Tampilkan postingan dengan label Aswaja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aswaja. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Maret 2018

PCNU Probolinggo Luncurkan KBIH NU

Probolinggo, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo secara resmi meluncurkan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) NU, Ahad (13/12) sore. Peluncuran ini disaksikan kurang lebih 127 orang calon jamaah haji yang akan berangkat tahun 2016 mendatang.

PCNU Probolinggo Luncurkan KBIH NU (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Probolinggo Luncurkan KBIH NU (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Probolinggo Luncurkan KBIH NU

Kegiatan yang dilakukan di Kantor PCNU Kabupaten Probolinggo di Desa Warujinggo Kecamatan Leces ini dihadiri oleh Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Probolinggo KH Jamaluddin Al Hariri, Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo KH Abdul Hadi, Ketua IPHI Kabupaten Probolinggo KH Masrur Nashor, Ketua KBIH NU KH Taufiq Sholih dan Kasubbag TU Kemenag Kabupaten Probolinggo H Atok Illah.

Ketua KBIH NU Kabupaten Probolinggo KH Taufiq Sholih mengatakan, KBIH NU akan siap mengantarkan para jamaah haji asal Kabupaten Probolinggo supaya bisa memahami manasik, tata cara ibadah haji, rukun dan wajib haji.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

“Petugas KBIH NU juga akan mengawal perjalanan calon jamaah haji sampai perjalanan di tanah suci, termasuk ziarah ke beberapa tempat bersejarah di Makkah dan Madinah,” katanya.

Menurut Kiai Taufiq, launching sendiri bertujuan untuk mengenalkan bahwa PCNU Kabupaten Probolinggo sudah mempunyai KBIH sendiri dan siap memahamkan warga NU yang akan menunaikan ibadah haji. “Bergabung dengan KBIH NU berarti ikut berperan serta membesarkan NU,” jelasnya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Sementara Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Probolinggo KH Abdul Hadi meminta agar calon jamaah haji mulai memperbaiki niat haji sejak awal. “Jangan haji karena faktor ingin disebut pak haji, abah atau sebutan lainnya. Intinya harus benar-benar diniati dari hati untuk beribadah kepada Allah SWT,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Probolinggo KH Jamaluddin al Hariri. Dirinya berharap agar semua calon jamaah haji nantinya bisa menjalankan ibadah haji dengan baik. “Insya Allah para pembimbing di KBIH NU akan memberikan bimbingan dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Sedangkan Ketua IPHI Kabupaten Probolinggo KH Masrur Nashor menyampaikan bahwa merupakan sebuah langkah tepat jika para calon jamaah haji bergabung dengan KBIH NU. Sebab para tutor di PCNU Kabupaten Probolinggo sudah berpengalaman. (Syamsul Akbar/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Daerah, Berita, Aswaja VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Minggu, 25 Februari 2018

Maarif NU: Evaluasi Kurikulum 2013 Bisa Sambil Jalan

Yogyakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Ketua PP LP Maarif NU Arifin Junaidi berharap pemerintahan baru meneruskan Kurikulum 2013 sebagai kebijakan pendidikan yang ditetapkan sebelumnya. Pemerintahan baru tidak perlu melakukan perubahan total. Pemerintah baru, harap Arifin, melakukan perubahan pendidikan secara gradual.

Kurikulum 2013, menurut Arifin, sama seperti makhluk hidup, berkembang dan berproses. "Biarkan kurikulum tersebut berjalan dulu, nanti kita evaluasi setelah berjalan cukup lama," tambahnya saat ditemui VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth di akhir diklat sistem penjaminan mutu pendidikan SMA dan SMK Maarif NU di Asrama Haji, Yogyakarta, Kamis (23/10).

Maarif NU: Evaluasi Kurikulum 2013 Bisa Sambil Jalan (Sumber Gambar : Nu Online)
Maarif NU: Evaluasi Kurikulum 2013 Bisa Sambil Jalan (Sumber Gambar : Nu Online)

Maarif NU: Evaluasi Kurikulum 2013 Bisa Sambil Jalan

Kurikulum 2013 sendiri tidak begitu mengagetkan guru-guru Maarif NU. Kurikulum ini secara substansial sama dengan ideologi NU. Kurikulum 2013 mengajari siswa untuk menghargai kerja kelompok.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

"Sebenarnya konsep Kurikulum 2013 sudah kita jalankan sejak lama dalam pendidikan NU yaitu dalam pesantren. Ketika mempelajari bab wudhu dalam pesantren tidak hanya berbicara soal teori, melainkan langsung praktik," ungkapnya. (Nur Solikhin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Jadwal Kajian, Aswaja, News VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Sabtu, 24 Februari 2018

Ada Dzikir Hizb Jausyan di Masjid Kubah Emas

Depok, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Majelis Dzikir Hizb Jausyan diadakan rutin setiap dua bulan sekali di Masjid Kubah Emas kelurahan Maruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok, Jawa Barat. Majelis dzikir yang dipimpin salah seorang Syuriyah PCNU Depok KH Juned MHS menggelar kegiatan tersebut untuk kedua kalinya Sabtu malam 6 Febuari 2016.

Ada Dzikir Hizb Jausyan di Masjid Kubah Emas (Sumber Gambar : Nu Online)
Ada Dzikir Hizb Jausyan di Masjid Kubah Emas (Sumber Gambar : Nu Online)

Ada Dzikir Hizb Jausyan di Masjid Kubah Emas

Dzikir bersama diisi dengan membaca surah Yasin, kemudian tahlilan, pembacaan kisah Maulid Nabi Muhammad SAW, serta Hizb Jausyan.

Menurut KH Juned MHS, dzikir bersama ini dilakukan semata-mata untuk mengharap ridha Allah SWT agar jamaah dzikir diberi kemuliaan dunia dan akhirat.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Tak hanya itu, kata dia, di majelis dzikir tersebut mendoakan bangsa Indonesia agar senantiasa terlindungi dari segala bencana, baik bencana karena alam, krisis ekonomi maupun bencana yang diakibatkan karena ideologi radikal yang berniat menghancurkan NKRI.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Majelis dzikir ini terselenggara atas kerja sama Yayasan Dian Al Mahri Masjid Kubah Emas, Majelis Dzikir Hizb Jausan dan Himasal Depok Bogor (Alumni Santri Lirboyo). (Nuruddin Hidayat/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Ahlussunnah, Aswaja, Pemurnian Aqidah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Jumat, 16 Februari 2018

Mesir Tempat Terburuk Bagi Perempuan di Arab

Kairo, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Mesir kini menjadi negara terburuk untuk hak-hak perempuan di dunia Arab, menurut sebuah jajak pendapat yang melibatkan pakar-pakar kesetaraan gender.

Studi itu menemukan bahwa pelecehan seksual, tingginya tingkat praktik sunat pada perempuan dan pertumbuhan kelompok-kelompok Islam konservatif berkontribusi pada rendahnya ranking Mesir, seperti dilaporkan oleh BBC Indonesia.

Mesir Tempat Terburuk Bagi Perempuan di Arab (Sumber Gambar : Nu Online)
Mesir Tempat Terburuk Bagi Perempuan di Arab (Sumber Gambar : Nu Online)

Mesir Tempat Terburuk Bagi Perempuan di Arab

Kepulauan Comoro memuncaki tangga survei yang dilakukan oleh Thomson Reuters Foundation itu.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Jajak pendapat itu melibatkan 330 pakar kesetaraan gender di 21 negara Liga Arab dan juga Suriah.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Ini adalah studi ketiga yayasan itu yang berkonsentrasi pada hak-hak perempuan sejak revolusi Arab di tahun 2011.

Pelecehan harian

Irak menempati posisi kedua terburuk setelah Mesir, disusul Arab Saudi, Suriah dan Yaman.

Kepulauan Comoro, dimana perempuan menempati 20% posisi kementerian, diikuti oleh Oman, Kuwait, Yordania dan Qatar.

Jajak pendapat itu meminta pakar untuk menilai faktor-faktor seperti kekerasan terhadap perempuan, hak-hak reproduksi, perlakukan terhadap perempuan di keluarga dan peran perempuan di politik serta ekonomi.

Hukum diskriminasi dan naiknya angka perdagangan manusia berkontribusi terhadap Klik posisi Mesir di dasar ranking 22 negara Arab, kata survei tersebut.

"Ada desa-desa di luar Kairo dan di tempat lain dengan aktivitas ekonomi utama perdagangan perempuan dan kawin paksa," kata Zahra Radwan dari LSM Global Fund for Women yang berbasis di AS.

Namun, pelecehan seksual disebut sebagai faktor utama.

Sebuah laporan PBB pada April mengatakan 99,3% perempuan dan anak perempuan di Mesir menjadi korban pelecehan seksual.

"Penerimaan sosial akan pelecehan seksual harian berdampak pada semua perempuan di Mesir, terlepas dari usia, profesi atau latar belakang sosial ekonomi, status pernikahan, pakaian atau perlakuan," kata Noora Flinkman dari kelompok kampanye Mesir HarrassMap.

Sementara itu, survei juga mengatakan Irak kini menjadi lebih berbahaya bagi perempuan dibandingkan dengan masa kekuasaan Saddam Hussein.

Klik Arab Saudi juga dinilai buruk dalam melibatkan partisipasi perempuan di politik, diskriminasi tempat kerja, kebebasan bergerak dan hak-hak properti.

Tapi negara konservatif mendapat nilai lebih baik dibandingkan dengan negara-negara Arab lainnya menyangkut akses pendidikan dan kesehatan, hak reproduksi atau kekerasan gender. (mukafi niam)

Foto: BBC

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Aswaja VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Selasa, 06 Februari 2018

NU Tak Perlu Lagi Diajari Soal Bela Negara

Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth - Nahdlatul Ulama (NU) organisasi yang sejak dulu telah ikut andil dalam perjuangan membela negara. Komitmen kebangsaan NU dan sejarah panjang keberpihakan NU pada tanah air tidak perlu diragukan.

“Soal bela negara, NU tak perlu lagi diajari karena NU sejak dahulu (zaman penjajahan) turut andil dalam berjuang mempertahankan NKRI,” kata Idris Masudi, salah seorang narasumber seminar RUU Antiterorisme: Mengawal NKRI dari Bahaya Terorisme dan Radikalisme di Indonesia di ruang teater Lantai IV Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta, Rabu (13/5).

NU Tak Perlu Lagi Diajari Soal Bela Negara (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Tak Perlu Lagi Diajari Soal Bela Negara (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Tak Perlu Lagi Diajari Soal Bela Negara

Dalam seminar yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Jurusan Tafsir Hadits Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Idris menuturkan bahwa perjuangan bela negara telah difatwakan fardu ain oleh Hadratus Syekh KH Hasyim Asyari.

Perjuangan bela negara yang telah dilakukan oleh NU ini merupakan wujud konkret afirmasi NU atas berdirinya NKRI dengan dasar negara Pancasila. Berbeda dengan pemahaman kelompok-kelompok radikal yang menganggap bahwa Pancasila adalah sistem taghut yang wajib diperangi.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Menurut Idris, salah satu cara untuk menangkal radikalisme dan terorisme adalah semua masyarakat harus berperan aktif dan tidak hanya berpangku tangan menunggu pemerintah.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Sementara narasumber lain Ansyad Mbai mengimbau mahasiswa Tafsir Hadits yang memiliki kompetensi dalam mengkaji Al-Quran dan Hadits untuk bisa mengkaji lebih dalam siapakah dalang dari pemahaman menyimpang tersebut, yakni pemahaman yang bertentangan dengan Islam Rahmatan lil Alamin.

“Karena bisa jadi dalang tersebut sebenarnya memiliki motivasi lain dalam melakukan tindakan teror dan radikalnya. Hanya saja ia mengatasnamakan agama sebagai basis tindakannya,” kata Ansyad.

Seminar ini juga dihadiri oleh Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan Fakultas Ushuluddin? Dr Suryadinata MA, Ketua jurusan Tafsir Hadits UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Dr Lilik Umi Kaltsum, serta utusan Polres Tangerang Selatan Abdul Kohar. (M Alvin Nur Choironi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Pahlawan, Aswaja VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Konvoi 1000 Sepeda Gowes Meriahkan Pra-Konfercab NU Jombang

Jombang, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth - Sedikitnya sekitar 1000 peminat sepeda gowes dari berbagai komunitas di Jombang ikut memeriahkan kegiatan pra-Konfercab NU di Kota Santri ini. Kegiatan yang dinamai Sepeda Santai ini bertempat di lapangan Universitas Hasyim Asyari (Unhasy) Tebuireng Jombang sebagai titik tolak dan titik finish sekaligus.

Ketua Pelaksana kegiatan Muzadi menyebutkan latar belakang diselenggarakannya kegiatan ini. Menurutnya, selain untuk menyemerakkan Konfercab yang akan berlangsung di Pesantren Tebuireng pada 22-23 April ini, juga sebagai upaya untuk mengajak masyarakat mencintai olahraga sepeda gowes.

Konvoi 1000 Sepeda Gowes Meriahkan Pra-Konfercab NU Jombang (Sumber Gambar : Nu Online)
Konvoi 1000 Sepeda Gowes Meriahkan Pra-Konfercab NU Jombang (Sumber Gambar : Nu Online)

Konvoi 1000 Sepeda Gowes Meriahkan Pra-Konfercab NU Jombang

"Intinya kita ini ingin menyemerakkan Konfercab, di samping itu agar masyarakat khususnya di Jombang mulai membiasakan olahraga dengan sepeda," ujarnya kepada VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth di lokasi kegiatan, Ahad (16/4).

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Salah seorang pengurus GP Ansor Jombang ini menambahkan, minat bersepeda gowes akhir-akhir ini mulai berkurang. Berkembangnya teknologi dengan munculnya beragam alat olahraga yang serba instan membuat kebanyakan masyarakat beralih pada produk baru.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

"Sekarang ini memang sudah mulai berkurang, disebabkan banyak produk-produk baru yang digunakan untuk berolahraga," tambahnya.

Jika olahraga dengan beragam cara tradisional ini tidak mulai ditonjolkan kembali, maka dikhawatirkan seseorang yang sudah berusia lanjut atau dari kalangan ekonomi menengah ke bahwa tidak dapat berolahraga karena masalah ekonomi untuk memperoleh alat-alat olahraga modern.

"Ini bahaya, sementara mayoritas yang sebenarnya butuh olahraga intensif adalah orang-orang yang sudah tua," ujarnya.

Karenanya, momentum pra-Konfercab dengan gelaran kegiatan tersebut dianggap tepat untuk mulai mengembalikan minat olahraga gowes ini yang dapat dilakukan oleh semua kalangan. "Dari berbagai kalangan, semua ikut, dan bisa melakukannya (bersepeda gowes, red)," tuturnya.

Sementara itu, kegiatan ini juga menyediakan berbagai hadiah bagi peserta gowes yang beruntung. Hadiah diperoleh dari sejumlah kupon yang dibeli sebelumnya sebesar 5000 rupiah yang kemudian diundi saat semua peserta gowes mencapai finish. Beberapa hadiah di antaranya puluhan sepeda polygon, kipas angin, televisi, alat masak, dan lain-lain. (Syamsul Arifin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Syariah, Doa, Aswaja VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Minggu, 28 Januari 2018

Ini Harapan PCNU dan Anggota DPRD pada IPNU Jakpus

Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Administrasi Jakarta Pusat menggelar Konferensi Cabang ke-XI tahun 2014 di Madrasah Tsanawiyah Jakarta Pusat Jl. Kalibaru V Kecamatan Senen.

Kegiatan pada Sabtu  (20/12) siang dihadiri anggota DPRD DKI Jakarta H. Muallif, ZA, Ketua PCNU Jakarta Pusat KH. Ahmad Kastir, Ketua PP IPPNU Farida Farihah, Ketua IPNU DKI Jakarta Muhammad Said, Kepala Sekolah MTs Jakarta Pusat dan Seluruh pengurus PAC IPNU se-Jakarta Pusat.

Ini Harapan PCNU dan Anggota DPRD pada IPNU Jakpus (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Harapan PCNU dan Anggota DPRD pada IPNU Jakpus (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Harapan PCNU dan Anggota DPRD pada IPNU Jakpus

Ketua PCNU Jakarta Pusat KH. Ahmad Katsir membuka dalam acara konfercab ini beliau juga mengatakan saya sangat bangga acara ini diselenggarakan di sekolah, karena itu adalah ruhnya IPNU untuk menanamkan nilai-nilai agama dan kebudayaan di kalangan pelajar.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

"Saya berharap acara ini berjalan dengan sukses, semoga nanti yang terpilih sebagai ketua IPNU Jakpus selanjutnya bisa menjalan amanah sebaik-sebaiknya dan tetap menjaga keaswajaan yang rahmatan lil alamin", harapnya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Mohammad Khoiron sebagai ketua panitia dalam sambutannya menjelaskan rangkaian acara Konferensi Cabang ini. Kegiatan akan diramaikan dengan festival pelajar, fashion show, Seminar Pendidikan, cerdas cermat, dan turnamen futsal. Kemudian dilanjutkan dengan sidang-sidang dan pelaporan pertangjawaban kegiatan-kegiatan IPNU masa khidmat 2012-2014

Seminar pendidikan dilaksanakan setelah pembukaan Konfercab, H. Muallif anggota DPRD DKI Jakarta komisi pendidikan menjadi narasumber dalam seminar ini dengan tema "wujudkan pelajar cerdas, sehat dan ceria".

Muallif mengatakan disamping pengetahuan umum, pengetahuan agama juga harus diutamakan, “Saya ingin IPNU bisa menerapkan tradisi ke-NU-an kepada pelajar, diantaranya mengenal sejarah perjuangan Walisongo yang menerapkan Islam rahmatan lil alamin,” katanya.

Menurut dia, pembacaan surat Yasin dan sholawat harus diistiqomahkan kepada semua pelajar di setiap sekolah-sekolah di Jakarta Pusat yang berbasis agama setiap sebelum memasuki kelas. “Dan semua ini adalah PR dan tugas IPNU ke depannya," tambah Muallif yang juga mantan Wakil Ketua PWNU DKI Jakarta.

Usai seminar, acara dilanjutkan dengan sidang tata tertib pemilihan, penyampaian laporan dan tanggapan LPJ, pemilihan Ketua IPNU Jakpus. Pada kesempatan itu, Yani Rahman terpilih sebagai ketua masa khidmat 2014-2016 setelah unggul dari kandidat lainnya.

Yani Rahman dalam sambutannya  dia berharap semoga amanah ini bisa saya jalankan dengan sebaik-baiknya selama 2 tahun ke depan. (ansori/alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Aswaja, Tegal VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock