Tampilkan postingan dengan label Syariah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Syariah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Februari 2018

PBNU: Selesaikan Masalah di Papua Secara Persuasif

Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth 

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa penembakan di Papua yang mengakibatkan 8 personel TNI dan 4 warga sipil meninggal dunia, serta 5 orang lainnya menderita luka.

NU mendesak aparat keamanan segera menuntaskan permasalahan tersebut, namun tidak dengan cara-cara represif. 

PBNU: Selesaikan Masalah di Papua Secara Persuasif (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU: Selesaikan Masalah di Papua Secara Persuasif (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU: Selesaikan Masalah di Papua Secara Persuasif

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, mengatakan peristiwa penembakan kali ini menambah panjang daftar kekerasan di Papua. Polisi dan TNI sebagai aparat penegak hukum diminta secepatnya mengambil langkah bijak penyelesaian. 

"Siapapun pelakunya, kelompok separatisme atau yang lain dengan tujuan tertentu, (penembakan) ini adalah kriminal. Pelakunya harus segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya," tegas Kiai Said di Jakarta, Jumat ( 22/2/2013). 

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Kiai Said juga mengungkapkan rasa dukacita dan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban penembakan tersebut. "Atas nama pribadi dan seluruh Nahdliyin, kami ikut berdukacita. Semoga Allah mengampuni dosa seluruh korban, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," lanjutnya.  

Untuk penuntasan masalah kekerasan di Papua, Kiai Said meminta agar tidak dilakukan dengan mengedepankan cara-cara kekerasan. Ruang dialog sebagai sarana mengurai permasalahan dan menemukan jalan keluar disarankan untuk diperbanyak digelar. 

"Pemerintah pernah sukses menerapkan cara-cara itu di Aceh. Di Papua karakteristiknya tidak jauh berbeda. Jadi saya minta Pemerintah membuka sebanyak-banyaknya ruang dialog, libatkan masyarakat setempat untuk mencari jalan keluar terbaik," urai Kiai bergelar Doktor lulusan Universitas Ummul Qura, Mekah, ini. 

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Menjadi satu agenda dalam penuntasan masalah di Papua, Kiai Said juga mendesak Pemerintah untuk segera merealisasikan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. PBNU diakuinya pernah menerima aduan masyarakat Papua perihal kesenjangan kesejahteraan tersebut. 

"Papua sangat kaya, tapi masyarakatnya tidak merasakan itu secara utuh. Ini juga menjadi PR Pemerintah untuk segera diselesaikan, sekaligus menjadi salah satu cara penyelesaian masalah kekerasan," pungkas Kiai Said. 

Seperti diberitakan, peristiwa penembakan terjadi di dua lokasi berbeda di Papua. Pertama terjadi di posko Tinggi Nambut, Kabupaten Puncak Jaya, yang menewaskan  seorang personel TNI atas nama Pratu Wahyu Prabowo.

Penembakan kedua terjadi di Kampung Tangulinik, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak. 7 personel TNI tewas dalam peristiwa tersebut, yaitu Sertu Ramadhan, Pratu Edi, Praka Jojo Wiharja, Pratu Mustofa, Praka Wempi, Sertu Udin, dan Sertu Frans. Dalam perkembangannya 4 warga sipil juga menjadi korban jiwa dalam peristiwa ini.

 

Redaktur: Hamzah Sahal

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Khutbah, IMNU, Syariah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Selasa, 06 Februari 2018

Konvoi 1000 Sepeda Gowes Meriahkan Pra-Konfercab NU Jombang

Jombang, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth - Sedikitnya sekitar 1000 peminat sepeda gowes dari berbagai komunitas di Jombang ikut memeriahkan kegiatan pra-Konfercab NU di Kota Santri ini. Kegiatan yang dinamai Sepeda Santai ini bertempat di lapangan Universitas Hasyim Asyari (Unhasy) Tebuireng Jombang sebagai titik tolak dan titik finish sekaligus.

Ketua Pelaksana kegiatan Muzadi menyebutkan latar belakang diselenggarakannya kegiatan ini. Menurutnya, selain untuk menyemerakkan Konfercab yang akan berlangsung di Pesantren Tebuireng pada 22-23 April ini, juga sebagai upaya untuk mengajak masyarakat mencintai olahraga sepeda gowes.

Konvoi 1000 Sepeda Gowes Meriahkan Pra-Konfercab NU Jombang (Sumber Gambar : Nu Online)
Konvoi 1000 Sepeda Gowes Meriahkan Pra-Konfercab NU Jombang (Sumber Gambar : Nu Online)

Konvoi 1000 Sepeda Gowes Meriahkan Pra-Konfercab NU Jombang

"Intinya kita ini ingin menyemerakkan Konfercab, di samping itu agar masyarakat khususnya di Jombang mulai membiasakan olahraga dengan sepeda," ujarnya kepada VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth di lokasi kegiatan, Ahad (16/4).

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Salah seorang pengurus GP Ansor Jombang ini menambahkan, minat bersepeda gowes akhir-akhir ini mulai berkurang. Berkembangnya teknologi dengan munculnya beragam alat olahraga yang serba instan membuat kebanyakan masyarakat beralih pada produk baru.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

"Sekarang ini memang sudah mulai berkurang, disebabkan banyak produk-produk baru yang digunakan untuk berolahraga," tambahnya.

Jika olahraga dengan beragam cara tradisional ini tidak mulai ditonjolkan kembali, maka dikhawatirkan seseorang yang sudah berusia lanjut atau dari kalangan ekonomi menengah ke bahwa tidak dapat berolahraga karena masalah ekonomi untuk memperoleh alat-alat olahraga modern.

"Ini bahaya, sementara mayoritas yang sebenarnya butuh olahraga intensif adalah orang-orang yang sudah tua," ujarnya.

Karenanya, momentum pra-Konfercab dengan gelaran kegiatan tersebut dianggap tepat untuk mulai mengembalikan minat olahraga gowes ini yang dapat dilakukan oleh semua kalangan. "Dari berbagai kalangan, semua ikut, dan bisa melakukannya (bersepeda gowes, red)," tuturnya.

Sementara itu, kegiatan ini juga menyediakan berbagai hadiah bagi peserta gowes yang beruntung. Hadiah diperoleh dari sejumlah kupon yang dibeli sebelumnya sebesar 5000 rupiah yang kemudian diundi saat semua peserta gowes mencapai finish. Beberapa hadiah di antaranya puluhan sepeda polygon, kipas angin, televisi, alat masak, dan lain-lain. (Syamsul Arifin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Syariah, Doa, Aswaja VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Kamis, 01 Februari 2018

PBNU Selenggarakan Lokakarya Pembinaan PTNU

Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)  menggelar Lokakarya Pembinaan Perguruan Tinggi NU di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (2/8). Tema yang diambil, “Akselerasi Pengembangan Mutu dan Pembekalan Panduan Teknis bagi Perencanaan Perguruaan Tinggi (PT) NU ke depan”.

PBNU Selenggarakan Lokakarya Pembinaan PTNU (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Selenggarakan Lokakarya Pembinaan PTNU (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Selenggarakan Lokakarya Pembinaan PTNU

Lokakarya diikuti kurang lebih 200 utusan PTNU se-Indonesia, baik jajaran pimpinan PTNU yang sudah eksis maupun panitia pendirian PTNU baru. Turut hadir pula, jajaran PWNU terkait, PP Lajnah Pendidikan Tinggi NU (LPTNU), PP Lembaga Pendidikan Ma’arif NU, dan PP Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) NU.

Acara yang dibuka Waketum PBNU H As’ad Said Ali ini akan mendiskusikan berbagai hal seputar pendidikan tinggi, seperti penjaminan dan perbaikan mutu, manajemen sumber daya manusia, manajemen kewirausahaan, serta starategi dan perencanaan pndirian PTNU.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Ketua panitia penyelenggara A Hanief Saha Ghafur mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud silaturrahim nasional PT di lingkungan Nahdliyin. Tujuan utamanya, memperkuat pembinaan manajemen mutu dan kewirausahaan PTNU yang sudah ada, serta mengembangkan kapasitas dan panduan teknis bagi panitia pendirian PTNU baru dalam menyusun perencanaan ke depan.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Menurutnya, perguruan tinggi ke depan dihadapkan kepada berbagai tantangan dari berbagai arah, dari persoalan mutu akademik, kelangkaan sumberdaya, mengecilnya peluang sumber dana, persaingan ketat, manajemen dan tata kelola yang belum mapan.

“Pengelola perguruan tinggi dituntut menemukan strategi baru dan jalan alternative untuk keluar dari krisis yang mendera,” pintanya.

Redaktur : A. Khoirul Anam

Penulis     : Mahbib Khoiron

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Kyai, Nusantara, Syariah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Sabtu, 27 Januari 2018

PK IPNU-IPPNU Razia HP Pelajar MA Sunan Kalijaga

Batang, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Pimpinan Komisariat MA Sunan Kalijaga Bawang, Batang memiliki program unggulan razia HP. Mereka menyita HP teman-teman sendiri sebelum pelajaran dimulai. Telepon seluler ini dikembalikan ketika para pelajar MA Sunan Kalijaga keluar dari kelas selepas jam sekolah usai.

PK IPNU-IPPNU Razia HP Pelajar MA Sunan Kalijaga (Sumber Gambar : Nu Online)
PK IPNU-IPPNU Razia HP Pelajar MA Sunan Kalijaga (Sumber Gambar : Nu Online)

PK IPNU-IPPNU Razia HP Pelajar MA Sunan Kalijaga

Demikian disampaikan Sekjend PP IPNU H Muhammad Nahdhi saat mengunjungi PK MA Sunan Kalijaga Bawang, Batang, Senin (5/5). Dikemas dengan diskusi terbuka bertajuk “Curhat Bareng Sekjend”, mereka membahas tantangan dan permasalahan di PK IPNU-IPPNU setempat.

“Baru kali ini ada PK berani seperti kalian. Ini luar biasa,” kata Nahdhi.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Menurut Ketua PK IPNU MA Sunan Kalijaga Nurul Anam, kami menyita HP sebelum jam pelajaran dan mengembalikan lagi saat mereka keluar kelas. Dengan itu kami berharap mereka mengikuti kegiatan belajar dan mengajar di kelas dengan konsentrasi penuh.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

“Tapi tantangannya tidak ringan. Kami sering dicemooh teman-teman sendiri karena razia itu,” ujar Anam dan Ketua PK IPPNU MA Sunan Kalijaga Mujariyah, menerangkan program yang sudah berlangsung lebih dari 3 tahun.

Program razia ini didukung Kepala MA Sunan Kalijaga Ahmad Munir Malik. Program itu harus tetap dilanjutkan oleh Pimpinan Komisariat. Munir juga meyakinkan kepada segenap kader untuk tetap semangat dan berani membuat program-program unggulan demi kemajuan pelajar.

Sedangkan Sekjend PP IPNU M Nahdhi juga memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Munir. Selaku kepala madrasah, ia berani mengambil sikap tegas dengan mengubah OSIS menjadi PK IPNU-IPPNU MA Sunan Kalijaga sejak beberapa tahun lalu.

Tampak hadir dalam pertemuan itu Wakil Sekjend PP IPNU Slamet Tuharie dan Koordinator Keorganisasian PP IPNU Abdul Kadir. Mereka juga memberikan motivasi agar PK IPNU-IPPNU MA Sunan Kalijaga menjaga soliditas di kalangan internal pengurus, sehingga program-program yang dijalankan dapat berjalan dengan lancar.

“Demikian tantangan untuk orang-orang yang ingin berbuat baik. Pesan saya, tetap semangat dan yakinkan kepada para siswa MA Sunan Kalijaga bahwa program razia HP dilakukan demi kebaikan mereka,” imbuh Slamet.

Di akhir pertemuan, Munir menyatakan rasa gembira. “Pertemuan ini membanggakan. Setahu saya, baru sekarang ada Sekjend PP IPNU yang mau menyentuh sampai komisariat,” terang Munir. Munir ialah Ketua PC IPNU Batang masa khidmat 2001-2003. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Syariah, Pemurnian Aqidah, Kajian VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Korban Lumpur Lapindo Gelar Cap Jempol Darah dan Pita Hitam

Sidoarjo, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Warga korban semburan lumpur panas Lapindo, utamanya yang rumah dan tanahnya ditenggelamkan lumpur pascaledakan pipa gas milik Pertamina, Rabu, di kawasan sekitar pusat semburan lumpur di Porong, menggelar berbagai aksi, mulai cap jempol darah dan mengenakan pita hitam sambil membagikan selebaran kepada pengguna jalan.

Aksi korban lumpur Lapindo tersebut, sebagai simbolisasi "kematian hati nurani" pemerintah dan Lapindo yang dianggap sudah tidak memperdulikan lagi korban semburan lumpur yang kini menderita tinggal di pengungsian Pasar Baru Porong (PBP) maupun tersebar di rumah kontrakan berbagai daerah.

Para korban lumpur yang sudah menderita atas tragedi semburan lumpur yang sudah berlangsung selama sembilan bulan ini, melakukan berbagai aksi "nekad" tersebut, sebagai upaya memperjuangkan ganti rugi tunai "cash and carry".

Korban Lumpur Lapindo Gelar Cap Jempol Darah dan Pita Hitam (Sumber Gambar : Nu Online)
Korban Lumpur Lapindo Gelar Cap Jempol Darah dan Pita Hitam (Sumber Gambar : Nu Online)

Korban Lumpur Lapindo Gelar Cap Jempol Darah dan Pita Hitam

Pasalnya, pemerintah dan Lapindo masih bersikukuh warga korban lumpur pascaledakan pipa gas milik Pertamina direlokasi plus, yaitu dibangunkan rumah di sekitar Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, dibebaskan cicilan pembayaran rumah dan tambahan uang Rp15 juta per-KK.

Rencananya, cap jempol darah terkumpul, berikutnya akan di kirim ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta. "Kita akan berjuang menuntut ganti rugi ’cash and carry’ sampai titik darah penghabisan. ’cash and carry’ merupakan harga mati," tegas Agustinus Sixon, koordinator aksi cap jempol darah dari warga Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera (TAS) I.

Sementara aksi warga Renokenongo yang juga korban lumpur panas Lapindo pascaledakan pipa gas Pertamina yang mengenakan pita hitam dan membagi selebaran, berisi butuh kepastian dan bukan janji-janji. Mengetuk nurani pemerintah dan Lapindo, terutama Wapres Jusuf Kalla yang takkala berkunjung ke korban lumpur berjanji pemerintah dan Lapindo bertanggunjawab.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

"Saat Wapres ke sini, beliau mengatakan bahwa keluarga Bakrie (pemilik Lapindo Brantas Inc) adalah keluarga baik-baik dan Lapindo pasti bertanggungjawab. Kami butuh kepastian dan bukan janji-janji. Wapres buktikan janjimu," ucap Sumarto, peserta aksi yang warga Renokenongo. (ant/mad)



VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Hikmah, Syariah, Bahtsul Masail VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Kamis, 25 Januari 2018

Guru Aktor Penentu Keberhasilan Peserta Didik

Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Guru adalah aktor utama selain orang tua dan elemen lainnya dalam mencapai keberhasilan dan kesuksesan yang tidak direncanakan. Tanpa keterlibatan aktif seorang guru, pendidikan akan kosong dari apa yang namanya materi ajar, baik dalam bentuk keterampilan maupun ilmu pengetahuan.

Hal itu disampaikan Ketua Pimpinan Cabang (PC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Jakarta Timur D. Lutfi Hakim Wahid pada acara Fun Teaching Day, yang diselenggarakan PC Pergunu Jakarta Timur, di Gedung Pasca Sarjana ? Universitas Islam Attahiriyah Jakarta pekan lalu.

Guru Aktor Penentu Keberhasilan Peserta Didik (Sumber Gambar : Nu Online)
Guru Aktor Penentu Keberhasilan Peserta Didik (Sumber Gambar : Nu Online)

Guru Aktor Penentu Keberhasilan Peserta Didik

Menurutnya, secanggih apapun visi misi suatu lembaga pendidikan, kalau gurunya pasif dan stagnan, maka kualitas pendidikan akan merosot tajam.?

Begitu pun sebaliknya, katanya, selemah apapun visi misi dan kurikulum, tapi kalu gurunya inovatif dan produktif, maka kualitas pendidikan akan maju pesat. Oleh karenanya menjadi wajib keberadaan guru yang ideal.?

Guru ideal, kata Lutfi, harus mengetahui seluruh kebutuhan peserta didik sesuai dengan tingkat perkembangannya, bersahabat dengan murid serta bisa menjadi teman belajar murid, tidak pilih kasih terhadap muridnya, kehadirannya selalu ditunggu oleh muridnya, tegas tapi tetap bijak kepada muridnya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Guru yang ideal juga mampu memberikan contoh yang baik kepada muridnya, seperti jujur, rendah hati, tidak sombong, dan sabar.

“karakter ini makin sempurna ketika dipadukan dengan karakter disiplin kesehariannya, berani dalam memegang prinsip hidup, dan tangguh atau ulet dalam berkarya,” terangnya. (Husni Sahal/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Kajian, Quote, Syariah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Rabu, 24 Januari 2018

Peraih Nobel: RI Berada di Jalur Tepat Hapus Kemiskinan pada 2030

Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Peraih Nobel Perdamaian 2006 asal Banglades, Muhammad Yunus, menilai pemerintah Indonesia berada di jalur tepat untuk memberantas kemiskinan, sehingga kemiskinan di Indonesia dapat berada di titik nol pada 2030.

Penilaian itu dikemukakan Yunus seusai bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan jajaran menteri Kabinet Indonesia Bersatu di Istana Negara Selasa sore.

Peraih Nobel: RI Berada di Jalur Tepat Hapus Kemiskinan pada 2030 (Sumber Gambar : Nu Online)
Peraih Nobel: RI Berada di Jalur Tepat Hapus Kemiskinan pada 2030 (Sumber Gambar : Nu Online)

Peraih Nobel: RI Berada di Jalur Tepat Hapus Kemiskinan pada 2030

Penilaian Yunus itu didasarkan atas pengamatan bankir tersebut atas rekam jejak perjalanan Indonesia dalam memenuhi sasaran tujuan pembangunan milenium (MDGs) guna mengurangi kemiskinan hingga separuhnya pada 2015.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

"Kalkulasi saya berasal dari kenyataan bahwa kita sudah bertekad mengurangi kemiskinan separuhnya pada tahun 2015, seperti dalam MDGs. Nalar saya, bila kita bisa mengurangi sesuatu separuhnya dalam 15 tahun, maka kita akan bisa menguranginya menjadi nol pada 15 tahun berikutnya. Jadi, itu adalah proses secara keseluruhan. Bila kita percaya bahwa kita akan mengurangi kemiskinan separuh pada 2015, kita bisa percaya bahwa kita menjadikannya nol pada tahun 2030," katanya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Yunus menegaskan bahwa Indonesia dan Banglades berada di jalur tepat, yaitu mengurangi separuh kemiskinan pada 2030.

"Jadi, kita bisa melakukannya pada tahun 2030 dan saya bisa mengatakan, kemiskinan setelah itu hanya bisa dilihat di museum, tidak dalam masyarakat lagi, karena sudah hilang," kata Yunus.

Saat ditanya mengenai saran bagi pemerintah Indonesia untuk mempercepat penghapusan kemiskinan, Yunus mengatakan bahwa penghapusan kemiskinan dapat dipercepat dengan memperluas jangkauan kredit, mempermudah layanan dan melakukan lebih banyak kegiatan kemanusiaan untuk menghapus kemiskinan.

Pemerintah, tambah dia, dapat menyediakan kerangka hukum guna memfasilitasi pembentukan bank kredit mikro bagi orang miskin serta menyediakan lembaga mandiri, yang akan mengawasi pelaksanaannya.

Badan pengawas mandiri itu, menurut Yunus, harus bebas dari kekuasaan dan bisa memantau perkembangan dan penyimpangan dari aturan kredit mikro.

"Saya kira ada hal bisa kita ambil pelajaran, terutama tentang penanggulangan kemiskinan," katanya.

Menteri Koordinator Perekonomian Boediono menggarisbawahi pengalaman Yunus memperluas kredit hingga menjangkau kalangan pengemis. Namun, ia tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai cara Indonesia menggunakan pengalaman Yunus untuk proses penghapusan kemiskinan di negeri ini.

Sementara itu, Presiden Yudhoyono dalam sambutannya mengatakan pemerintah Indonesia telah memperluas akses kredit kepada penduduk berpenghasilan rendah untuk mendukung upaya pemerintah mengurangi kemiskinan.

"Dalam upaya memperluas akses pada perusahaan kecil dan rumah tangga, Indonesia telah mencatat sukses dengan keberadaan Bank Rakyat Indonesia unit desa. Sekalipun Indonesia masih memiliki tantangan untuk menjangkau perusahaan kecil dan menengah, yang masih belum memiliki akses terhadap lembaga resmi," katanya.

Pada kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan bahwa perekonomian Indonesia saat ini berada dalam keadaan sehat.

"Produk domestik bruto Indonesia mencapai tingkat enam persen awal tahun ini dan kami harap tumbuh menjadi 6,3 persen pada akhir tahun ini dan pemerintah berharap dapat mencapai mendekati tujuh persen pada tahun depan," katanya seperti dilansir sumber Antara.

Sebagai hasil dari pertumbuhan ekonomi, sambungnya, terjadi pengurangan pengangguran terbuka 550 ribu orang pada masa Febuari 2006-Febuari 2007.

Presiden juga menyebutkan bahwa jumlah penduduk miskin pada Maret 2007 turun 2,14 juta orang bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Pada kesempatan itu, Yunus mengisahkan pengalamannya terjun langsung memerangi kemiskinan dengan cara memberikan pinjaman jumlah kecil kepada rakyat miskin, yang membutuhkan, saat Banglades dilanda bencana kelaparan tahun 1974.

Pria kelahiran Chittagong, Banglades, tersbut mengungkapkan keyakinannya bahwa pinjaman sangat kecil itu dapat membuat perubahan besar terhadap kemampuan kaum miskin bertahan hidup.

Pada tahun 1976, Yunus mendirikan bank Grameen, yang memberi pinjaman kepada kaum miskin di Banglades. Hingga kini, Grameen telah menyalurkan pinjaman lebih dari tiga miliar dolar Amerika Serikat kepada sekitar 2,4 juta peminjam.

Untuk menjamin pembayaran utang, Grameen menggunakan sistem "kelompok setiakawan", yang mengajukan permohonan pinjaman bersama-sama dan setiap anggotanya bertugas sebagai penjamin anggota lain, sehingga mereka dapat berkembang bersama.

Salah satu pesan dipopulerkan Yunus adalah impiannya bahwa pada suatu hari, angkatan muda harus pergi ke museum untuk melihat seperti apa kemiskinan itu.

Menurut Jurubicara Kepresidenan Dino Patti Djalal, undangan untuk Muhammad Yunus ke Jakarta ditulis tangan sendiri oleh Presiden Yudhoyono pada 13 Februari 2007. Realisasi lama dari tanggal pengiriman surat adalah upaya menyesuaikan tanggal antara kedua belah pihak. (dar)Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Syariah, Lomba, Jadwal Kajian VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock