Tampilkan postingan dengan label Meme Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Meme Islam. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Maret 2018

Koordinasi dengan Polisi, GP Ansor Subang Amankan Natal

Subang,VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Subang, Jawa Barat turut membantu mengamankan gereja saat perayaan hari Natal 2014.

Ketua GP Ansor Kabupaten Subang, Asep Alamsyah Heridinata mengatakan, sesuai instruksi dari pimpinan pusat, GP Ansor yang berada di tingkatan cabang harus turut serta pengamanan Hari Raya Natal.

Koordinasi dengan Polisi, GP Ansor Subang Amankan Natal (Sumber Gambar : Nu Online)
Koordinasi dengan Polisi, GP Ansor Subang Amankan Natal (Sumber Gambar : Nu Online)

Koordinasi dengan Polisi, GP Ansor Subang Amankan Natal

“Kita sudah istruksikan juga kepada seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ansor di semua kecamatan yang ada di Kabupaten Subang untuk mengerahkan pasukan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di tingkatan masing-masing untuk mengamankan gereja,” ujar Asep Rabu (24/12).

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Dikatakan, salah satu titik pengamanan yang akan dilakukan pengamanan adalah gereja-gereja yang ada di kawasan Subang Pantai Utara (Pantura). “Namun tetap harus ada koordinasi dengan semua Kepolisian Sektor (Polsek) di masing-masing kecamatan,” katanya.

Sementara, Sekretaris PAC GP Ansor Kecamatan Pusakajaya, Rohmatullah menyatakan kesiapannya untuk mengerahkan puluhan anggota Banser yang ada di Satuan Koordinator Rayon (Satkoryon) Kecamatan Pusakajaya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

“Kita sudah siap akan amankan di Gereja yang ada di Pusakajaya, kita sudah koordinasi dengan  pihak gereja dan pihak Polsek Pusakajaya. Mereka pun menyambut baik dengan rencana kita, mudah-mudahan bisa berjalan dengan lancar,” kata Rohmatullah didampingi Komandan Satkoryon Banser Pusakajaya, Saefulloh.

Selain itu, lanjut dia, apa yang dilakukan GP Ansor yang merupakan bagian dari visi sayap organisasi Nahdlathul Ulama (NU) tersebut merupakan agenda rutin tahunan setiap perayaan hari Raya natal.

“Kita ingin menjaga prularitas, karena dalam kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara, kita dituntut untuk menjunjung tinggi nilai-nilai dan sikap toleransi sesama umat. Dan itu merupakan visi NU,” pungkasnya. (ade/alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Meme Islam VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Rabu, 07 Februari 2018

Pagar Nusa Kartasura Gelar Istighotsah di Makam Sunan Bayat

Sukoharjo, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Pencak Silat NU Pagar Nusa Kartasura menziarahi makam Sunan Bayat untuk mengawali ziarah rutin makam para wali. Mereka mengadakan istighosah di kompleks pemakaman Sunan Bayat yang lazim disebut Sunan Pandanaran di atas perbukitan Gunung Jabalkat desa Paseban kecamatan Bayat kabupaten Klaten, Selasa (2/9).

Salah seorang penanggung jawab PSNU Pagar Nusa se-Solo Raya Iman Widodo menuturkan, “Usai bulan Syawal ini kami mulai kembali kegiatan ziarah yang memang menjadi agenda rutin PSNU Pagar Nusa Solo Raya.”

Pagar Nusa Kartasura Gelar Istighotsah di Makam Sunan Bayat (Sumber Gambar : Nu Online)
Pagar Nusa Kartasura Gelar Istighotsah di Makam Sunan Bayat (Sumber Gambar : Nu Online)

Pagar Nusa Kartasura Gelar Istighotsah di Makam Sunan Bayat

Ziarah, Iman melanjutkan, dipilih sebagai salah satu agenda rutin untuk lebih mengakrabkan para generasi muda NU dan tradisi Nahdliyin. Pasalnya, sejauh ini kita menganggap banyak generasi muda NU kurang akrab dengan salah satu tradisi Nahdliyin terutama ziarah.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Karena itu, Pagar Nusa sebagai salah satu Banom NU yang mayoritas di Solo Raya beranggotakan generasi muda, berusaha menjadi pelopor untuk menggiatkan tradisi yang satu ini.

Kami berharap tradisi ziarah yang diajarkan Nabi Muhammad SAW dan para salafus sholeh dapat terus dilaksanakan mengingat banyak hikmah yang bisa didapat dari ziarah kubur selain tujuan mengingat mati, pungkas Iman. (Ahmad Rosyidi/Alhafiz K)

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Nahdlatul Ulama, Meme Islam, Lomba VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Minggu, 04 Februari 2018

Sebaik-baik Harapan yang Mendasarkan Diri pada Al-Qur’an

Pringsewu, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Manusiawi bila seseorang mempunyai cita-cita tinggi dan mulia, seperti penghidupan yang layak, keturunan yang baik juga status sosial di masyarakat. Namun demikian sebaik-baik harapan dan cita-cita adalah apabila dalam proses dan pencapaianya selalu mendasarkan diri pada nilai-nilai Al-Qur’anul karim. 

Sebaik-baik Harapan yang Mendasarkan Diri pada Al-Qur’an (Sumber Gambar : Nu Online)
Sebaik-baik Harapan yang Mendasarkan Diri pada Al-Qur’an (Sumber Gambar : Nu Online)

Sebaik-baik Harapan yang Mendasarkan Diri pada Al-Qur’an

Demikian taushiyah singkat Mustasyara PCNU Pringsewu, lampung H Sujadi Saddad dalam acara Walimatul Khitan di kediaman santrinya Endriyansah di Pekon Patoman Pagelaran, Pringsewu, Lampung, Ahad (18/9).

"Semoga yang di khitan, karena kedua orang tuanya mengajarkan al Quran, maka kita doakan putranya juga menjadi ahlul Quran," harapnya.

Abah Jadi yang Bupati Pringsewu ini juga menggaris bawahi bahwa dengan selalu berpegang pada al Quran maka orang tersebut akan selalu dalam bimbingan dan lindungan Allah SWT.

"Insya Allah orang yang dalam hidupnya bersama al Quran kalaupun salah, ia akan segera kembali memperbaiki diri,seandainya akan tergelincir ia akan segera diselamatkan dan pada akhirnya akan menjadi pribadi yang bejo (beruntung-red)," tambahnya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Bupati juga mewanti-wanti untuk selalu bersyukur atas pekerjaan dan penghidupan yang telah diberikan Allah SWT, tidak menghalalkan segala cara dalam meraih pekerjaan ataupun kedudukan. 

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

"Jangan minder walaupun tidak menjadi PNS, hindarkanlah suap dan sogok dalam mencapai tujuan. Tetaplah menyibukkan diri dengan al Quran. Karena Nabi telah berpesan, barang siapa yang sibuk dengan al Quran maka Alloh akan memberikan kepadanya sesuatu yang lebih utama daripada sesuatu yang diminta hambaNya dalam doa," tegasnya.

Acara ini menghadirkan penceramah dari Pondok-Pesantren Al Asyariyyah Kalibeber Wonosobo Jawa Tengah, Ust. Edi Muhammad Abdul Rahman. Nampak hadir ketua PCNU Pringsewu H.Taufik Qurrohim juga Pengasuh Pesantren Baitul Quran ustadz Hamid Alhafidz. (Fatchurrahman/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Meme Islam, Sholawat VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Sabtu, 20 Januari 2018

Ini Doa Jelang Persalinan Ibu Hamil

Menjelang persalinan Sayidatina Fathimah RA, RAsulullah SAW memanggil Ummu Salamah dan Zainab binti Jahsyin. Nabi Muhammmad SAW meminta keduanya untuk mwmbaca ayat Kursi dan surat Al-A‘raf ayat 54 di dekat Sayidatina Fathimah RA. Kecuali itu, Rasulullah SAW meminta keduanya membaca Surat Al-Falaq dan An-Nas di dekat Fathimah.

Sebagaimana mana dimaklum, bunyi surat Al-A‘raf ayat 54 adalah sebagai berikut.

Ini Doa Jelang Persalinan Ibu Hamil (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Doa Jelang Persalinan Ibu Hamil (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Doa Jelang Persalinan Ibu Hamil

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Artinya, “Sungguh, Tuhanmu adalah Allah, yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari, lalu Dia bersemayam di atas Arasy. Dia menutup malam dengan siang yang mengiringinya dengan segera. Dia menciptakan matahari, bulan dan bintang-bintang yang tunduk di bawah perintah-Nya. Ingatlah, hanya milik Allah segala penciptaan dan segala urusan. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam,” (QS Al-A‘raf ayat 54).

Hadits ini diriwayatkan oleh Sayidatina Fathimah RA yang kemudian disebutkan Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar. Dalam karyanya itu, Imam An-Nawawi menganjurkan orang di sekitar ibu hamil yang akan bersalin untuk membaca banyak doa di saat genting (doa kurob).

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Salah satu doa kurob yang diajarkan Rasulullah SAW adalah berikut ini.

?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.? ? ? ? ? ? ? ?

Lâ ilâha illallâhul ‘azhîmul halîm. Lâ ilâha illallâhu rabbul ‘arsyil ‘azhîm. Lâ ilâha illallâhu rabbus samâwâti wa rabbul ardhi rabbul ‘arsyil karîm. Yâ hayyu, yâ qayyûm, bi rahmatika astaghîts

Artinya, “Tiada tuhan selain Allah yang maha agung lagi maha santun. Tiada tuhan selain Allah, Tuhan arasy yang megah. Tiada tuhan selain Allah, Tuhan langit, bumi, dan arasy yang mulia. Wahai Tuhan Yang Maha Hidup, lagi Maha Jaga. Hanya kasih-sayang-Mu yang kuharapkan.”

Ada baiknya juga memperbanyak shalawat kepada Rasulullah SAW seperti Shalawat Nariyah, dan shawalat lainnya. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Meme Islam, Daerah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Jumat, 19 Januari 2018

Staimafa Pati Siapkan Proyek Percontohan Desa Mandiri

Pati, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Program unggulan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla dengan menjadikan desa sebagai penyangga kekuatan ekonomi negara, perlu didukung dengan langkah kongkret meningkatkan sumber daya warga desa. Inilah yang saat ini, menjadi konsentrasi Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Sekolah Tinggi Agama Islam Mathaliul Falah (Staimafa), Pati, Jawa Tengah.

Staimafa Pati Siapkan Proyek Percontohan Desa Mandiri (Sumber Gambar : Nu Online)
Staimafa Pati Siapkan Proyek Percontohan Desa Mandiri (Sumber Gambar : Nu Online)

Staimafa Pati Siapkan Proyek Percontohan Desa Mandiri

Dalam rangka menyiapkan konsep dan program strategis untuk transformasi masyarakat desa, Staimafa menyelenggarakan rangkaian Focus Group Discussion (FGD) untuk mengawal isu desa dan mempersiapkan proyek percontohan (pilot project) desa mandiri. Kegiatan FGD Kajian Desa dan Agraria, PMI Staimafa, diselenggarakan pada Senin (4/5), dengan menghadirkan narasumber Ketua PBNU, Drs H Imam Aziz. 

Ketua Staimafa, KH Abdul Ghoffar Rozien, MEd mengungkapkan, bahwa sudah menjadi kewajiban bersama untuk mengawal isu desa, sebagai program transformasi sumber daya masyarakat. 

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

“Selama ini, Staimafa melalui Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam dan Lembaga Penelitian (P3M) mendorong transformasi sumber daya warga desa. Ke depan, kita ingin berkontribusi lebih serius dan mendetail, untuk mengawal isu desa agar memiliki manfaat maksimal. Dengan penelitian, pengajaran dan pengabdian masyarakat, menjadi tugas Staimafa untuk membantu mendorong terlaksananya program desa yang bermanfaat,” ungkap Rozien.  

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Agenda yang diselenggarakan di ruang meeting kampus Staimafa ini, membincang topik utama, ‘Peran Perguruan Tinggi dan Ormas untuk Transformasi Sumber Daya Desa”. Dalam agenda ini, Imam Aziz menegaskan tentang problem penting yang menjadi konsentrasi dari Kementrian Desa, PDT dan Transmigrasi, yakni persoalan tentang pengembangan masyarakat yang terfokus pada isu kewilayahan, dan isu strategis tentang pengembangan ekonomi warga desa. 

“Isu kewilayahan ini memang menjadi problem mendasar dari kebijakan politik Kabinet Kerja. Persoalan kepemilikan tanah, antara warga, pengusaha dan lembaga negara, menjadi permasalah mendasar yang rawan konflik. Ini terjadi tidak hanya di Jawa, tapi juga di wilayah luar Jawa, semisal Lampung, Kalimantan dan beberapa kawasan lain,” ungkap Imam Aziz. 

Selain itu, Imam Aziz menyoroti tentang pentingnya kualitas sumber daya warga desa. Ia mengatakan bahwa sudah saatnya sumber daya masyarakat desa ditingkatkan agar mampu bersaing dalam peta ekonomi nasional maupun internasional. 

“Saat ini, yang paling penting adalah bagaimana mengintegrasikan potensi ekonomi desa, sebagai sumber daya lokal, dengan ekonomi nasional maupun internasional. Intinya, bagaimana agar produk desa itu juga terkoneksi secara tersistem dengan pasar nasional dan internasional. Dalam hal ini, kita perlu belajar ke Tiongkok dan Korea Selatan untuk membangkitkan ekonomi warganya,” terang Imam Aziz. 

Di negara Tiongkok, tambah Imam Aziz, usaha-usaha kecil berbasis rumah tangga punya orientasi untuk masuk ke pasar ekspor. Sementara, di Korea, negara punya kekuatan untuk membendung industri asing agar tidak menjadikan negara sebagai pasar. Inilah yang kemudian membuat perekonomian Tiongkok dan Korea Selatan dapat maju. 

Imam Aziz memberikan dorongan, bahwa sudah saatnya akademisi dan aktivis ormas berperan dalam transformasi desa. “Kampus dan ormas dapat berperan bersama-sama dalam mengawal isu desa, agar tidak hanya terjebak pada isu anggaran, akan tetapi pada subtansi pemberdayaan warganya,” tegas Imam Aziz. 

Sementara, Ketua Jurusan PMI, Sri Naharin, MSi menyatakan akan menjalin kerjasama dengan Kementrian Desa, PDT dan Transmigrasi, Universitas Gadjah Mada dan Pemkab Pati untuk mengawal isu desa agar dapat terwujud sebagai program kongkret. 

“Staimafa memiliki sumber daya yang siap mengawal pelatihan skill profesional untuk pendamping desa, pembentukan BUMDes dan penyiapan konsep E-Village untuk transformasi desa. Kita sudah mulai dengan riset dan pendampingan masyakat, serta menyiapkan pilot project desa mandiri,” terang Naharin. (Aziz/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Meme Islam, Lomba VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Kamis, 18 Januari 2018

Ki Dalang Asep Sunandar Lakukan Ijtihad Pewayangan

Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un, telah meninggal dunia dalang kondang wayang golek Ki Asep Sunandar Sunarya pada Senin, (31/3). Sebagaimana dilansir Pikiran Rakyat, ia meninggal di sebuah rumah sakit di Bandung, karena serangan jantung. ?

Ki Dalang Asep Sunandar Lakukan Ijtihad Pewayangan (Sumber Gambar : Nu Online)
Ki Dalang Asep Sunandar Lakukan Ijtihad Pewayangan (Sumber Gambar : Nu Online)

Ki Dalang Asep Sunandar Lakukan Ijtihad Pewayangan

Menurut peneliti di Lakpesdam NU Jawa Barat, Asep Salahudin, Asep Sunandar Sunarya atau akrab disapa Abah Asep, pada 10-15 tahun terakhir, tidak hanya berprofesi sebagai dalang murni, melainkan sebagai da’i. Profesinya yang utama sebagai dalang, tetap dilakukannya.

Dalam mementaskan wayang, Asep menilai, selain terampil menggerakkan boneka dengan dialog-dialog jenaka, Abah Asep juga menyampaikan pesan-pesan keislaman melalui tokoh-tokohnya. “Misalnya dalam dialog para punakawan, yaitu Semar dengan anak-anaknya.”

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Abah Asep, tambah Asep melalui saluran telpon pada Senin malam (31/3), mengingatkan kita pada Wali Songo yang melakukan dakwah dengan wayang.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Yang lebih menarik, kata Asep, pesan-pesan keagamaan yang disampakan Abah Asep bukan soal furu’iyah atau fiqih yang formal, melainkan ajaran Islam universal, misalnya ukhwah Islmiyah, kasih sayang, dan persaudaraan.

Ditanya apakah dakwah dengan wayang masih efektif, Asep Salahudin menjelaskan, bisa ya dan tidak. Menurut dia, setiap media itu memiliki segmennya masing-masing. “Wayang bisa jadi efektif bagi para orang tua.”

Tetapi mungkin tidak efektif bagi anak-anak yang baru lahir 10 tahun belakangan ini. Di samping itu, secara kewilayahan, wayang bisa efektif untuk kalangan pedesaan karena selama ini Abah Asep terbukti? banyak diundang manggung di wilayah itu, jarang di perkotaan.

Dalam dunia pedalangan, Abah Asep melakukan modifikasi dalam segi tema yang keluar dari cerita-cerita umum, juga modifikasi tokoh-tokohnya. “Ia telah berijtihad, melakukan modifikasi untuk mendekatkan wayang di dunia yang cepat berubah ini,” pungkas Asep Salahudin. (Abdullah Alawi) ?

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Meme Islam, Budaya, Warta VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Sabtu, 06 Januari 2018

Ini Bahaya Bahan Pemutih Kecantikan Secara Instan

Sidoarjo, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth - Produk pemutih wajah agar terlihat cantik dengan cara instan bisa dipastikan terdiri dari bahan berbahaya. Untuk mengetahui keamanan produk pemutih yang dipakai, Kepala Humas Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo dr Silvy Rahmah Yanthy menganjurkan konsumen untuk mengecek komposisi atau bahan yang digunakan tersebut.

Yang perlu dihindari adalah merkuri atau hydroquinon. Karena bahan yang mengandung merkuri bisa menimbulkan kanker kulit.

Ini Bahaya Bahan Pemutih Kecantikan Secara Instan (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Bahaya Bahan Pemutih Kecantikan Secara Instan (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Bahaya Bahan Pemutih Kecantikan Secara Instan

"Cantik, penilaian yang hampir setiap wanita mendambakannya. Cantik luar, cantik dalam, dan sekarang, ‘maju mundur’-pun harus tetap cantik. Namun, jika produk yang digunakan bisa memutihkan dalam hitungan 2 hingga 4 pekan. sudah memberikan dampak yang berarti, artinya bahan tersebut perlu dicek komposisinya," kata dr Silvy, Sabtu (30/7).

Menurutnya, hydroquinon ini biasanya digunakan dalam produk penghilang flek-flek hitam pada kulit wajah. Namun, untuk hydroquinon ini juga sebaiknya dihentikan pemakaian bila hasil yang diinginkan sudah dicapai. Sebab, batas maksimum hydroquinon yakni 2 persen. Bila lebih dari itu sebaiknya dihindari.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Silvy menyatakan, pemutih yang banyak beredar di pasaran umumnya bekerja dengan menghambat atau membatasi produksi melanin (pigmen penggelap warna kulit). Padahal, zat melanin mempunyai peran penting dalam menghalangi perusakan kulit oleh sinar UV matahari. Perusakan kulit oleh sinar UV matahari bisa membentuk sel kanker. (Moh Kholidun/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Khutbah, Meme Islam, Ubudiyah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock