Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Februari 2018

Hadiri Munas-Konbes NU, Ketua Ranting IPNU Patoman Ini Naik Motor Banyuwangi-Lombok

Mataram, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth - Acara Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama 2017 yang dihelat di Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak hanya mendatangkan pengurus struktural PBNU dan PWNU se-Indonesia. Forum ini juga menarik minat warga NU untuk hadir. Mereka kadang menggunakan cara-cara yang nekat.

Choirul Anam (Irul) adalah salah satunya. Ketua Pengurus Ranting IPNU Desa Patoman itu rela mengendarai sepeda motor untuk sampai di lokasi acara.

Hadiri Munas-Konbes NU, Ketua Ranting IPNU Patoman Ini Naik Motor Banyuwangi-Lombok (Sumber Gambar : Nu Online)
Hadiri Munas-Konbes NU, Ketua Ranting IPNU Patoman Ini Naik Motor Banyuwangi-Lombok (Sumber Gambar : Nu Online)

Hadiri Munas-Konbes NU, Ketua Ranting IPNU Patoman Ini Naik Motor Banyuwangi-Lombok

"Tak ada persiapan khusus. Ini spontanitas saat dengar kabar ada Munas, saya dan teman saya langsung berangkat," ujar lelaki kelahiran 18 Oktober 1997 itu.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Irul berangkat dari Banyuwangi pada pukul 22.00 WIB dan sampai di lokasi pada pukul 15.00 WITA. Kurang lebih ia menempuh jarak 267,9 KM. "Kita naik kapal laut dua kali. Pertama dari Jawa ke Bali, lalu dari Bali ke Lombok. Paling lama waktu nyebrang ke Lombok. Empat jam diombang-ambing ombak," ceritanya.

Motivasi Irul hingga nekat sampai ke Lombok sangat sederhana. Sebagai warga NU, ia hanya ingin merasakan suasana acara NU di tingkat Nasional dan kiai-kiai NU yang berasal dari seluruh Indonesia. "Ingin ngalap berkah ketemu para kiai NU se-Indonesia," harapnya.

Upayanya pun tak sia-sia. Sampai di Lombok, Irul langsung menuju lokasi pembukaan Munas di kawasan Islamic Center NTB, di Mataram. Di lokasi pembukaan tersebut, ia bisa bertemu dengan KH Maruf Amin, KH Said Aqil Siroj, KH Maimun Zubair, dan ratusan kiai lainnya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

"Meski tidak bisa salaman, bisa melihat langsung para kiai itu, saya sudah senang," menurutnya.

Tak hanya bertemu dengan para ulama, Irul juga merasa beruntung bisa bertatap muka dengan Presiden RI Joko Widodo dan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. "Akhirnya, saya juga bisa melihat langsung wajah Presiden dan Jenderal," katanya.

Irul mengaku juga bakal mengikuti acara hingga tuntas selain menghadiri rangkaian acara pendukung, seperti seminar umum, bazar, panggung hiburan dan juga ingin ziarah ke makam-makam ulama Aswaja di Lombok. "Eman-eman, jauh-jauh kalau langsung pulang," pungkasnya. (Ayunk notonegoro-Ibnu Tsani/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Kiai, Pesantren, Cerita VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Kamis, 08 Februari 2018

15 Ribu Nahdliyin Sidoarjo Ikuti Jalan Bareng Ansor

Sidoarjo,VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Jalan bareng santri di paseban Alun-alun Sidoarjo dalam rangka memperingati puncak Jambore Harlah Ansor ke-81 diikuti puluhan ribu warga NU dan masyarakat Sidoarjo. Mereka terdiri dari anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua.

15 Ribu Nahdliyin Sidoarjo Ikuti Jalan Bareng Ansor (Sumber Gambar : Nu Online)
15 Ribu Nahdliyin Sidoarjo Ikuti Jalan Bareng Ansor (Sumber Gambar : Nu Online)

15 Ribu Nahdliyin Sidoarjo Ikuti Jalan Bareng Ansor

Meski suasana mendung mengelilingi kota Udang ini, tidak menyurutkan semangat para peserta untuk melangkahkan kakinya guna mengikuti moment yang sangat spesial ini.

Ketua GP Ansor Sidoarjo Slamet Budiono mengatakan bahwa acara puncak jambore jalan bareng santri ini dalam rangka memperingati Harlah Ansor Ke-81. Dalam serangkaian acara ini peserta mendapatkan kupon gratis dari panitia yang akan diundi pada penghujung acara.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

"Alhamdulillah pesertanya melebihi dari target yang ditentukan oleh panitia. Untuk jalan bareng santri ini diikuti sekitar 15.000 peserta dari Banom NU mulai dari Ranting, PAC, PC hingga masyarakat Sidoarjo yang mengikuti Car Free Day di alun-alun Sidoarjo," Ahad (3/5).

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah dalam sambutan pemberangkatannya mengatakan bahwa dalam mengikuti jalan bareng santri ini harus tertib, kondusif dan mematuhi peraturan yang sudah diberikan oleh panitia.

"Saya berpesan kepada semua peserta jalan bareng santri agar mempererat kekeluargaan, persahabatan, persaudaraan dan kebersamaan antar peserta jalan sehat,” tutur Abah Ipul sapaan akrab Bupati.

Nampak hadir dalam acara itu Wakil Bupati Sidoarjo H MG Hadi Sutjipto, Ketua DPRD Sidoarjo H Sulamul Hadi Nurmawan, Ketua GP Ansor Sidoarjo Slamet Budiono, Rektor Unusida, Kepala Kemenag Sidoarjo dan beberapa pejabat di lingkungan Kabupaten Sidoarjo/Forpimda.

Setelah peserta diberangkatkan oleh Bupati, para peserta kemudian menempuh jalan yang sudah ditentukan oleh panitia yakni alun-alun Sidoarjo menuju ke Selatan lewat Slautan, kemudian kembali lagi ke alun-alun Sidoarjo untuk mendapatkan hadiah atau door price dari panitia dan hadiah utama berupa sepeda motor Honda. (Moh Kholidun/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Cerita VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Minggu, 04 Februari 2018

Netizen Berjamaah Ngetwitt #NUJagaNKRI

Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth?

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengatakan, berangkat dari semangat Islam Nusantara, kita harus mempertahankan sumber daya alam gas, minyak, juga budaya, dan hukum negara Indonesia.?

Netizen Berjamaah Ngetwitt #NUJagaNKRI (Sumber Gambar : Nu Online)
Netizen Berjamaah Ngetwitt #NUJagaNKRI (Sumber Gambar : Nu Online)

Netizen Berjamaah Ngetwitt #NUJagaNKRI

Sebab, kata dia, hadits Nabi Muhammad SAW telah mensinyalir akan adanya pihak-pihak yang akan memonopoli air, api, energi dan kekayaan hutan.

Memang, kata Kiai Said, untuk melakukan itu pasti ada tantangan berat. “Namun, harus tetap dilakukan,” katanya di gedung PBNU, Jakarta sesaat sebelum penandatanganan kerja sama PBNU dengan Pertamina di gedung PBNU, Jakarta Rabu (4/1).?

Kiai Said juga mengatakan, jangan meragukan kesetiaan NU terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Meskipun ormas-ormas lain ragu dan takut untuk mengatakannya, NU tetap tidak akan bergeser dari pendirian menjaga NKRI.

Kiai-kiai kampung, lanjut kiai asal Cirebon tersebut, mengajarkan tetangganya untuk berdamai ketika terjadi perselisihan dengan tetangga, menjaga keutuhan keluarga ketika pasangan suami istri terancam perceraian.?

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Itu artinya, lanjut Kiai Said, kiai tersebut sedang mengajarkan untuk menjaga keutuhan negara. ?

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Tentang menjaga NKRI, secara kebetulan, ramai dibicarakan di dunia maya dan ? menjadi trending topic di media sosial Twitter dengan tagar #NUJagaNKRI. Ketika berita ini ditulis, tagar tersebut, telah bertahan di ranking pertama selama dua jam.?

Para netizen menulis twitt, membagikan gambar, meme sambil menyertakan tagar tersebut. Sekretaris Jenderal PBNU Ahmad HelmyFaishal Zaini pada akun pribadinya ?@Helmy_Faishal_Z menulis twitt: ? Tolong-menolong antar sesama, nilai2 luhur bangsa yg harus kita rawat bersama. #NUjagaNKRI. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Cerita, Santri VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Sabtu, 03 Februari 2018

Catatan Seorang Ibu 22 Tahun Lebaran di Luar Negeri

Tidak semua orang bisa mudik ke kampung halaman, berkumpul bersama keluarga, bercengkerama, bersilaturahim, berziarah ke makam leluhur. Tidak semua orang. Contohnya Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muslimat NU Malaysia Mimin Mintarsih. Ia telah 22 tahun tak berlebaran di Indonesia. Berikut catatan ibu 48 tahun yang telah dikaruniai 5 anak tersebut.

Saya sudah 22 tahun di Malaysia dan selama 22 tahun pula berlebaran Idul Fitri belum pernah di kampung halaman, ke Indonesia. Bukannya tidak kangen pulang kampung, tapi dikarenakan liburan sekolah anak-anak hanya satu minggu sehingga tidak cukup untuk lebaran di kampung dengan kondisi jalan yang macet.

Catatan Seorang Ibu 22 Tahun Lebaran di Luar Negeri (Sumber Gambar : Nu Online)
Catatan Seorang Ibu 22 Tahun Lebaran di Luar Negeri (Sumber Gambar : Nu Online)

Catatan Seorang Ibu 22 Tahun Lebaran di Luar Negeri

Selama 22 tahun lebaran di negeri orang membuat saya tidak berkumpul dengan keluarga keluarga yang jauh-jauh. Hanya saya sekeluarga yang tidak dapat datang. Dan jelas saya tidak bisa ziarah kubur kepada ibu dan ayah yang udah wafat.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Kemudian rindu masakan pada hari raya. Biasanya ada lontong, ketupat dan sambal goreng kentang. Memang di Malaysia juga ada, tapi rasanya tidak senikmat ibu yang masak.

Aduh, saya juga rindu keliling silaturrahim ke rumah saudara-saudara dengan berjalan beramai-ramai

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Meski demikian, alhamdulilah di Malaysia, saya mempunya ramai kawan yang dari berbagai macam daerah yang ada di Indonesia; dari kalangan pelajar, pekerja pejabat akan datang ke rumah karena mungkin saya termasuk orang lama di negri jiran ini sehingga ramai yang menganggap saya orang tua khususnya para pelajar.

Alhamdulilah juga saya di Malaysia mempunya orang tua angkat yang asli orang Malaysia sehingga saya bisa silaturrahim ke orang tua angkat pengobat rasa rindu keluarga di kampung.

Untuk melupakan kesedihan karena tidak dapat lebaran di kampung, saya memasak masakan yang biasa dimasak di Indonesia sehingga suasananya hampir sama dengan di Indonesia.

Di antara tetangga satu dengan tetangga lainnya kami saling berkunjung walaupun adat dan budaya berbeda. Selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin... (Red: Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Ubudiyah, Cerita VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Senin, 22 Januari 2018

PMII UNAS Ajak Warga Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Jakarta Selatan, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) Universitas Nasional (UNAS) bekerjasama dengan Senat Fakultas Kesehatan UNAS, menyelenggarakan pemeriksaan gula darah secara gratis dan penyuluhan narkoba di lingkungan RW 02, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (19/11) siang.

PMII UNAS Ajak Warga Cegah Penyalahgunaan Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII UNAS Ajak Warga Cegah Penyalahgunaan Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII UNAS Ajak Warga Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Kecuali itu, mereka juga memfasilitasi warga yang ingin mendonorkan darahnya.

PK PMII UNAS mengimbau warga untuk terus siap dan siaga dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, terutama di kalangan remaja. Warga harus terlibat secara aktif menggalakkan semangat antinarkoba.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Kampanye ini sangat penting “agar peluang pemuda untuk mencapai masa depan cerah tidak terhalang dampak penyalahgunaan narkoba,” kata Ketua PK PMII UNAS Dwi Anggun Cipta, Selasa (19/11) siang.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Kegiatan sosial rutin tahunan ini disambut antusias oleh warga. “Kami sangat bangga dengan adik-adik mahasiswa yang bersedia meluangkan waktu untuk yang memerhatikan dan siaga terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba,” kata Ketua RW 02 H Nurrokhim dalam sambutan pembuka acara.

Warga di lingkungannya, menurut H Nurrokhim, butuh pemahaman lebih terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba. Karena, banyak warganya mempunyai anak remaja.

Sedangkan Ketua Pelaksana Bakti Sosial Harsenda Sari menilai peran penting mahasiswa dalam menjaga keseimbangan sebagai generasi penerus bangsa. Dengan peran sosial nyata itu, elemen mahasiswa telah menjalankan tugas Tridarma perguruan tinggi.

“Untuk itu, PK PMII UNAS tetap menyoroti persoalan narkoba sebagai ancaman generasi pemuda Indonesia,” tegas Harsenda Sari saat ditemui VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth, Selasa (19/11) siang.

Data Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebutkan, pengguna narkoba di setiap tahunnya terus meningkat. Tahun 2013 meningkat 2,3 persen. Karena itu, persoalan narkoba menjadi tanggung jawab kita semua dalam menekan drastis laju angka itu untuk tahun-tahun ke depan, pungkas Harsenda Sari. (Yayan Saputra/AlhafizK)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Nahdlatul, Cerita VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Minggu, 21 Januari 2018

Jamaah Calon Haji Brebes Berangkat Awal

Brebes, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth 

Jama’ah Calon Haji Kabupaten Brebes Tahun 1434 H/2013 M bakal berangkat lebih awal dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kesempatan tersebut membawa keuntungan tersendiri bagi jamaah karena bisa lebih tenang beribadah dan pulang juga lebih awal. 

Jamaah Calon Haji Brebes Berangkat Awal (Sumber Gambar : Nu Online)
Jamaah Calon Haji Brebes Berangkat Awal (Sumber Gambar : Nu Online)

Jamaah Calon Haji Brebes Berangkat Awal

“Jamaah Calon Haji Brebes berangkat pada 12 dan 13 September,” tutur Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) H Imam Hidayat di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Brebes Senin (9/9).

Imam mengaku berbahagia karena persiapan pemberangkatan sudah matang. Karena telah terjalin kerjasama dengan semua pihak. Sebagai pelayan umat, sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk melayani jamaah sesuai dengan Undang-undang Nomor 13 Tahun 2008 yang telah diperbahauri dengan Undang-undang Nomor 34 Tahun 2009. 

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Dalam Pasal 6, tambah Imam, menyebutkan bahwa Pemerintah berkewajiban melakukan pembinaan, pelayanan, dan pelindungan dengan menyediakan layanan administrasi, bimbingan ibadah haji, akomodasi, transportasi, pelayanan kesehatan, keamanan, dan hal-hal lain yang diperlukan oleh jamaah haji.

Dia menjelaskan, jumlah Jamaah Calon Haji yang melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1434 H/2013 M berdasarkan data SISKOHAT sejumlah 1.040 orang. Karena adanya kebijakan pemotongan 20% kuota haji tahun ini, sehingga jumlah jamaah calon haji menjadi 863 orang. Namun telah terjadi mutasi keluar 2 orang,  mutasi masuk 1 orang dan batal tunda 3 orang. 

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

“Sehingga jamaah Calon Haji yang siap diberangkatkan dari Kabupaten Brebes melalui Embarkasi Adi Soemarmo Solo, berjumlah 859 orang,” papar Imam.

Mereka, lanjutnya, terbagi menjadi tiga kelompok terbang; kloter 12 sejumlah 349 orang, kloter 13 sejumlah 368 orang, dan kloter 14 sejumlah 142 orang. Kloter 12 bergabung dengan Kabupaten Pekalongan, kloter 13 utuh, dan kloter 14 bergabung dengan Kabupaten Wonosobo. 

Kloter 12 maktab di Bakhutmah No. maktab 39 No. rumah 830, kloter 13 maktab di Aziziyah No. maktab 12 No. rumah 221, kloter 14 maktab di Mahbas Jin No. maktab 5 No. rumah 109 dan 110. Bila dilihat menurut jenis kelamin, laki-laki 393 orang (45,75 %) dan perempuan 466 orang (54,25%). (Wasdiun/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Cerita, Budaya VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Sabtu, 13 Januari 2018

Biola Idris Sardi Pukau Ratusan Pendekar

Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Maestro biola Indonesia, Idris Sardi memukau ratusan pendekar silat pada pengukuhan Pimpinan Pusat Ikatan Pencak Silat Pagar Nusa, di Pondok Pesantren Al-Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur, Ahad, (21/10).

Biola Idris Sardi Pukau Ratusan Pendekar (Sumber Gambar : Nu Online)
Biola Idris Sardi Pukau Ratusan Pendekar (Sumber Gambar : Nu Online)

Biola Idris Sardi Pukau Ratusan Pendekar

Selepas dhuhur, di pentas pengukuhan, muncul pria menenteng biola. Ia kemudian menggeseknya. Menjerit-jerit, melengking. Kadang seperti gemericik hujan. Nadanya turun naik. Sesekali seperti mengumbar kemarahan. Sesekali selembut ibu mengayunkan bayinya.?

Meski acara belum mulai, pria kelahiran 1938 itu terus menggesek biolanya. Mulai lagu Sepasang Mata Bola, Insyaflah, dan sederet lagu yang tak dikenal hadirin. Ia mengitari sela-sela kursi sambil berjalan perlahan.?

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Gesekan Idris Sardi yang mencintai biola sejak usia 5 tahun, tak ayal, membuat pendekar yang hilir-mudik mempersiapkan acara, berdecak kagum, menggeleng-gelengkan kepala. Sesekali mengabadikannya dalam kamera ponsel.?

Pada acara pembukaan, Idris Sardi kembali menggesek biola Indonesia Raya. Kemudian shalawat Nariyah dan beberapa lagu lain semisal Alhamdulillah yang dipopulerkan Opick dan Amanda.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Hadirin berdiri khidmat. Mereka terpaku ke pentas. “Bulu kuduk saya merinding mendengarnya,” ujar Alip Nuryanto, salah seorang pengurus Pagar Nusa. “Saya hampir menangis ketika ia membawakan Indonesia Raya,” timpal pengurus yang lain.

Selepas tampil, Idris yang mengenakan baju putih dan sarung krem bergaris putih, kemudian menyalami Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Ketua IPSI Prabowo Subiyanto. Kemudian duduk di samping mereka.?

Ia kemudian masuk ruangan. Tapi kembali lagi, menyimak acara hingga usai.

Penulis: Abdullah Alawi

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Anti Hoax, Cerita VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock