Tampilkan postingan dengan label Ubudiyah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ubudiyah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Februari 2018

93 Pembimbing Haji Ikuti Pelatihan Sertifikasi

Pamekasan, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Sebanyak 93 pembimbing haji Pamekasan mengikuti pelatihan sertifikasi, Senin (30/4) siang bertempat di pendopo Pamekasan. Pelatihan yang bergulir selama 3 hari tersebut dibuka langsung oleh mustasyar NU Pamekasan yang Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman pada Sabtu (28/4) lalu. Penyelenggaranya adalah pengurus Forum Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (FKBIH) Pamekasan.

"Ini pertama kali. Diikuti oleh lembaga bimbinan haji di Pamekasan yaitu 21 KBIH, 5 pesantren, dan sisanya non-KBIH," tutur ketua panitia KH Zainal Alim kepada VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth di sela-sela pelatihan. "Pelatihan ini ditangani 7 panitia dari pengurus FKBIH."

93 Pembimbing Haji Ikuti Pelatihan Sertifikasi (Sumber Gambar : Nu Online)
93 Pembimbing Haji Ikuti Pelatihan Sertifikasi (Sumber Gambar : Nu Online)

93 Pembimbing Haji Ikuti Pelatihan Sertifikasi

Tujuan dari sertifikasi itu, tambah Kiai Zainal, ialah agar para pembimbing punya potensi manasik haji di lembaganya. Nantinya mereka hendak diorbitkan guna menyosialisasikan hasil pelatihan kepada orang-orang yang ada di lembaga tempat mereka mengabdi.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Dalam pelatihan tersebut, panitia mendatangkan tutor dari Kabid urusan haji Jawa Timur, Kasi zakat & wakaf, dan staf Kemenag Jatim. Mereka melatih peserta terkait dengan metode ceramah, diskusi, role playing, demonstrasi, dan brandstorming.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Menurut Kiai Zainal, sebenarnya yang mendaftar pelatihan tersebut mencapai 103 orang.

"Sayangnya sepuluh orang berhalangan. Mungkin punya agenda yang lebih mendesak," ungkap aktivis NU Pamekasan itu sembari tersenyum ramah.

Dalam pantauan VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth, para peserta sangat serius mengikuti pelatihan. Mereka selalu sigap mengerjakan dan bisa bekerja sama mendalami materi pelatihan yang diberikan tutor. Ketua NU Pamekasan KH Abd Ghoffar juga terlibat aktif menjadi peserta.

Redaktur : Sudarto Murtaufiq

Kontributor :Hairul Anam

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Ubudiyah, RMI NU VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Minggu, 11 Februari 2018

PCNU OKU Timur Dorong Kader Muda Jadi Penulis Andal

Oku Timur, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten OKU Timur melalui lembaga Lajnah Talif wan Nasyr  (LTN) terus mendorong lahirnya penulis baru yang andal dari kalangan kader muda NU. Agenda ini dimaksudkan agar mereka berpartisipasi membumikan dan mengkampanyekan Islam Rahmatan Lil Alamain dan Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) kepada umat di bumi sebiduk sehaluan dan bahkan dunia.

Muji Rahayu salah satu tim redaksi Majalah Wasilah di sela-sela rapat persiapan penerbitan Majalah Wasilah edisi 4 yang digelar di Sukaraja, Rabu (6/9) mengatakan bahwa NU OKU Timur saat ini selain sudah memiliki media cetak Majalah Wasilah. Ke depan pihaknya juga akan merencanakan peluncuran media online.

PCNU OKU Timur Dorong Kader Muda Jadi Penulis Andal (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU OKU Timur Dorong Kader Muda Jadi Penulis Andal (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU OKU Timur Dorong Kader Muda Jadi Penulis Andal

"Diharapkan dari dua media tersebut nantinya akan menjadi media dakwah bagi para Kiai NU, tokoh NU, kader muda NU dan warga nahdliyin pada umumnya sehingganya kami sangat mengharapkan kader NU dapat bersama-sama berjuang memberikan informasi yang benar terkait ideologi, pandangan dan sikap NU dalam kehidupan keseharian" paparnya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Bahwasanya di era digital saat ini, anak muda NU tidak boleh kalah dengan kelompok lain yang berupaya akan merusak NU khususnya lewat budaya literasi, kata alumnus STIT MU Gumawang tersebut.

Sementara itu di tempat terpisah Ketua LTN NU OKU Timur Zainal Muhtadin mengatakan, para kiai dan santri harus memanfaatkan teknologi sosial media dan kebebasan pers sebagai momentum buat mendakwahkan Islam ramah dan tradisi keberagamaan rahmatan lil alamin yang diajarkan di pesantren.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

"Pesantren saat ini harus mengkader santri-santrinya untuk melek media dan memanfaatkannya sebagai wahana berdakwah. Di samping mengajarkan kajian-kajian fikih, tauhid,  tasawuf dan kajian khas pesantren," ujarnya.

Sekretaris IKA PMII OKU Timur ini menambahkan, begitu pentingnya menggunakan media sosial untuk menangkal isu radikalisme dan isu yang merongrong keberadaan Pancasildan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). "Bagi NU, Pancasila dan NKRI sudah final dan harga mati," tegasnya dengan penuh semangat. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Berita, Ubudiyah, Tegal VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Selasa, 06 Februari 2018

Satkornas Banser Luncurkan Buku Pedoman Operasional Kebanseran

Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth - Kepala Satuan Koordinasi Nasional Barisan Ansor Serbaguna (Kasatkornas Banser) H Alfa Isnaeni mengumumkan bahwa Satkornas Banser telah merilis buku kebanseran. Buku ini memuat peraturan yang berkaitan dengan kegiatan dan operasi Banser di semua tingkatan.

Demikian disampaikan H Alfa Isnaeni di hadapan sedikitnya 700 ratus orang pada acara Malam Tasyakuran Kemerdekaan Ke-72 RI di Kantor Sekretariat PP GP Ansor, Jalan Kramat Raya Nomor 65 A, Jakarta Pusat, Senin (28/8) malam.

Satkornas Banser Luncurkan Buku Pedoman Operasional Kebanseran (Sumber Gambar : Nu Online)
Satkornas Banser Luncurkan Buku Pedoman Operasional Kebanseran (Sumber Gambar : Nu Online)

Satkornas Banser Luncurkan Buku Pedoman Operasional Kebanseran

“Satkornas sudah menyusun buku juklak kebanseran. Buku ini lahir sebagai amanat kebanseran kepada Satkornas Banser,” kata Alfa pada malam tasyakuran yang juga dimeriahkan oleh pertunjukan grup Wayang Kampung Sebelah.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Menurutnya, buku kebanseran ini juga menjelaskan hubungan Ansor dan Banser.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Buku ini, ia melanjutkan, sudah dicetak. Buku ini pedoman kebanseran untuk seluruh Indonesia.

“Buku ini gratis, boleh diambil satkorwil untuk pedoman ke bawah di ruang sebelah, tapi alangkah baiknya mengganti ongkos cetak,” kata Alfa disambut tawa para hadirin. (Alhafiz K)Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Sunnah, Ubudiyah, Jadwal Kajian VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Minggu, 04 Februari 2018

NU dan Muhammadiyah Promosikan Demokrasi Nusantara di Jerman

Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Jerman Raya dan Pimpinan Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Jerman bekerja sama untuk mempromosikan demokrasi Nusantara di salah satu negara besar di Eropa itu.

NU dan Muhammadiyah Promosikan Demokrasi Nusantara di Jerman (Sumber Gambar : Nu Online)
NU dan Muhammadiyah Promosikan Demokrasi Nusantara di Jerman (Sumber Gambar : Nu Online)

NU dan Muhammadiyah Promosikan Demokrasi Nusantara di Jerman

"Keberadaan kami di Jerman ini harus jadi momentum untuk sama-sama menyuarakan Islam Indonesia yaitu Islam Nusantara yang berkemajuan di kancah dunia," kata Ketua PCIM Ridho Al Hamdi lewat keterangan persnya yang diterima di Jakarta, Selasa.

Ridho mengatakan Muhammadiyah dan NU di masa kini sudah bukan saatnya untuk mempersoalkan pertentangan internal karena tantangan eksternal semakin kompleks.

"Kita lelah kalau ribut intern yang tidak ada ujung pangkalnya," kata kandidat doktor ilmu politik di TU Dortmund University ini.?

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Ridho mengatakan saat ini adalah momentum yang baik bagi Muhammadiyah dan NU untuk sama-sama bermain cantik di kancah internasional melalui Jerman di saat Timur Tengah terkena badai konflik dan politik yang tidak stabil.

"Siapa yang tidak tahu Jerman, negara yang kuat dan mapan secara politik, ekonomi dan kesejahteraan rakyatnya. Di sini pula ada sumber teknologi, sains, kedokteran, kesehatan bahkan filsafat dan seni juga kuat. Jadi, tentu PCIM dan PCINU di Jerman punya nilai lebih dan nilai stategis di tingkat dunia," kata dia.

Senada, Ketua PCINU Jerman Zacky Khairul Umam mengatakan Muhammadiyah dan NU harus mengambil momentum strategis bahwa Islam dan demokrasi dapat bersatu di tengah situasi politik di kawasan Timur Tengah sedang kacau balau. Hal ini dibuktikan dari posisi Indonesia yang dapat menyelaraskan Islam dengan demokrasi.

PCIM Jerman Raya dan PCINU Jerman ke depannya akan memperkuat kerja sama dua organisasi Islam terbesar Indonesia tersebut, dengan fokus merespon isu Islamophobia di Eropa.?

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Beberapa hal bisa dilakukan dengan seminar, konferensi pers ke media Jerman dan atau pelatihan. (Antara/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Anti Hoax, Ubudiyah, Pemurnian Aqidah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Sabtu, 03 Februari 2018

Catatan Seorang Ibu 22 Tahun Lebaran di Luar Negeri

Tidak semua orang bisa mudik ke kampung halaman, berkumpul bersama keluarga, bercengkerama, bersilaturahim, berziarah ke makam leluhur. Tidak semua orang. Contohnya Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muslimat NU Malaysia Mimin Mintarsih. Ia telah 22 tahun tak berlebaran di Indonesia. Berikut catatan ibu 48 tahun yang telah dikaruniai 5 anak tersebut.

Saya sudah 22 tahun di Malaysia dan selama 22 tahun pula berlebaran Idul Fitri belum pernah di kampung halaman, ke Indonesia. Bukannya tidak kangen pulang kampung, tapi dikarenakan liburan sekolah anak-anak hanya satu minggu sehingga tidak cukup untuk lebaran di kampung dengan kondisi jalan yang macet.

Catatan Seorang Ibu 22 Tahun Lebaran di Luar Negeri (Sumber Gambar : Nu Online)
Catatan Seorang Ibu 22 Tahun Lebaran di Luar Negeri (Sumber Gambar : Nu Online)

Catatan Seorang Ibu 22 Tahun Lebaran di Luar Negeri

Selama 22 tahun lebaran di negeri orang membuat saya tidak berkumpul dengan keluarga keluarga yang jauh-jauh. Hanya saya sekeluarga yang tidak dapat datang. Dan jelas saya tidak bisa ziarah kubur kepada ibu dan ayah yang udah wafat.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Kemudian rindu masakan pada hari raya. Biasanya ada lontong, ketupat dan sambal goreng kentang. Memang di Malaysia juga ada, tapi rasanya tidak senikmat ibu yang masak.

Aduh, saya juga rindu keliling silaturrahim ke rumah saudara-saudara dengan berjalan beramai-ramai

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Meski demikian, alhamdulilah di Malaysia, saya mempunya ramai kawan yang dari berbagai macam daerah yang ada di Indonesia; dari kalangan pelajar, pekerja pejabat akan datang ke rumah karena mungkin saya termasuk orang lama di negri jiran ini sehingga ramai yang menganggap saya orang tua khususnya para pelajar.

Alhamdulilah juga saya di Malaysia mempunya orang tua angkat yang asli orang Malaysia sehingga saya bisa silaturrahim ke orang tua angkat pengobat rasa rindu keluarga di kampung.

Untuk melupakan kesedihan karena tidak dapat lebaran di kampung, saya memasak masakan yang biasa dimasak di Indonesia sehingga suasananya hampir sama dengan di Indonesia.

Di antara tetangga satu dengan tetangga lainnya kami saling berkunjung walaupun adat dan budaya berbeda. Selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin... (Red: Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Ubudiyah, Cerita VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Selasa, 30 Januari 2018

Uninus Berikan Beasiswa S2 dan S3 bagi Guru NU di Jabar

Bandung, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Pimpinan Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Jawa Barat melakukan silaturahmi dengan Rektor Universitas Islam Nusantara (Uninus) Bandung Suhendra Yusuf di Gedung Rektorat Uninus, Selasa (10/1).

Uninus Berikan Beasiswa S2 dan S3 bagi Guru NU di Jabar (Sumber Gambar : Nu Online)
Uninus Berikan Beasiswa S2 dan S3 bagi Guru NU di Jabar (Sumber Gambar : Nu Online)

Uninus Berikan Beasiswa S2 dan S3 bagi Guru NU di Jabar

Turut hadir pada kesempatan tersebut Bendahara Pergunu Jawa Barat Kamin Sumardi, Wakil Sekretaris Pergunu Jawa Barat Ujang Hidayatulloh dan beberapa Pimpinan Cabang Pergunu se-Jawa Barat.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Pergunu Jawa Barat Saepuloh ? menyampaikan ucapan terima kasih kepada Rektor Uninus yang telah bersedia menerima silaturahmi dari Pimpinan Wilayah Pergunu Jawa Barat.

Selain itu, Saepuloh menyampaikan permohonan kesediaan Uninus untuk memberikan beasiswa S2 dan S3 bagi guru-guru dan dosen-dosen NU yang tergabung dalam Persatuan Guru Nahdlatul Ulama Jawa Barat.

“Saat ini, kualifikasi pendidikan guru-guru NU tergabung dalam Pergunu masih sedikit yang berpendidikan S2, begitu juga dosen-dosen NU yang tergabung di Pergunu juga masih sedikit yang berpendidikan S3. Oleh karena itu, kami mohon Uninus dapat membuat kelas khusus untuk Pergunu dan kemudian diberi bantuan untuk mendapatkan beasiswa” tutur Saepuloh.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Pada kesempatan itu juga, Rektor Uninus Suhendra Yusuf menyatakan kesediaannya untuk membuat kelas khusus bagi Pergunu, baik itu Prodi Magister Manajemen Pendidikan (S2), Magister Pendidikan Agama Islam (S2) dan Prodi Doktor Ilmu Pendidikan (S3) dengan memberikan beasiswa 50 persen dari biaya pendidikan.

“Atas apa yang disampaikan oleh Saepuloh, kami bersedia dengan senang hati untuk membantu guru-guru NU dan dosen-dosen NU untuk melanjutkan pendidikannya sampai jenjang S2 dan S3,” ujar Suhendra.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Dia menginstruksikan untuk membuat kelas khusus setiap Prodi satu kelas, nanti mereka diberi beasiswa dari kampus 50 persen dari biaya kuliah dan kami juga akan ajukan mereka ke instansi terkait untuk mendapatkan bantuan biaya kuliah, sehingga mereka mendapatkan beasiswa penuh. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Ubudiyah, RMI NU VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Senin, 29 Januari 2018

Digitalisasi Karya Ulama Nusantara, PBNU Gandeng Perpusnas RI

Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Banyaknya karya ulama Nusantara berupa manuskrip maupun kitab serta dokumen-dokuemn primer NU menjadi perhatian Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk melakukan digitalisasi.?

Digitalisasi Karya Ulama Nusantara, PBNU Gandeng Perpusnas RI (Sumber Gambar : Nu Online)
Digitalisasi Karya Ulama Nusantara, PBNU Gandeng Perpusnas RI (Sumber Gambar : Nu Online)

Digitalisasi Karya Ulama Nusantara, PBNU Gandeng Perpusnas RI

Untuk tujuan ini, PBNU menggandeng Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) dengan meneken kerja sama dan nota kesepahaman (MoU) terkait digitalisasi dan program-program lain, Selasa (23/2/2016) di Aula lantai 8 Gedung PBNU Jakarta. MoU ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan Kepala Perpusnas RI, Hj Sri Sularsih.

Dalam sambutan sebelum melakukan penandatanganan MoU, Kang Said mengatakan, NU sebagai organisasi besar yang telah menginjak usia 90 tahun, banyak manuskrip karya ulama nusantara yang perlu dipublikasikan secara digital.

“Ulama nusantara tidak hanya mempunyai banyak karya, tetapi mereka juga masyhur dan dikenal di negara-negara Timur Tengah,” jelas Guru Besar Ilmu Tasawuf ini.

Bukan hanya, kitab-kitab berbahasa Arab, lanjut Kang Said, mereka juga menulisnya dengan berbagai tulisan dan bahasa seperti Arab Pegon dan Bahasa Jawa. “Kiai Pesantren banyak menulis kitab, tetapi karena keterbatasan akses, akhirnya karya-karya tersebut tidak diterbitkan.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

“Padahal semuanya sangat bermanfaat seperti Kitab Tafsir karya KH Bisri Mustofa, ayahnya Gus Mus yang menulis tafsir hingga 30 jilid berbahasa Jawa dengan menggunakan tulisan tangan,” papar Kiai asal Kempek Cirebon ini.

Menurutnya, Perpustakaan PBNU di lantai dua Gedung PBNU Jl Kramat Raya juga banyak menyimpan menuskrip, dokumen-dokumen primer NU, dan karya ulama nusantara yang bisa didigitalisasikan sehingga bisa dipelajari dan diakses banyak kalangan. “Karya-karya tersebut sangat kontekstual dengan kondisi saat ini,” ujar Pengasuh Pesantren Ats-Tsaqafah Ciganjur Jakarta Selatan ini.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Dalam MoU yang juga dhadiri oleh para pimpinan Perpusnas RI dan PBNU ini, terdapat beberapa poin yang menjadi kesepakatan bersama di antaranya:

1. Pemanfaatan sumber daya informasi koleksi untuk kepentingan pendidikan dan penelitian.

2. Pengembangan perpustakaan digital berbasis koleksi keislaman.

3. Pengembangan minat baca.

4. Penyeleggaraan pertemuan ilmiah dan publikasi.

5. Penyerahan hasil terbitan.

6. Promosi setiap kegiatan melalui jaringan media yang dimiliki.

7. Preservasi bahan perpustakaan untuk kepentingan pembangunan perpustakaan digital.

8. Peningkatan kompetensi SDM melalui pendidikan dan pelatihan.

9. Pemanfaatan fasilitas untuk kepentingan kegiatan.

10. Perluasan jejaring perpustakaan lingkup nasional dan internasional.

Hadir dalam MoU ini, Ketua RMI PBNU, KH Abdul Ghaffar Rozien, Bendahara Umum PBNU H Bina Suhendra, beberapa Ketua PBNU dan Wakil Sekretaris Jenderal, serta Kepala Perpustakaan PBNU H Syatiri Ahmad.? (Fathoni) ? ?

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Daerah, Ubudiyah, Hikmah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock