Tampilkan postingan dengan label AlaSantri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AlaSantri. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Maret 2018

KH Ahmad Shiddiq tentang Tawasuth dalam Amar Ma’ruf Nahi Munkar

KH Ahmad Shiddiq, Rais ‘Aam PBNU tahun 1984-1991, mengatakan, “Dalam ber-amar ma’ruf dan ber-nahi munkar,watak tawasuth juga tetap menjadi pegangan pokok. Demikian pula dalam pergaulan antara manusia di tengah-tengah masyarakat majemuk. Tawasuth dalam Islam bukanlah hasil dari dialektika tesis dan antitesis yang kemudian menimbulkan sintesis. Tawasuth Islam sudah ditetapkan oleh Allah SWT sesuai “strategi dan skenario agung.

Garapan pokok Islam adalah da‘wah ila-Llâh (ud‘û ilâ sabîli rabbika/wa man ahsana qaulan min man da‘â ila-Lâh, mengajak manusia untuk menempuh jalan Allah, jalan yang diridhai oleh Allah, jalan yang ditunjukkan oleh Allah SWT melalui Rasul-Nya. Dengan membawa Islam dan untuk melaksanakan Islam itulah Allah SWT mengutus para Rasul-Nya.

KH Ahmad Shiddiq tentang Tawasuth dalam Amar Ma’ruf Nahi Munkar (Sumber Gambar : Nu Online)
KH Ahmad Shiddiq tentang Tawasuth dalam Amar Ma’ruf Nahi Munkar (Sumber Gambar : Nu Online)

KH Ahmad Shiddiq tentang Tawasuth dalam Amar Ma’ruf Nahi Munkar

Berbagai macam sarana dapat dipergunakan untuk da‘wah ila-Llâh ini, mulai dari harta benda, tenaga, ilmu, teknologi, wibawa, lembaga sosial dan negara, sebagai salah satu wujud persekutuan sosial plus kekuasaan di dalamnya, juga merupakan salah satu sarana untuk menciptakan tata kehidupan yang diridhai oleh Allah pula, menuju rahmatan lil ‘âlamîn.”

(Penggalan wawancara KH Fahmi D Saifuddin dengan KH Ahmad Shiddiq yang tertuang dalam buku Islam,Pancasila,dan Ukhuwah Islamiyah. Buku yang terbit pertama kali pada tahun 1985 ini merupakan rangkuman dari rekaman wawancara dalam beberapa kali kesempatan sejak sebelum Munas Alim Ulama tahun 1983 hingga jelang Rapat Pleno Gabungan PBNU pada pertengahan tahun 1985)

(Red: Mahbib)

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Anti Hoax, Khutbah, AlaSantri VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

TPQ Mendidik Anak Berakhlak Qur’ani

Demak, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Pendidikan dasar untuk anak usia dini sangat penting. Pendidikan pada umur itu bagaikan menulis di kertas putih dan polos, tergantung siapa menulis dan bagaimana bentuk tulisannya. Di sinilah langkah awal orang tua menanamkan ideologi atau akidah anak sebagai pondasi awal keimanan dan ketakwaan.

Demikian disampaikan salah seorang Ketua Pimpinan Pusat Fatayat NU Hj.Ida Nur Sa’adah saat mengisi ceramah pada wisuda anak anak TPQ dan RA Raudlatun Najah Desa Getas, Kecamatan Wonosalam, Demak, Jawa Tengah, Sabtu malam (29/6).

TPQ Mendidik Anak Berakhlak Qur’ani (Sumber Gambar : Nu Online)
TPQ Mendidik Anak Berakhlak Qur’ani (Sumber Gambar : Nu Online)

TPQ Mendidik Anak Berakhlak Qur’ani

“Pentingnya pendidikan agama dalam hal ini baca Al-Qur’an bagi anak untuk menanamkan dasar atau pondasi keimanan dan ketaqwaannya jadi filter budaya global dalam kehidupannya,” ungkpa Ida.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Dalam kiprahnya, menurut Ida, TPQ selain mendidik santri dalam hal baca tulis Al-Qur’an, juga diharap para guru dalam mengajarkannya bisa mengimplementasikan akhlak anak anak menjadi akhlak Al-Qur’an yang senantiasa membentengi sifat-sifat sayyi’ah (buruk, red.) manusia.

Dalam hal tersebut, ia menukil pendapat Imam Ghozali yang mengatakan kategori sifat manusia yang terbagi empat, yakni sifat subu’iyyah (buas) sifat bihimiyyah (nafsu binatang), sifat syaithoniyyah (nafsu syetan), sifat robbaniyyah (sifat sifat Allah).

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

“Untuk mengembangkan dan mengamalkan sifat robbaniyyah pendidikan agama dan doa orang tua menjadi kunci utama pembentukan generasi yang berakhlkaqul karimah,” terangnya.

Ia juga mengatakan, TPQ mendidik santri membaca Al-Qur’an dengan “murottal mujawwaj” tartil dan benar membentuk akhlak Qur’ani sesuai sifat sifat robbaniyyah.

Dalam kesempatan yang sama pengasuh TPQ dan RA Darun Najah yang juga Syuriyah MWC NU Wonosalam KH Ali Mahmudi menyampaikan, dalam tahun ini lembaga yang diasuhnya berhasil mewisuda 22 santri yang khatam bin nadhor (tartilan 30 juz)  dan khatam juz amma bil ghoib dari 120 santri yang masih aktif belajar,

“Alhamdulillah dalam perkembangannya tiap tahun santri kami bertambah, ini berkat kesadaran warga akan pentingnya baca tulis Al-Qur’an. Di tahun ini kami berhasil mewisuda 22 santri baik bin nadhor 30 juz maupun juz amma bil ghoib,” kata KH Ali Mahmudi.

Acara wisuda dan khaflah akhir sanah tersebut selain dihadiri santri dan wali santri juga dihadiri jamaah dari warga sekitar, selain itu juga dihadiri Pengurus Cabang NU KH Saronji Dahlan, Ketua DPRD Demak KH Muchlasin Daenuri dan Muspika Wonosalam.

Redaktur     : Abdullah Alawi

Kontributor : A.Shiddiq Sugiarto

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Halaqoh, AlaSantri VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Jumat, 23 Februari 2018

Pemuda Ansor Harus Bisa Teladani Sahabat Ansor Rasulullah

Tegal, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Perhelatan Konferensi Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Pagerbarang Kabupaten Tegal, Senin (25/12) berlangsung sukses.

Dalam ajang tersebut secara aklamasi sepakat menetapkan Qomaruzzaman sebagai Ketua PAC Ansor Kecamatan Pagerbarang terpilih masa bakti 2018-2020 menggantikan ketua sebelumnya Faizin.

Pemuda Ansor Harus Bisa Teladani Sahabat Ansor Rasulullah (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemuda Ansor Harus Bisa Teladani Sahabat Ansor Rasulullah (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemuda Ansor Harus Bisa Teladani Sahabat Ansor Rasulullah

 

"Semoga ketua yang nanti terpilih menjadikan PAC GP Ansor Pagerbarang menjadi lebih baik ke depannya," ujar Ketua Konferensi Agung Biyantoro

Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Pagerbarang, Abdul Ghoni Alhafidz menyampaikan apresiasi dan memberikan semangat kepada Pemuda Ansor.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Menurutnya, para pemuda Ansor harus bisa meneladani sahabat Ansor yang dulu membantu dan mengawal Perjuangan Rasulullah SAW.

"Ansor yang sekarang adalah membantu dan mengawal perjuangan para ulama, mengawal NU dan mengawal NKRI.

NKRI jaya dan Pancasila Jaya," tandasnya

Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor NU Kecamatan Pagerbarang demisioner Faizin mengungkapkan, pada masa kepemimpinannya banyak kegiatan yang yang dilaksanakan, meski masih banyak kekurangannya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

"Semoga kaderisasi ini berjalan dengan baik. Kepemimpinan baru di bawah komando Sahabat Qomaruzzaman bisa membawa lebih baik PAC GP Ansor di Kecamatan Pagerbarang ke depan," harapnya

Di sisi lain, Rais Syuriyah MWCNU Kecamatan Pagerbarang Kiai Muhtadi berharap kepada pengurus Ansor yang baru bisa memajukan Ansor dengan program ekonomi.

Konferensi dihadiri Camat Pagerbarang, Kapolsek Pagerbarang, Danramil Pagerbarang, Pengurus MWCNU dan Badan Otonom NU Kecamatan Pagerbarang. (Hasan/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth AlaSantri, Pemurnian Aqidah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Rabu, 21 Februari 2018

Gus Dur: Bencana Tak Usah Dihubungkan dengan Kekuasaan

Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Ketua Dewan Syuro Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mengajak segenap bangsa Indonesia untuk optimis dan rasional dalam menghadapi bencana yang terjadi akhir-akhir ini. Bencana sedianya tidak hanya dilihat dari aspek mistiknya saja.

"Indonesia ini memang rawan bencana, dan bangsa ini harus siap menghadapi dengan perhitungan rasional, nggak usah dihubung-hubungkan dengan berkuasanyya seseorang,” kata Gus Dur dalam Konser Amal DPP PKB untuk gempa Yogyakarta dan Jawa Tengah di Gedung Kesenian Jakarta, Kamis (29/6) malam.

Gus Dur: Bencana Tak Usah Dihubungkan dengan Kekuasaan (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Dur: Bencana Tak Usah Dihubungkan dengan Kekuasaan (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Dur: Bencana Tak Usah Dihubungkan dengan Kekuasaan

Dikatakan Gus Dur, bangsa Indonesia harus memiliki keyakinan untuk bisa bertahan dari segala macam bencana. Menurutnya letak wilayah Indonesia sangat rawan bencana dan butuh pemikiran bagaimana menanggulangi bencana yang akan terus terjadi. Pemerintah diharapkan memperhitungkan faktor posisi Indonesia dalam menjalankan program pembangunannya. “Harus ada langkah-langkah rasional,” katanya di hadapan para tamu dan ratusan massa PKB.

Konser Amal malam itu, menurut  Andi M. Ramly, Ketua Panitia Konser Amal PKB, merupakan bagian dari kepedulian PKB atas musibah yang melanda Yogyakarta dan Jawa Tengah. Diharapkan dari konser amal itu dapat terkumpul Rp. 300 juta, yang rencananya akan langsung diberikan kepada korban gempa pada 9 Juli nanti, dalam acara Tabliq Akbar yang akan diadakan di Bantul, Yogyakarta.

Konser Amal dihadiri sejumlah fungsionaris DPP PKB dan dimeriahkan oleh beberapa artis ibukota, di antaranya Rieke Dyah Pitaloka, Franky Sahilatua, dan Sukilah dengan diiringi musik Ki Ageng Ganjur pimpinan Ngatawi el-Zastrouw. (nam)

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Pendidikan, AlaSantri, Santri VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Minggu, 04 Februari 2018

Pertandingan Sepakbola Api GP Ansor Pacitan Berlangsung Meriah

Pacitan, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth - Nahdlatul Ulama dikenal sebagai jamiyyah yang kaya dengan warna eksotik, mistis, sekaligus spiritual. Untuk terus menjaga kekayaan jagad NU itu, GP Ansor Pacitan menggelar sepakbola api "Brojo Geni" di alun-alun Pacitan, Sabtu (7/10) malam.

Ketua GP Ansor Pacitan Khoirul Anam mengatakan, sepakbola api ini merupakan agenda rutin tahunan sejak 2015 dan digelar untuk memeriahkan tahun baru hijriyah. Brojo geni dikemas dengan pertandingan sepakbola yang diikuti oleh 12 Pimpinan Anak Cabang GP Ansor se-Pacitan.

Pertandingan Sepakbola Api GP Ansor Pacitan Berlangsung Meriah (Sumber Gambar : Nu Online)
Pertandingan Sepakbola Api GP Ansor Pacitan Berlangsung Meriah (Sumber Gambar : Nu Online)

Pertandingan Sepakbola Api GP Ansor Pacitan Berlangsung Meriah

"Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi visi misi kami. Salah satunya yaitu kita erat dengan slogan al-muhafazhah alal qadimis shalih wal akhdzu bil jadidil ashlah. Budaya-budaya dalam Islam, budaya yang ada di kita, khususnya budaya di Pacitan akan terus kami jaga," katanya di hadapan ratusan penonton.

Ia melanjutkan, sepakbola api merupakan budaya lama yang telah mengakar di pesantren sehingga layak diteruskan oleh keluarga besar Nahdlatul Ulama baik Ansor atau Banser. "Secara organisatoris GP Ansor Pacitan tidak menutup diri untuk terus berkembang dan menerima budaya baru yang lebih baik," tegasnya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Agus Susanto saat membaca sinopsis Brojo Geni mengatakan, filosofi permainan bola api yang diajarkan oleh kiai kepada para santrinya mempunyai makna yang dalam. Ketakwaan dilambangkan dengan puasa sebelum memulai permainan, pengendalian nafsu dilambangkan dengan bola api yang selalu menyala dan berbuat baik kepada sesama yang dilambangkan kerja sama saling menghargai antarpemain.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Pertandingan sepakbola brojo geni ditandai dengan tendangan pertama yang dilakukan oleh Wakil Bupati Pacitan H Yudhi Sumbogo, didampingi Rais Syuriyah PCNU KH Abdullah Sadjad, Ketua PCNU Pacitan KH Mahmud, dan Kepala Kankemenag Pacitan H Nurul Huda.

Para pemain sepakbola api ini sebagian besar merupakan anggota Banser. Setiap tim terdiri dari lima orang pemain. Pertandingan digelar seperti layaknya pertandingan futsal biasa yang dipimpin oleh seorang wasit.  Sebelumnya para pemain telah melakukan tirakat dan ritual khusus, serta telah melewati serangkaian proses latihan.

Bola yang digunakan merupakan bola khusus yang terbuat dari sabut kelapa. Bola terlebih dahulu direndam ke dalam minyak tanah dan disulut api hingga terbakar. Butuh kemampuan khusus untuk memainkan permainan ala pesantren itu. Mereka yang pemberani sanggup berebut bola dan menendangnya ke gawang.

Antusias pemain dan penonton sepakbola api cukup besar sehingga pertandingan berlangsung dengan semarak. Para pemain menyuguhkan permainan terbaiknya dengan penuh sportivitas. Selama permainan berlangsung, dibacakanlah sholawat dan syi’iran Jawa yang dibawakan oleh jam’iyyah shalawat dari MWCNU Kecamatan Kebonagung.

Keluar sebagai juara pada pertandingan sepakbola api ini, tim Brojo Geni PAC GP Ansor Pringkuku setelah mengalahkan tim PAC Ngadirojo dengan skor akhir 2-1. Sementara juara tiga bersama diraih PAC Arjosari dan PAC Pacitan kota.

Pertandingan sepakbola api brojo geni ini terselenggara berkat kerja sama seluruh badan otonom Nahdlatul Ulama Pacitan. (Zaenal Faizin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Tokoh, AlaSantri VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Jumat, 26 Januari 2018

IPNU-IPPNU Purworejo Luncurkan Toko Online

Purworejo, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

IPNU-IPPNU Purworejo meluncurkan Toko Online Pelajar NU, Jumat (8/4) yang beralamatkan di toko.pelajarnupurworejo.org. Toko Online ini akan menjadi sub-fasilitas dari web utama pelajarnupurworejo.org. Meski masih dalam tahap pengembangan, toko online ini sudah mulai bisa digunakan. Pengunjung bisa dengan mudah mendaftar untuk kemudian posting hasil dagangannya. Untuk Mendaftar pun sangat mudah tidak memakan waktu sampai 5 menit.

Menurut ketua IPPNU Purworejo, Rani Pranita, toko online ini dibuat mengingat fenomena kader di daerah yang sebenarnya memiliki banyak usaha, baik dalam bentuk jasa maupun kerajinan namun kesulitan memasarkannya.

IPNU-IPPNU Purworejo Luncurkan Toko Online (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Purworejo Luncurkan Toko Online (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU Purworejo Luncurkan Toko Online

"Banyak sekali rekanita IPPNU maupun temen-temen di IPNU di desa-desa yang kesulitan mengembangkan produknya. Mau memasarkan online susah. Membuat website harus mengeluarkan biaya dan susah, jadi kita sediakan ruangnya. Mudah diakses mudah digunakan,” terang Rani Pranita.

Rencananya toko online ini akan disosialisasikan secara menyeluruh baik secara online maupun lewat turba ke daerah-daerah. Rani berharap, IPNU-IPPNU benar-benar bisa menjadi teman dalam memaksimalkan potensi anak muda.

"Ini salah satu tantangan IPNU-IPPNU kedepan. IPNU-IPPNU tidak lagi hanya mencari kader dan kader tanpa tahu cara memaksimalkan potensi mereka," sambung Rani. (AN Khoirul Faizun/Fathoni)

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth AlaSantri, Quote, Sejarah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Kamis, 25 Januari 2018

Kiai Hasyim Muzadi dan Sandal Orang Kristen

Kiai Hasyim Muzadi dalam sebuah ceramah pernah berkisah tentang orang Kristen yang heran atas perilaku umat Islam ketika beribadah. “Gimana orang Islam ini. Wong ibadah kok sandalnya sering hilang?!”

Ledekkan ini dibalas santai Kiai Hasyim. “Ya mesti saja hilang, lha wong sandalnya enggak dipakai. Nah, sampean kan sepatunya dipakai pas di gereja.”

Kiai Hasyim Muzadi dan Sandal Orang Kristen (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Hasyim Muzadi dan Sandal Orang Kristen (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Hasyim Muzadi dan Sandal Orang Kristen

“Jadi yang hilang bukan sepatunya tapi sepeda motornya,” tambah Kiai Hasyim disambut tawa hadirin. ? (Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Pendidikan, AlaSantri VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock