Syariah, Daerah, Santri VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Sabtu, 20 Januari 2018

Ini Doa Jelang Persalinan Ibu Hamil

Menjelang persalinan Sayidatina Fathimah RA, RAsulullah SAW memanggil Ummu Salamah dan Zainab binti Jahsyin. Nabi Muhammmad SAW meminta keduanya untuk mwmbaca ayat Kursi dan surat Al-A‘raf ayat 54 di dekat Sayidatina Fathimah RA. Kecuali itu, Rasulullah SAW meminta keduanya membaca Surat Al-Falaq dan An-Nas di dekat Fathimah.

Sebagaimana mana dimaklum, bunyi surat Al-A‘raf ayat 54 adalah sebagai berikut.

Ini Doa Jelang Persalinan Ibu Hamil (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Doa Jelang Persalinan Ibu Hamil (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Doa Jelang Persalinan Ibu Hamil

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Artinya, “Sungguh, Tuhanmu adalah Allah, yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari, lalu Dia bersemayam di atas Arasy. Dia menutup malam dengan siang yang mengiringinya dengan segera. Dia menciptakan matahari, bulan dan bintang-bintang yang tunduk di bawah perintah-Nya. Ingatlah, hanya milik Allah segala penciptaan dan segala urusan. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam,” (QS Al-A‘raf ayat 54).

Hadits ini diriwayatkan oleh Sayidatina Fathimah RA yang kemudian disebutkan Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar. Dalam karyanya itu, Imam An-Nawawi menganjurkan orang di sekitar ibu hamil yang akan bersalin untuk membaca banyak doa di saat genting (doa kurob).

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Salah satu doa kurob yang diajarkan Rasulullah SAW adalah berikut ini.

?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.? ? ? ? ? ? ? ?

Lâ ilâha illallâhul ‘azhîmul halîm. Lâ ilâha illallâhu rabbul ‘arsyil ‘azhîm. Lâ ilâha illallâhu rabbus samâwâti wa rabbul ardhi rabbul ‘arsyil karîm. Yâ hayyu, yâ qayyûm, bi rahmatika astaghîts

Artinya, “Tiada tuhan selain Allah yang maha agung lagi maha santun. Tiada tuhan selain Allah, Tuhan arasy yang megah. Tiada tuhan selain Allah, Tuhan langit, bumi, dan arasy yang mulia. Wahai Tuhan Yang Maha Hidup, lagi Maha Jaga. Hanya kasih-sayang-Mu yang kuharapkan.”

Ada baiknya juga memperbanyak shalawat kepada Rasulullah SAW seperti Shalawat Nariyah, dan shawalat lainnya. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Meme Islam, Daerah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Senin, 15 Januari 2018

Gelar Aksi, PMII Dukung Pembongkaran Kasus Korupsi

Blitar, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Sejumlah kader muda NU yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Blitar, Jum’at (1/3) menggelar aksi di jantung kota Blitar. Mereka menyatakan mendukung upaya pengungkapan berbagai kasus korupsi besar di Indonesia. 

Salah satu dukungan disampaikan untuk Anas Urbaningrum, mantan ketua umum Partai Demokrat yang telah ditetapkan sebagai tersangka, untuk membongkar sejumlah skandal korupsi besar seperti kasus Hambalang, kriminalisasi Antasari Azhar dan bailout Century yang merugikan negara 6,7 T.

Gelar Aksi, PMII Dukung Pembongkaran Kasus Korupsi (Sumber Gambar : Nu Online)
Gelar Aksi, PMII Dukung Pembongkaran Kasus Korupsi (Sumber Gambar : Nu Online)

Gelar Aksi, PMII Dukung Pembongkaran Kasus Korupsi

“Niat Anas untuk  membongkar kasus yang merugikan bangsa dan negara patut mendapat dukungan dari semua pihak,” kata Mahathir Muhammad, salah seorang mahasiswa dalam orasinya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Mahathir juga menyatakan PC PMII Blitar akan mengajak elemen lain dan masyarakat untuk mendukung Anas dalam konteks membongkar kasus korupsi dan terus memantaunya.

Aksi ini sempat panas ketika polisi melarang mahasiswa membakar ban sebagai simbol kekecewaan terhadap rezimSBY. Perdebatan antara Mahathir dan polisi pun terjadi. Mahasiswa berhasil membakar ban, namun saling dorong antara mahasiswa dan polisi tidak dapat dihindari. Aksi PC PMII Blitar ini ditutup dengan doa dan mahasiswa kembali dengan tertib.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Imam Kusnin

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Daerah, Doa VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Selasa, 09 Januari 2018

Isi Ramadhan, Jatman Gelar Pesantren Aswaja

Pekalongan, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Mengisi acara bulan Ramadhan yang penuh berkah, Jamiyyah Ahlit Thariqah Al Mutabarah An Nahdliyyah (Jatman) Kota Pekalongan mengadakan kegiatan pesantren aswaja selama 11 hari.

Isi Ramadhan, Jatman Gelar Pesantren Aswaja (Sumber Gambar : Nu Online)
Isi Ramadhan, Jatman Gelar Pesantren Aswaja (Sumber Gambar : Nu Online)

Isi Ramadhan, Jatman Gelar Pesantren Aswaja

Acara yang berlangsung di Pesantren Al Mubarok Medono Pekalongan berlangsung tanggal 28 Juli s/d 7 Agustus 2012 dengan materi bahasan utama membaca kitab karya Hadratus Syech KH. Hasyim Asyari Rais Akbar Nahdlatul Ulama.

"Pesantren Aswaja yang secara khusus mengkaji tentang berbagai amalan Nahdlatul Ulama tidak saja menjadi tanggung jawab NU, akan tetapi tanggung jawab kita semua, termasuk Jatman," ujar Mujib Hidayat Ketua Jatman Pekalongan.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Dikatakan, dalam pesantren ini peserta terbuka untuk umum dalam upaya memberikan bekal secara konprehenship tentang berbagai amaliyah NU selama ini. Dengan pembekalan ini, warga nahdliyyin dapat mengetahui dengan benar, bukan lagi katanya, sehingga jika ada persoalan di tengah tengah masyarakat yang berkait dengan amaliyah NU, kita bisa menjawab dengan disertai dalil yang qothi.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Kegiatan pesantren yang dilaksanakan setiap hari mulai jam 21.00 - 24.00 diikuti tidak kurang dari 250 peserta utusan dari MWC dan Ranting NU se Kota Pekalongan, kalangan mahasiswa dan masyarakat umum di Kota Pekalongan.

Sementara itu, Ketua PCNU Kota Pekalongan H Ahmad Rofiq menyambut baik prakarsa Jatman Kota Pekalongan untuk mengadakan kegiatan pesantren aswaja. Pasalnya, kegiatan pemahaman aswaja memang harus terus menerus dilakukan kepada warga nahdliyyin. 

Dikatakan, jika tempo hari PCNU telah memulai dengan melakukan pengkaderan kepada 500 warga nahdliyyin, kini telah ditindaklanjuti oleh beberapa takmir masjid untuk melakukan hal yang sama.

Dalam tausiyahnya Habib Muhammad Luthfy meminta kepada Jatman untuk mengadakan kegiatan kajian aswaja tidak hanya di bulan ramadhan saja, akan tetapi di luar ramadhan kegiatan ini dapat dilaksanakan, alangkah lebih baik jika setiap dua bulan sekali ada kegiatan sejenis dengan peserta yang berbeda.

Rais Am Idaroh Aliyah Jatman berpesan kepada peserta agar menekuni kegiatan kajian ini hingga selesai, hal ini sangat diperlukan mengingat tantangan dan persoalan warga nahdliyyin ke depan jauh lebih berat dan komplek. 

Redaktur    : Mukafi Niam

Kontributor: Abdul Muiz PK

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Khutbah, Humor Islam, Daerah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Jumat, 05 Januari 2018

Sikap Keluarga Gus Dur Terkait Kontroversi Pernyataan Prabowo

Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Keluarga KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) akhirnya mengeluarkan pernyataan sikap terkait kontroversi pernyataan Prabowo Subianto yang dinilai merendahkan Gus Dur dalam satu wawancara dengan wartawan asing Allan Nairn pada 2001 silam dan telah beredar luas. Berikut pernyataan sikap yang disampaikan oleh istri Gus Dur Hj. Sinta Nuriyah A. Wahid, beserta keempat puterinya. (Red:Anam)

?

Sikap Keluarga Gus Dur Terkait Kontroversi Pernyataan Prabowo (Sumber Gambar : Nu Online)
Sikap Keluarga Gus Dur Terkait Kontroversi Pernyataan Prabowo (Sumber Gambar : Nu Online)

Sikap Keluarga Gus Dur Terkait Kontroversi Pernyataan Prabowo

SIKAP KELUARGA KH ABDURRAHMAN WAHID

MENGENAI KONTROVERSI WAWANCARA BP. PRABOWO SUBIANTO

YANG DIANGGAP HINA GUS DUR

?

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

PERNYATAAN PERS

?

Beberapa waktu terakhir ini, media massa ramai memberitakan komentar mengenai KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang disebut-sebut telah dilontarkan oleh Bapak Prabowo Subianto dalam wawancara oleh Sdr. Allan Nairn pada tahun 2001.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Pernyataan ini menjadi sebuah kontroversi publik, utamanya karena muncul di dalam suasana bangsa Indonesia yang sangat dinamis pada proses puncak perhelatan demokrasi di Indonesia, yaitu Pemilihan Presiden 2014.

Sehubungan dengan situasi tersebut:

Keluarga Gus Dur telah berjumpa dan berdiskusi dengan Sdr. Allan Nairn selaku pewawancara dan penulis artikel, untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap mengenai konteks komentar mengenai Gus Dur dalam wawancara tersebut. Dari pertemuan ini kami menyimpulkan bahwa komentar tersebut diutarakan dalam pembahasan mengenai tidak siapnya bangsa Indonesia terhadap demokrasi di negara ini. Berlandaskan prinsip keadilan, dan demi menjaga agar situasi ini tidak berkembang menjadi fitnah publik berkepanjangan, kami membuka komunikasi dan mengharapkan klarifikasi dari Bapak Prabowo Subianto mengenai pernyataan yang sudah menjadi polemik publik ini. Apabila pernyataan Bapak Prabowo Subianto dalam wawancara tersebut benar adanya, walaupun dilontarkan dalam konteks pembahasan mengenai demokrasi di Indonesia, maka kami sangat menyesalkan pernyataan tersebut. Sebagai tokoh nasional, kami berharap Bapak Prabowo mampu meneladankan sikap non-diskriminatif kepada siapapun warga bangsa tanpa menilik perbedaan fisik. Begitu pun sikap menghormati pemimpin bangsa yang terpilih oleh rakyat melalui mekanisme demokratis, siapapun ia.? Pernyataan bernada merendahkan terhadap Gus Dur tersebut menjadi kontras dengan masifnya penggunaan figur Gus Dur dalam kampanye yang dilakukan oleh pendukung Bapak Prabowo Subianto selama ini di seluruh penjuru Indonesia. Para pecinta Gus Dur dan sebagian besar masyarakat Indonesia lainnya telah mendesak kami untuk mencapai sikap dan penyelesaian akhir dalam merespons persoalan ini. Kami meminta masyarakat untuk menahan diri dari sikap emosional dan reaktif terhadap persoalan ini, mengingat persoalan sensitif ini muncul dalam suasana puncak kampanye Pemilihan Presiden 2014. Kita seyogyanya mengedepankan prinsip dialog untuk menggali kebenaran, sebagaimana selalu diteladankan oleh guru kita Al-Maghfurlah Gus Dur. Demikian pernyataan keluarga KH Abdurrahman Wahid dalam mensikapi kontroversi yang berkembang terkait pernyataan dari Bapak Prabowo Subianto pada tahun 2001 mengenai ayahanda kami Gus Dur.

Semoga peristiwa ini menjadi bahan pelajaran bagi kita semua untuk selalu menjaga sikap ksatrya dan menghargai perbedaan pandangan tanpa bersikap merendahkan orang lain.

?

Jakarta, 5 Juli 2014

Atas nama keluarga KH Abdurrahman Wahid

?

Hj. Sinta Nuriyah A. Wahid

Alissa Qotrunnada Munawaroh (Alissa Wahid)

Zannuba Arifah Chafsoh (Yenny Wahid)

Anita Hayatunnufus (Anita Wahid)

Inayah Wulandari (Inayah Wahid)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Daerah, RMI NU, Nusantara VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Senin, 01 Januari 2018

Cegah Kejahatan Seksual pada Anak, Pemkab Probolinggo Rangkul Fatayat

Probolinggo, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) melibatkan kader Fatayat NU di Probolinggo dalam bimbingan teknis (bimtek) terkait dengan kekerasan anak dan pelecehan seksual, Selasa (31/5). Pada pertemuan ini, pihak Pemkab Probolinggo menghadirkan narasumber dari BPPKB Probolinggo, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Probolinggo, dan Bapemas Probolinggo.

Forum ini diselenggarakan untuk mencegah kekerasan terhadap anak dan pelecehan seksual.

Cegah Kejahatan Seksual pada Anak, Pemkab Probolinggo Rangkul Fatayat (Sumber Gambar : Nu Online)
Cegah Kejahatan Seksual pada Anak, Pemkab Probolinggo Rangkul Fatayat (Sumber Gambar : Nu Online)

Cegah Kejahatan Seksual pada Anak, Pemkab Probolinggo Rangkul Fatayat

Kepala Bapemas Probolinggo H Heri Sulistyanto mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk respon atas maraknya kasus pelecehan seksual, kekerasan anak, dan penyalahgunaan narkoba oleh anak muda.

“Perlu langkah konkret untuk menyelamatkan generasi muda bangsa yang notabene adalah calon-calon pemimpin di masa yang datang. Salah satunya kami sengaja menggandeng para kader Fatayat NU dengan harapan mampu memberikan sumbangsih di tengah-tengah masyarakat,” katanya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Menurut Heri, saat ini pihaknya akan fokus dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap anak dan pelecehan seksual dengan memanfaatkan lembaga yang sudah ada di Probolinggo. Mereka tentunya mengajak masyarakat untuk menjauhi minuman beralkohol, narkoba dan pornografi.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

“Harapannya kejadian-kejadian yang selama ini terjadi lambat laun bisa diselesaikan dengan baik. Sebab akar dari semua permasalahan mulai dari kekerasan anak dan pelecehan seksual adalah minumal beralkohol, narkoba, dan pornografi ,” tegasnya.

Sementara Sekretaris Fatayat NU Probolinggo Sofia menyambut baik upaya yang dilakukan Pemkab Probolinggo. Hal ini menandakan bahwa kader Fatayat NU dipercaya untuk terlibat dalam penanganan pencegahan kekerasan anak dan pelecehan seksual. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth AlaSantri, Daerah, News VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Rabu, 20 Desember 2017

Ensiklopedi Tarekat dari Kiai Dokumentator

Tarekat tasawuf ditandai oleh kemunculan zuhhad (orang-orang zuhud) yang hatinya tidak tergantung pada dunia. Ada sebuah hadits yang meriwayatkan bahwa ketika Islam telah berkembang luas dan kaum muslimin telah memperoleh kemakmuran, sahabat Umar bin Khattab RA berkunjung ke rumah Rasulullah SAW. Ketika Umar telah masuk ke dalamnya, dia tertegun melihat isi rumah Beliau, yang ada hanyalah sebuah meja dan alasnya hanya anyaman daun kurma yang kasar. Sementara ada griba (tempat air) yang menggantung di dinding yang biasa Rasulullah pakai untuk berwudlu. Air mata Umar pun berlinang seketika. “Gerangan apakah yang membuatmu menangis, wahai sahabatku?” tanya Rasulullah.

Umar pun menjawab, “Bagaimana aku tidak menangis, ya Rasulullah? Hanya seperti ini keadaan yang aku dapati di rumah Tuan. Tidak ada perkakas, tidak ada kekayaan, padahal Tuan telah memegang kunci dunia timur dan dunia barat.” Lalu Beliau menjawab, “Wahai Umar, aku ini adalah Rasulullah. Aku bukan seorang kaisar Romawi dan juga bukan Kisra Persia. Mereka hanya mengejar duniawi, sementara aku mengutamakan ukhrowi.” Inilah jalan sufi Rasulullah.

Ensiklopedi Tarekat dari Kiai Dokumentator (Sumber Gambar : Nu Online)
Ensiklopedi Tarekat dari Kiai Dokumentator (Sumber Gambar : Nu Online)

Ensiklopedi Tarekat dari Kiai Dokumentator

Tarekat atau thariqah mengalami perkembangan dari masa ke masa. Pertama-pertama ia muncul sekitar abad 10 M sebagai jalan yang ditempuh seorang sufi untuk sampai kepada Allah secara fardiyyah (individual). Kemudian pada abad 13 M, metode berkembang dari individual menjadi kolektif. Beberapa orang bersama-sama melakukan muraqabah kepada Allah. Dan sejak abad 15 M, terjadi transisi misi ajaran dari guru atau mursyid kepada para pengikutnya. Pada tahap ini tarekat dikenal dengan organisasi tasawuf yag melestarikan ajaran-ajaran syaikh tertentu. Karena itu pula muncul nama-nama tarekat seperti tarekat Qadiriyah, Tarekat Naqsyabandiyah, dan Tarekat Syadziliyah.

“Ensiklopedi 22 Aliran Tarekat dalam Tasawuf” ini disusun oleh Sang Kiai Ahli Dokumentasi –begitu Martin van Bruinessen menyebutnya— KH A Aziz Masyhuri, pengasuh Pondok Pesantren Al-Aziziyyah Denanyar Jombang. Ia sangat aktif menulis, hingga dalam usia 73 tahun ini telah menghasilkan lebih dari 200 karya buku dan ikhtishar dalam bahasa Indonesia maupun Arab. Ia rajin dalam mengumpulkan keputusan-keputusan Muktamar, Ahkamul Fuqaha’, selain juga pernah menulis 99 Kiai Kharismatik Indonesia dan 99 Kiai Pondok Pesantren Nusantara.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Menurutnya, tarekat secara etimologi berarti jalan. Tarekat sama halnya dengan “madzhab” dalam disiplin Ilmu Fiqh, dan “firqah” dalam Ilmu Kalam. Sedangkan dalam istilah tasawuf, tarekat berarti perjalanan seorang salik (pengikut tarekat) menuju Tuhan dengan cara menyucikan diri atau perjalanan yang harus ditempuh oleh seseorang untuk dapat mendekatkan diri kepada Tuhan (hlm. 1). Tarekat kemudian dipakai dan dipahami banyak kalangan sebagai suatu bimbingan pribadi dan perilaku yang dilakukan oleh seorang mursyid kepada muridnya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Fokus pembahasan dalam buku ini adalah golongan zuhhad (orang-orang zuhud). Karena mayoritas manusia lebih terpesona akan dunia (hubbud dunya) dan takut pada kematian (karahiyatul maut). Belajar dari kasus Daulat Bani Umayah yang ketika itu memiliki wilayah yang amat luas, terbentang dari Asia, Afrika Timur, sampai Eropa, namun seketika hancur karena tidak memiliki spiritualitas batiniah. Begitu juga yang dialami oleh Daulat Bani Abbasiyah (hlm. 5).

22 tarekat yang berhasil dihimpun oleh KH. A. Aziz Masyhuri adalah Tarekat Alawiyah, Ahmadiyah Badawiyah, Aidrusiyah, Chisytiyah, Dasuqiyah, Ghazaliyah, Haddadiyah, Idrisiyah, Khalwatiyah, Malamatiyah, Maulawiyah, Naqsyabandiyah, Naqsyabandiyah Haqqaniyah, Qadiriyah, Rifa’iyah, Sammaniyah, Sanusiyah, Suhrawardiyah, Syadziliyah, Syattariyah, dan Tijaniyah. Pengurutan nama-nama tarekat tersebut berdasarkan abjad sebagaimana ensiklopedi pada umumnya. Semua tarekat tersebut termasuk dalam kelompok thariqah mu’tabarah, tarekat yang memiliki sanad yang muttasil (sambung) sampai kepada Rasulullah SAW.

Dalam tradisi tarekat, sebagai organisasi tasawuf, murid-murid biasanya berkumpul di suatu tempat yang disebut ribath, zawiyah, atau khanaqah untuk melakukan latihan-latihan rohani (dzikr Allah) yang materi pokoknya adalah membaca istighfar, membaca shalawat Nabi dan membaca dzikir nafi itsbat dan ism dzat secara bersama di bawah bimbingan guru (mursyid), yang di dalamnya terdapat ajaran-ajaran (’amaliyah), aturan-aturan (adab), kepemimpinan (mursyid), hubungan antara mursyid-murid, wasilah, silsilah, ijazah, suluk, dan ritual seperti baiat atau talqin, khususiyah, haul, dan manaqib (hlm. 8).

Kalangan Nahdiyin, walaupun tidak mengikuti organisasi tarekat tertentu, setidaknya harus memiliki jalan sufi untuk membersihkan hati dari kotoran-kotoran dunia yang kian hari semakin menjalar. Karena orientasi kehidupan yang sebenarnya bukanlah dunia dan harta benda, melainkan kebahagiaan hidup di kehidupan selanjutnya.

Data buku

Judul Buku : Ensiklopedi 22 Aliran Tarekat dalam Tasawuf

Penulis : KH. A. Aziz Masyhuri

Cetakan : II, Desember 2014

Penerbit : Imtiyaz Surabaya

Tebal : xvii + 396 halaman

Peresensi : Hilmi Abdillah, santri Pesantren Tebuireng

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth AlaNu, Nahdlatul Ulama, Daerah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Senin, 04 Desember 2017

Pergunu Harus Punya Komitmen Tingkatkan Kulitas Guru NU

Bogor,VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) KH Asep Saifuddin Chalim mengatakan, guru NU harus punya komitmen untuk menumbuhkembangkan faham Ahlusunnah wal Jama’ah di tempat mengajar masing-masing.

Menurut Asep, guru-guru NU tetap harus melakukan hal itu meski tidak ada muatan lokal Aswaja. “Aswaja harus disisipkan pada semua bidang studi ketika guru memberikan pelajaran di kelas,” tegasnya pada pelantikan Pimpinan Cabang Pergunu Kabupaten Bogor Sabtu, (7/3).

Pergunu Harus Punya Komitmen Tingkatkan Kulitas Guru NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Pergunu Harus Punya Komitmen Tingkatkan Kulitas Guru NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Pergunu Harus Punya Komitmen Tingkatkan Kulitas Guru NU

Tak hanya itu, Asep juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas guru-guru NU. Pernyataannya itu diperkuat Wakil Sekretaris Wilayah Pergunu Jawa Barat, Saepulloh, yang dalam waktu dekat akan melakukan kerja sama dengan UNU Cirebon dan UNINUS Bandung. “MoU sudah kami tandatangani awal maret lalu,” tambahnya yang hadir pada kesempatan itu.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Di tempat yang sama, Ketua Pimpinan Cabang Pergunu Kabupaten Bogor Ahmad Yani Matsani mengatakan, peningkatan kualitas guru NU penting dilakukan karena memikul tanggung jawab yang besar yaitu memberikan manfaat bagi umat.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Setelah pelantikan ini, kata dia, Pergunu akan segera menyusun program program kerja Pergunu kabupaten bogor 5 tahun ke depan.

Pria berdarah Madura yang menjadi salah satu Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Ulum Lido ini percaya bahwa Pergunu akan membawa perubahan yang signifikan bagi gerakan pendidik dan pendidikan di Kabupaten Bogor.

Sementara Ketua PCNU Kabupaten Bogor KH Romdon mengatakan, Pergunu mempunyai peran strategis dalam perubahan mainset pendidikan yaitu mengembalikan niat dan tujuan guru dalam mendidik dengan ke ikhlasan agar kelak emreka mendapatkan keberkahan atas ilimu yang mereka dapat saat ini.

Acara yang dilaksanakan di Hotel Grand Orri Citeureup ini dihadiri seperti  Kepala Seksi Pendais Kemenag Kabupaten Bogor Dadan O Farid. Dia berharap Pergunu segera menunjukkan eksistensinya dengan mengadakan kegiatan kegiatan yang positif di dunia pendidikan Kabupaten Bogor. (Akhsan Ustadhi/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth AlaSantri, Daerah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Jumat, 01 Desember 2017

Ansor Gayam Bentuk Tim Khusus Gerakan Wakaf Tanah NU

Bojonegoro, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth - Sebagai bentuk tindak lanjut dari kegiatan Obrolan Bareng Ansor (Obor) yang bertajuk "Gerakan Wakaf Tanah NU dan Pengurusan Wakaf Organisasi", jajaran pengurus Pimpinan Anak Cabang Gerakan Ansor Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur bermufakat untuk membuat tim sertifikasi tanah NU.

Sekretaris PAC GP Ansor Kecamatan Gayam Khoirul Muhsinin menyampaikan, pembentukan tim khusus yang menangani urusan wakaf di Kecamatan Gayam ini akan semakin menguatkan secara hukum aset-aset yang dimiliki NU.

Ansor Gayam Bentuk Tim Khusus Gerakan Wakaf Tanah NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor Gayam Bentuk Tim Khusus Gerakan Wakaf Tanah NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor Gayam Bentuk Tim Khusus Gerakan Wakaf Tanah NU

"Sebab banyak yang tanah masjid atau mushala di daerah tertentu yang sebenarnya wakafnya orang NU tapi berpindah tangan ke organisasi lain, dan ironisnya yang menguasai adalah para radikalis Islam," paparnya, Jumat (7/4), di MI Al Hidayah Ringintunggal Kecamatan Gayam.

Permasalahan lain salah satunya adalah tentang pandangan bahwa mengurus wakaf itu merupakan sesuatu yang sulit dan berbelit belit menjadi hambatan tersendiri bagi warga NU. Apalagi, terkadang masih dimanfaatkan sebagian orang untuk memberikan tarif yang besar kepada calon wakif.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

"Jelas saja, warga kita enggan mewakafkan tanahnya, soalnya dari kita sendiri masih ditarik dengan biaya-biaya lain, padahal mereka mau mewakafkan saja itu sudah menjadi sesuatu yang luar biasa," tambahnya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Pria alumni IAIN Sunan Ampel Surabaya ini menilai jika selama ini memang jamiyah Nahdlatul Ulama belum semuanya melakukan gerakan penertiban aset hingga ranah bawah. namun, perlahan-lahan PBNU mulai menyadari akan pentingnya legalisasi dalam ranah tersebut, dibuktikan dengan gerakan wakaf NU yang dirintis sejak tahun 2016 yang lalu.

"Semoga dengan tim yang diisi pemuda-pemuda dengan ghirah yang tinggi ini dapat memberikan kontribusi penuh terhadap penataan tanah wakaf NU, khususnya di Kecamatan Gayam," pungkasnya. (Red: Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Internasional, Daerah, Syariah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Senin, 20 November 2017

PMII Bimbing Calon Mahasiswa Baru Masuk UIN Jakarta

Tangerang Selatan, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Fakultas Ushuluddin dan Perguruan Tinggi Umum (Komfuspertum) Cabang Ciputat bekerja sama dengan Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah menyelenggarakan bimbingan tes (bimtes) bagi para calon mahasiswa yang hendak belajar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melalui jalur SPMB (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru) Mandiri.

PMII Bimbing Calon Mahasiswa Baru Masuk UIN Jakarta (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Bimbing Calon Mahasiswa Baru Masuk UIN Jakarta (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Bimbing Calon Mahasiswa Baru Masuk UIN Jakarta

Kegiatan yang dilaksanakan mulai 20-23 Juni 2016 ini diikuti sekitar 170 calon mahasiswa baru yang bertempat di Ruang Teater Fakultas Ushuluddin kampus setempat. Syifa, ketua pelaksana bimtes ini mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian PMII kepada calon mahasiswa baru yang ingin masuk perguruan tinggi Islam negeri yang beralamat di Ciputat, Tangerang Selatan itu.

“Kegiatan yang dilakukan para kader PMII ini merupakan proses bagi para kader kami untuk bisa peduli terhadap sesama. Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena panitia kebanyakan semester 2 yang baru setahun mengemban title mahasiswa. Tak disangka mereka benar-benar bertanggung jawab dengan tugas yang mereka emban,” kata Arsyad Prayogi, ketua PMII Komfuspertum.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Salah satu peserta bimtes, Alantri Anggara, mengaku sangat senang dengan bimtes ini. Para calon mahasiswa yang masih minim informasi mengenai jalur tes masuk ini merasa terbantu karena sudah diarahkan para panitia bagaimana cara agar bisa lolos tes masuk ini.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

“Walaupun kami juga masih harus belajar sendiri di rumah setidaknya kegiatan ini cukup memberikan pengetahuan bagi kami. Terima kasih kepada para panitia yang telah membantu kami,” imbuhnya. (Ulul Alfi Kurniawan/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Lomba, Daerah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Sabtu, 18 November 2017

Lagu Lir-Ilir dan Padang Bulan Bersenandung di Yaman

Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Idul Adha adalah pekan libur tahunan bagi mahasiswa di Yaman khususnya mahasiswa Imam Shafie College yang berlokasi di Ibu Kota Provinsi Hadramaut, Kota Mukalla. Pada liburan Idul Adha kali ini mahasiswa bersama staf pengurus Ribath dan Universitas Imam Syafii menghabiskan masa liburan di Kota Tarim. Di kota ini mereka melangsungkan pelbagai macam ritual termasuk melantunkan Lagu Lir-Ilir dan Padang Bulan.

Lagu Lir-Ilir dan Padang Bulan Bersenandung di Yaman (Sumber Gambar : Nu Online)
Lagu Lir-Ilir dan Padang Bulan Bersenandung di Yaman (Sumber Gambar : Nu Online)

Lagu Lir-Ilir dan Padang Bulan Bersenandung di Yaman

Sebelumnya di hari Arafah, mereka mengikuti munajat bersama di Khelih, Tarim bersama para Ulama dan Habaib Kota Tarim usai sholat Ashar sampai menjelang masuknya waktu Isya. Selain bermunajat, mereka berbuka puasa Arafah bersama dengan menu nasi kebuli dan Kambing yang dibagikan kepada para hadirin secara cuma-cuma.

Esok harinya, mereka melaksanakan sholat Ied di Jabanah, satu tempat khusus yang digunakan untuk sholat Ied dan shalat Jenazah yang lokasinya tepat di jantung Kota Tarim dan berseberangan dengan Pemakaman Zanbal yang terkenal dengan Makam Seribu Wali.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Pada Ahad malam, “Kami mengadakan awad di penginapan.”

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Awad adalah semacam acara kumpul bersama yang diisi dengan pembacaan sholawat, qasidah serta doa. Dalam Awad sendiri biasanya ada minuman khas yang disajikan yaitu Kopi Tarim. “Kopi di sini lebih cenderung menggunakan campuran jahe dari pada biji kopi,” kata Imam Abdullah, salah seorang mahasiswa di Yaman, Senin (28/9).

Berhubung forum lebih banyak diikuti mahasiswa Indonesia, urusan sholawat dan qashidah diserahkan kepada mereka, walaupun terkadang diselingi mahasiswa Yaman maupun Saudi.

Awad dimulai setelah Isya sampai jam 22.30 waktu setempat. Selain menyenandungkan qashidah dan sholawat, mahasiswa Indonesia banyak yang maju di hadapan hadirin untuk mempertunjukkan tari Zafin maupun Gambus.

Penyajian acara yang sejak awal menggunakan kultur dan nada padang pasir. Hingga tiba di penghujung acara, mahasiswa Indonesia berinisiatif membawakan qashidah khas Indonesia. Di luar ruangan tampak cahaya rembulan begitu terang karena malam ke-14 yang mendekati purnama.

Di bawah pancaran rembulan mahasiswa Indonesia membawakan qashidah “Padang Bulan” yang dipopulerkan oleh Habib Syeikh. Mereka kemudian melanjutkannya dengan tembang kanjeng sunan "Lir-Ilir".

“Sementara syekh dan staf pengurus harian kuliah beserta mahasiswa dari Yaman dan Saudi hanya tersenyum tanpa memahami apa yang kami baca secara serentak ini karena tak lain bahasanya adalah bahasa Jawa,” tandas Imam. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Daerah, Humor Islam VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Jumat, 17 November 2017

604 Santri Pesantren Sunan Pandanaran Tulis Mushaf Al-Qur’an

Sleman, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Menyongsong Hari Santri Nasional II Tahun 2016 yang jatuh pada Sabtu 22 Oktober 2016 mendatang, Kementerian Agama RI menggelar Penulisan Mushaf Al-Quran oleh tak kurang dari 42.840 santri seluruh di Indonesia di 34 Provinsi se-Indonesia.?

604 Santri Pesantren Sunan Pandanaran Tulis Mushaf Al-Qur’an (Sumber Gambar : Nu Online)
604 Santri Pesantren Sunan Pandanaran Tulis Mushaf Al-Qur’an (Sumber Gambar : Nu Online)

604 Santri Pesantren Sunan Pandanaran Tulis Mushaf Al-Qur’an

Di DIY kegiatan ini dipusatkan di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran Jalan Kaliurang Km 12,5. Di pesantren yang didirikan almaghfurllah KH Mufid Mas’ud ini, sebanyak 604 santri ikut ambil bagian dalam penulisan mushaf.?

Hadir dalam kesempatan ini Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun, Kepala Kanwil Kemenag DIY yang diwakili Kabid Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Masruddin, Kabiro Kesra Setda DIY Iswantoro, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-DIY, pengasuh PP Sunan Pandanaran antara lain KH Imanuddin Sukamto dan KH Hasan Karyono serta ratusan santri setempat.

Menurut Ketua Panitia Penyelenggara yang jugas Kasi Pondok Pesantren Kemenag DIY Fathurrohim, kegiatan ini bertujuan membudayakan menulis Al-Quran di kalangan santri sebagai bagian dari membangun karakter bangsa.?

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

“Seperti tertuang dalam tema kegiatan ini, Solusi Kementerian Agama RI dalam Membangun Karakter Bangsa,” ujar Rohim dalam sambutannya.

Membangun budaya menulis, imbuhnya, merupakan bagian dari upaya agar seluruh santri dapat memahami dan mengamalkan ajaran Al-Quran sekaligus bisa mengaplikasikan nilai-nilai Al-Quran di dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap, kegiatan ini dapat ditradisikan menjadi budaya di masyarakat seperti menulis, membaca dan mengamalkan Al-Quran.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Selanjutnya, mushaf yang dihasilkan dan telah ditashih oleh Lembaga Pentashihan Mushaf Al-Quran Kementerian Agama akan diserahkan kepada Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan akan diberikan kepada Presiden Joko Widodo pada puncak Hari Santri tanggal 22 Oktober 2016 mendatang saat Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) VIII di Provinsi Banten.

"Adapun standar penulisan Mushaf Al-Quran ini menggunakan standar iluminasi Nun Al-Furqani yang dibuat bersama Lembaga Pentashihan Mushaf Al-Quran Kementerian Agama untuk menghindari kekeliruan penulisan," terang Rohim.

Kegiatan penulisan Mushaf Al-Quran ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang digelar Kemenag dalam rangka peringatan Hari Santri Tahun 2016. Kegiatan lainnya, Lomba Foto dan Cerpen Pesantren, Apresiaasi Pendidikan Pesantren, Pemutaran Film Pesantren, Regional Conference on Revitalization of Academic Tradition of Pesantren, dan Pospenas VIII di Provinsi Banten.

Sementara Kabid Pakis Masruddin menegaskan, mushaf yang ditulis akan dibawa langsung ke Jakarta pada Kamis (13/10). “Karena di Jakarta akan digelar acara Gebyar Santri Nasional yang salah satu acaranya Monolog Hari Santri oleh Budayawan yang juga Kyai D. Zawawi Imron,” kata Masruddin.

Di sisi lain, pengasuh PP Sunan Pandanaran KH Imanuddin mengingatkan kembali kisah penulisan mushaf di zaman sahabat. “Ketika Sayyidina Abu Bakar menjadi khalifah terjadi Perang Yamamah yang membuat gugur 70 huffadz,” terang KH Imanuddin awali kisahnya. Peristiwa ini, lanjutnya, membuat Sayyidina Umar bin Khattab mengusulkan ide agar ada penulisan Al-Qur’an. “Lalu dipilihlah tim penulisan yang terdiri 4 sahabat dengan Ketua Zaid bin Tsabit,” urainya.?

KH Imanuddin berharap, melalui kegiatan ini, Allah memudahkan para santri untuk menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an. (Bramma Aji Putra/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Cerita, Meme Islam, Daerah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Selasa, 14 November 2017

Alasan Keamanan, Peringatan 10 Tahun Yasser Arafat Dibatalkan

Kota Gaza, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Gerakan Fatah pendukung Presiden Palestina Mahmud Abbas pada Minggu mengatakan pihaknya membatalkan upacara peringatan 10 tahun wafatnya Yasser Arafat pekan ini karena masalah keamanan.

Alasan Keamanan, Peringatan 10 Tahun Yasser Arafat Dibatalkan (Sumber Gambar : Nu Online)
Alasan Keamanan, Peringatan 10 Tahun Yasser Arafat Dibatalkan (Sumber Gambar : Nu Online)

Alasan Keamanan, Peringatan 10 Tahun Yasser Arafat Dibatalkan

Juru bicara Fatah yang berpusat di Gaza, Fayez Abu Eita, mengatakan kepada AFP bahwa Hamas mengatakan pihaknya tidak bisa menjamin keamanan saat berlangsungnya upacara, yang sebelumnya dijadwalkan akan diselenggarakan pada Selasa. 

"Kami diberi tahu oleh sayap keamanan dan politik Hamas bahwa mereka tidak dapat menjamin keamanan festival ini," katanya. 

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

"Karena menghadapi bahaya bagi masyarakat, kami harus mengumumkan pembatalan ini."

Pengumuman Fatah itu muncul setelah setidaknya 10 ledakan menghantam rumah-rumah dan mobil-mobil milik para anggota senior Fatah di Gaza, Jumat. 

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Peristiwa itu dikabarkan tidak menimbulkan jatuh korban. 

Keamanan Hamas dalam sebuah pernyataan membenarkan bahwa pihaknya telah menginformasikan kepada Fatah bahwa mereka tidak dapat memberikan jaminan keamanan untuk acara tersebut. 

Ledakan-ledakan pada Jumat membuat marah Fatah, yang langsung menuduh Hamas, penyelenggara kekuasaan di Gaza, sebagai pihak yang bertanggung jawab atas insiden itu. 

Salah satu ledakan mengenai sebuah panggung di Kota Gaza yang didirikan dalam rangka upacara mengenai pemimpin veteran Palestina Yasser Arafat, yang membentuk Fatah. 

Tahun ini adalah yang pertama kalinya upacara publik mengenang wafatnya Arafat akan digelar di Gaza, wilayah yang dikendalikan Hamas sejak 2007 ketika mereka menggulingkan pasukan yang setia kepada Fatah sehingga menimbulkan perselisihan sengit --dan kadang-kadang berdarah. 

Selama tujuh tahun, Gaza dan Tepi Barat dijalankan oleh pemerintah terpisah hingga kedua faksi menandatangani kesepakatan pada April soal pembentukan pemerintahan kesatuan nasional yang mulai bertugas pada Juni, demikian AFP melaporkan. (antara/mukafi niam) foto: The Times

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Pendidikan, Daerah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Pancasila Tetap Kokoh

Oleh Suwarsa



Di era Orde Baru, Pancasila ditempatkan sebagai asas tunggal, hingga tahun 1970-an, baik partai politik, organisasi massa, dan lembaga-lembaga lainnya diharuskan menjadikan Pancasila sebagai asas tunggal. Konsekuensi yang terjadi, jika ada lembaga apa pun tidak menjadikan Pancasila sebagai asasnya, sudah tentu lembaga tersebut akan diberangus, dibekukan, dan dianggap sebagai sebuah ancaman bagi negara.

Sikap pemerintah Orde Baru seperti ini bukan didasari oleh rasa takut terhadap kekuatan lain, kecuali untuk menertibkan kehidupan berbangsa dan bernegara, setelah selama dua dekade sebelumnya, terjadi diskursus dilakukan oleh tiga kelompok besar: agama, nasionalis, dan komunis. Dijadikannya Pancasila sebagai asas tunggal oleh pemerintah Orde Baru karena pemerintah saat itu menilai, agar dua kelompok besar yaitu agama dan nasionalis tetap berada dalam satu wadah setelah kelompok komunis sama sekali tidak memiliki tempat lagi di negara ini.

Pancasila Tetap Kokoh (Sumber Gambar : Nu Online)
Pancasila Tetap Kokoh (Sumber Gambar : Nu Online)

Pancasila Tetap Kokoh

Penataran P4 diberlakukan, seperti doktrin dari negara agar masyarakat benar-benar mengenal Pancasila sebaga dasar kehidupan bernegara. Departemen Agama pun memperkenalkan Pancasila sebagai dasar negara yang tidak bertentangan sama sekali dengan nilai dan ajaran agama apa pun. Pancasila merupakan pedoman kehidupan. Di sekolah-sekolah dasar diajarkan Pendidikan Moral Pancasila (PMP), agar sejak dini, anak-anak Indonesia bersikap dan berucap selaran dengan nilai-nilai Pancasila.

Meskipun pada dasarnya, karena kekuasaan di era Orde Baru bersifat sentralistik, etika atau moral yang diajarkan kepada para peserta didik sebenarnya merupakan etika dan moralitas Jawa, paling tidak sopan-santun dan tatakrama dalam kehidupan begitu terlihat dalan keseharian.

Partai Komunis Indonesia dan kelompok-kelompok yang memiliki haluan Marxis, Leninis, dan Sosialis dinyatakan sebagai organisasi dan gerakan terlarang oleh Orde Baru. Kendati pun demikian, meskipun alam bawah sadar bangsa Indonesia telah menyatakan berbahayanya ideologi tersebut, pemerintah tidak main-main, secara intensif, pemerintah menyebutkan tentang ancaman dan bahaya laten komunis. Sebagai sebuah ideologi, komunisme tetap akan bergerilya dan eksis keberadaannya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Fundamentalisme dan radikalisme juga sering disematkan kepada gerakan-gerakan kaum radikal agama. Orang-orang yang tergolong dalam kelompok agama dinyatakan sebagai ekstrem kanan. Mereka sering dikaitkan dengan gerakan DI/TII Kartosuwiryo, dicap sebagai kelompok radikal yang sama bahayanya dengan kelompok komunis karena kedua kelompok ini telah berusaha mengganti Pancasila sebagai dasar negara oleh ideologi lain yang mereka anggap sebagai kebenaran mutlak.

Pengebirian pemerintah Orde Baru terhadap simbol-simbol dan gerakan anti-Pancasila selama tiga dasawarsa pada dasarnya tetap tidak menjadikan dua kelompok tersebut benar-benar lenyap dari bumi Indonesia. Metamorfosis terjadi, dua kekuatan radikal secara terus menerus melakukan gerilya, melakukan kaderisasi dan rekruitment secara laten di medio 80-an. Mereka tetap menyadari bahwa kunci untuk menguasai negara ini terletak pada Pancasila itu sendiri. Kelompok radikal berhaluan agama mempersoalkan kembali sila pertama dari Pancasila, mereka harus mengembalikan kembali Pancasila yang sesuai dengan Piagam Jakarta, Pancasila yang murni dan pertama kali dicetuskan oleh para founding father. Sebaliknya, kelompok komunis selalu membesarkan sila kelima dari Pancasila sebagai landasan berpijak sosialisme di Indonesia.?

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Telah terjadi keputusasaan dari kedua kelompok ini, pada akhirnya kelompok pertama yang menginginkan dikembalikannya kembali tujuh kata dalam sila pertama sering menyebutkan Pancasila yang digunakan oleh Orde Baru sebagai thoghut, Soeharto dan antek-anteknya telah menjelma menjadi sosok Firaun yang zalim dan memperbudak Bani Israel. Orde Baru merupakan Nimrod yang memusumi Ibrahim. Pada akhirnya, ayat-ayat suci di dalam Al-Qur’an pun dijadikan dalil untuk melegitimasi dan memengaruhi masyarakat. Mereka menghadirkan ayat-ayat tentang kisah nabi-nabi yang sering melawan penguasa zalim atau lalim.?

Usaha mereka sedikit berhasil, kelompok-kelompok kanan secara perlahan telah menyemaikan benih-benihnya yang pada akhirnya, pada medio 80-an muncul klandestin keagamaan di beberapa wilayah. N11 sebagai sebutan bagi NII bersembunyi dalam gerakan Darul Arqom yang datang dari Malaysia. Mereka bergerak di bidang ekonomi yang menurut mereka sistem ekonomi syariah telah sesuai dengan dalil di dalam kitab suci. Simbol keagamaan seperti cadar sendiri baru dapat mereka perlihatkan di akhir tahun 1980-an. Mereka menciptakan jaringan berdakwah ke kampus dan sekolah-sekolah, menjejali para mahasiswa dan siswa dengan ideologi keagamaan, jargon mereka yaitu: agama tidak sekadar fiqh, lebih dari itu politik atau siyasah pun merupakan bagian penting dari agama yang kaffah atau utuh.

Strategi mereka melalui pemanfaatan psikologi massa, langkah pertama dengan cara menjelek-jelekkan pemerintah yang sah, skandal-skandal besar oleh para penguasa yang dianggap telah merugikan rakyat terutama telah memarjinalkan umat Islam, utang negara yang besar, kongkalikong pemerintah dengan para pengusaha, akibat buruknya diterima oleh umat. Setelah sebagian besar dari sasaran dakwah tersebut tergoncang psikologinya, kemudian mereka menawarkan barang atau ideologi yang dapat memperbaiki keadaan. Kesejahteraan dilukiskan, dapat mewujud jika aturan Tuhan telah tegak di Indonesia. Tanpa itu, jangan pernah berharap umat dapat hidup sejahtera.?

Kaum komunis juga melakukan balapan dengan kelompok sebelumnya, mereka memasuki kampus-kampus, menawarkan ide-ide dekonstruksi, mengenalkan internasionale, manifesto komunisme. Memperkenalkan tokoh-tokoh sosialis, memperkenalkan term borjuis yang jahat dan kaum proletar yang selalu ditindas. Memperkenalkan kembali term buruh yang telah diganti oleh Orde Baru dengan kata karyawan. Di akhir tahun 90-an, ide-ide marjinal mulai dicetuskan, adanya kaum marjinal, orang pinggiran, diterbitkan kembali buku-buku yang ditulis oleh pemikir berhaluan komunis menjadi tanda kelompok ini juga telah siap memainkan peran saat Orde Baru tumbang. Pada awalnya, kedua kelompok ini, baik kelompok radikal agama dan komunis tidak berkehendak memberangus Pancasila, kecuali ingin menjatuhkan kekuasaan Orde Baru yang telah mengikat kebebasan mereka dalam berpolitik praktis.

Bagi kedua kelompok radikal ini, tahun 1998 saat Soeharto mengundurkan diri dari jabatan presiden merupakan harapan baru tentang keleluasaan mereka untuk memasuki politik praktis meskipun masih dengan agak malu-malu. Simbol-simbol kedua kelompok ini mulai terlihat kembali. Melalui kebijakannya Gus Dur berniat menghapus ketetapan MPR tentang PKI. Langkah strategis dari Gus Dur yang mengabarkan kepada kita bahwa kelompok komunis ini sebenarnya tidak musnah selama era Orde Baru. Upaya penghapusan Tap MPR ini juga merupakan strategi Gus Dur untuk menjebak kelompok radikal agama agar keluar dari sarangnya, mereka menentang kebijakan ini karena secara organik, pertentangan antara kaum radikal agama dengan komunis telah berlangsung saat SI Merah dipimpin oleh Semaun.

Upaya-upaya yang telah mereka tempuh, selama masa reformasi semakin gencar. Simbol agama sering dibawa dalam demonstrasi, kaum radikal agama memformalkan segala apapun yang berhubungan dengan ide-ide keagamaan. Jihad dikerdilkan atau dipeyorasikan, mereka menolak demokrasi kafir, memberikan label munafik kepada kaum muslim yang tidak sejalan dengan mereka. Mereka menguasai berbagai lini kehidupan, tetap dengan semangat menjelekkan pemerintah yang sah karena kelompok mereka sama sekali belum tampil sebagai penguasa. Isu-isu konflik dan perang di Timur Tengah serta penindasan oleh pemimpin munafik dan kafir dihadirkan untuk mengecoh praduga umat, padahal kejadian dan akar masalah konflik di negara lain itu tidak sesuai apa yang sering kita duga. Konflik di dalam negara pada tahun 1998-2004 mereka beritakan sebagai peperangan global, perang salib yang telah berlangsung selama berjilid-jilid, dengan tanpa mengurai akar persoalannya. Padahal di dalam kondisi perang sama sekali tidak ada siapa yang baik atau jahat.?

Berbeda dengan kelompok radikal agama, kelompok komunis telah mengambil pelajaran dari peristiwa Madiun dan G 30 September. Merebut kekuasaan dengan cara kudeta merupakan tindakan gegabah yang hanya akan berujung pada kesia-siaan. Pada tahap kesadaran itulah mereka lebih mengambil strategi dengan cara bergerilya. Mereka memasuki partai politik yang sah, menguasai berbagai sarana hiburan, tetap berpancasila sambil meneriakkan ide-ide kebersamaan dan sosialisme, mencetak ribuan eksemplar surat kabar dan majalah.?

Pada akhirnya, antara mereka dan kelompok agama radikal memiliki tujuan yang sama: merebut kekuasaan dari orang-orang nasionalis dan agama yang moderat setelah 72 tahun Indonesia merdeka, mereka sama sekali belum pernah tampil memegang tampuk kekuasaan di negara ini. Mereka telah gagal meruntuhkan Pancasila yang pada akhirnya, mereka pun harus mengakui terhadap linuhungnya Pancasila sebagai landasan ideal bagi Indonesia. Saat ini, mereka dengan tidak rela harus mengatakan: kami tidak anti-Pancasila, tentu saja dengan sangat berat hati.

Penulis adalah guru MTs Riyadlul Jannah, anggota PGRI Kota Sukabumi

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Daerah, Hikmah, Doa VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Biaya Haji Turun, Prioritas untuk Jamaah Perdana dan Lansia

Probolinggo, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Sebuah keputusan penting ditetapkan pada Rapat Kerja antara Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Agama (Kemenag) RI, Rabu (22/4) malam. Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun ini resmi ditetapkan sebesar Rp. 33.962.500, dengan asumsi nilai tukar USD 1 setara Rp. 12.500.

Nominal itu jauh lebih rendah dibandingkan dengan BPIH tahun 2014 yang menilai USD 3.219 per jamaah. Jadi, BPIH tahun ini mengalami penurunan hingga USD 502. “Tahun ini BPIH senilai USD 2.717,” ujar anggota Komisi VIII DPR RI H Hasan Aminuddin, Kamis (23/4).

Biaya Haji Turun, Prioritas untuk Jamaah Perdana dan Lansia (Sumber Gambar : Nu Online)
Biaya Haji Turun, Prioritas untuk Jamaah Perdana dan Lansia (Sumber Gambar : Nu Online)

Biaya Haji Turun, Prioritas untuk Jamaah Perdana dan Lansia

Keberangkatan para jamaah haji memang dijadwalkan sekitar 5 bulan lagi. Namun, karena BPIH sudah ditetapkan, Hasan menyarankan pelunasan BPIH dilakukan Keputusan Presiden (Keppres) RI turun. “Sudah bisa dimulai memproses pelunasan sejak saat ini,” katanya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo ini menegaskan bahwa Komisi VIII DPR RI terus mendorong pemerintah untuk menetapkan BPIH secara proporsional. Selain itu, BPIH yang dibayar jamaah harus menutup beragam kebutuhan selama pelaksanaan ibadah haji.

“Meski sekarang BPIH turun, pelayanan tetap harus diutamakan. Komisi VIII menitikberatkan pada kepentingan masyarakat calon jamaah,” jelas mantan Bupati Probolinggo ini.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Hal lain yang disepakati adalah pembatasan setiap warga Negara untuk berangkat haji. “Haji cukup satu kali. Mulai tahun depan, yang diprioritaskan adalah calon jamaah yang belum pernah menunaikan ibadah haji serta calon jamaah lansia,” tegasnya.

Terkait keberangkatan tahun ini, Hasan juga memastikan pesawat Garuda sebagai maskapai haji akan berangkat langsung ke Madinah. “Pulang juga langsung dari Madinah,” katanya.

Pemerintah juga menetapkan 6 pemondokan di Mekkah. Terdiri dari Raudlah, Jarwal, Mahbas Jin, Misfalah, Syisyah dan Aziziyah. Sementara pemondokan di Madinah ditempatkan di kawasan Markaziyah. “Tahun ini pemondokan lebih ramping dan akan memudahkan para jamaah,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Makam, Sholawat, Daerah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Minggu, 05 November 2017

GP Ansor Probolinggo Prioritaskan Lima Program untuk Setahun ke Depan

Probolinggo, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth - Pimpinan GP Ansor Probolinggo menggelar rapat kerja cabang (rakercab) I tahun 2016 di Wisma Ucik Bromo Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo, Sabtu dan Ahad (23-24/1). Rakercab yang diikuti oleh semua pengurus GP Ansor dan anak cabang GP Ansor se-Kabupaten Probolinggo merumuskan setidaknya prioritas program.

Ketua GP Ansor Probolinggo Muchlis mengatakan, rakercab ini bertujuan untuk mengevaluasi program setahun berlalu serta merumuskan bersama program setahun yang akan datang untuk meningkatkan sinergitas dan produktivitas pengurus di semua tingkatan.

GP Ansor Probolinggo Prioritaskan Lima Program untuk Setahun ke Depan (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Probolinggo Prioritaskan Lima Program untuk Setahun ke Depan (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Probolinggo Prioritaskan Lima Program untuk Setahun ke Depan

“Ada lima prioritas program tahun ini yang akan dilakukan oleh GP Ansor di semua tingkatan di Probolinggo, kaderisasi, ekonomi, sosial, keagamaan, dan kebanseran,” kata Muchlis.

Menurutnya, kaderisasi dilakukan untuk memastikan bahwa pengurus anak cabang sampai ranting solid dan menyelenggarakan minimal PKD (Pelatihan Kepemimpinan Dasar) sekali dalam setahun.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

“Ekonomi dilakukan dengan mengembangkan koperasi Serba Usaha BMT Ansoruna yang sudah terbentuk dan berjalan serta membuat badan-badan usaha ekonomi di tingkat anak cabang yang nantinya akan menjadi penopang kewirausahaan dan peningkatan ekonomi pengurus serta organisasi,” jelasnya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Untuk sosial jelas Muchlis, pihaknya akan berkiprah melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang sudah dibentuk supaya semakin efektif dengan menyisir, mengumpulkan serta mendistribusikan baju layak pakai serta mainan bekas yang layak kepada mereka yang berhak menerima.

“Untuk program sosial, kami juga akan melaksanakan kegiatan bakti sosial donor darah untuk bangsa setiap satu bulan sekali di setiap anak cabang, kerja sama dengan PMI Probolinggo,” terangnya.

Selanjutnya untuk keagamaan akan difokuskan kepada Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor yang dibentuk istiqomah dari segi jadwal. “Kegiatan ini dilakukan untuk mensyiarkan shalawat sampai ke tingkat ranting dan semua elemen agar pemuda lebih cinta berdzikir dan bershalawat,” tambahnya.

Hal lain terang Muchlis adalah mencegah serta mengantisipasi aliran-aliran di luar Aswaja NU yang ingin menghancurkan NKRI seperti Gafatar, ISIS dan yang lain dengan cara meminta pemerintah serta pihak terkait Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU).

“Tujuannya untuk ikut serta melakukan pengawasan dan pembinaan serta membuat program yang bersinergi untuk menangkal masuknya aliran-aliran di luar Aswaja NU di Probolinggo,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Nahdlatul Ulama, Sejarah, Daerah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock