Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Februari 2018

Akhir Kepengurusan PB Kopri Gelar Sekolah Kader

Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth?

Memperingati hari Kartini, Pengurus Besar Korps PMII Putri (Kopri) menggelar Sekolah Kader Kopri Nasional (SKKN) angkatan ketiga diakhir kepengurusan, Jumat (21/04), di Gedung Balai Besar Pengembangan Latihan Masyarakat, Jalan Penganten Ali No. 71 A Ciracas Jakarta Timur.

Ketua Umum PB Kopri Ai Rahmayanti, mengungkapkan mengenai kedisiplinan kader-kader Kopri yang mengikuti acara ini.

Akhir Kepengurusan PB Kopri Gelar Sekolah Kader (Sumber Gambar : Nu Online)
Akhir Kepengurusan PB Kopri Gelar Sekolah Kader (Sumber Gambar : Nu Online)

Akhir Kepengurusan PB Kopri Gelar Sekolah Kader

"Yang dititikberatkan hari ini dalam SKKN, harus mampu untuk disiplin," ucap Ketua Umum di awal sambutannya.

Pengalaman perempuan menjadi suasana bersama yang dapat menjadi kebijakan. Ini sebabnya, agar organisasi perempuan harus ada.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

"Organisasi perempuan, Kopri, harus tetap ada," tegas perempuan anak satu itu melanjutkan.

Keberadaan Kopri tidak hanya melahirkan elit-elit kepemimpinan. Karena cukup menjadi figur yang bagus, sudah bisa menjadi pemimpin. Tetapi, bagaimana Kopri dapat memberikan kebermanfaatan bagi orang banyak.

"Kopri tidak hanya berorientasi menjadi pemimpin, tapi harus cari kebermanfaatan kepada banyak orang," lanjut Ai Rahmayanti diakhir sambutan.

Kegiatan yang dijadwalkan dari tanggal 20-23 April ini dihadiri oleh 30 peserta dari berbagai provinsi.

Masih di dalam forum yang sama, gerakan perempuan masa kini perlu mengedepankan intelektual.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

"Langkah awal generasi maju, kunci kalian perbanyak membaca dan menulis," ujar Nihayatul Wafiroh salah satu pemateri SKKN. (Robiatul Adawiyah/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Nahdlatul, Doa, Santri VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Selasa, 06 Februari 2018

Konvoi 1000 Sepeda Gowes Meriahkan Pra-Konfercab NU Jombang

Jombang, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth - Sedikitnya sekitar 1000 peminat sepeda gowes dari berbagai komunitas di Jombang ikut memeriahkan kegiatan pra-Konfercab NU di Kota Santri ini. Kegiatan yang dinamai Sepeda Santai ini bertempat di lapangan Universitas Hasyim Asyari (Unhasy) Tebuireng Jombang sebagai titik tolak dan titik finish sekaligus.

Ketua Pelaksana kegiatan Muzadi menyebutkan latar belakang diselenggarakannya kegiatan ini. Menurutnya, selain untuk menyemerakkan Konfercab yang akan berlangsung di Pesantren Tebuireng pada 22-23 April ini, juga sebagai upaya untuk mengajak masyarakat mencintai olahraga sepeda gowes.

Konvoi 1000 Sepeda Gowes Meriahkan Pra-Konfercab NU Jombang (Sumber Gambar : Nu Online)
Konvoi 1000 Sepeda Gowes Meriahkan Pra-Konfercab NU Jombang (Sumber Gambar : Nu Online)

Konvoi 1000 Sepeda Gowes Meriahkan Pra-Konfercab NU Jombang

"Intinya kita ini ingin menyemerakkan Konfercab, di samping itu agar masyarakat khususnya di Jombang mulai membiasakan olahraga dengan sepeda," ujarnya kepada VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth di lokasi kegiatan, Ahad (16/4).

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Salah seorang pengurus GP Ansor Jombang ini menambahkan, minat bersepeda gowes akhir-akhir ini mulai berkurang. Berkembangnya teknologi dengan munculnya beragam alat olahraga yang serba instan membuat kebanyakan masyarakat beralih pada produk baru.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

"Sekarang ini memang sudah mulai berkurang, disebabkan banyak produk-produk baru yang digunakan untuk berolahraga," tambahnya.

Jika olahraga dengan beragam cara tradisional ini tidak mulai ditonjolkan kembali, maka dikhawatirkan seseorang yang sudah berusia lanjut atau dari kalangan ekonomi menengah ke bahwa tidak dapat berolahraga karena masalah ekonomi untuk memperoleh alat-alat olahraga modern.

"Ini bahaya, sementara mayoritas yang sebenarnya butuh olahraga intensif adalah orang-orang yang sudah tua," ujarnya.

Karenanya, momentum pra-Konfercab dengan gelaran kegiatan tersebut dianggap tepat untuk mulai mengembalikan minat olahraga gowes ini yang dapat dilakukan oleh semua kalangan. "Dari berbagai kalangan, semua ikut, dan bisa melakukannya (bersepeda gowes, red)," tuturnya.

Sementara itu, kegiatan ini juga menyediakan berbagai hadiah bagi peserta gowes yang beruntung. Hadiah diperoleh dari sejumlah kupon yang dibeli sebelumnya sebesar 5000 rupiah yang kemudian diundi saat semua peserta gowes mencapai finish. Beberapa hadiah di antaranya puluhan sepeda polygon, kipas angin, televisi, alat masak, dan lain-lain. (Syamsul Arifin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Syariah, Doa, Aswaja VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Senin, 05 Februari 2018

Ketua NU Sulsel 1988-1995 Tutup Usia

Makassar, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Innalillahi wainna ilaihi rajiun, mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sulawesi Selatan Gurutta Abdurrahman atau dikenal dengan H Abdurrahman “Bola Dunia” pulang ke rahmatullah, Ahad (15/2), pukul 20.00 WIB. Jenazah disemayamkan di kedimannya di Jalan Ade Irma Nasution D 16, Makassar, Sulsel.

Abdurrahmann merupakan pendiri dan saat ini Ketua Badan Pengawas Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali Makassar yang menaungi salahh satu perguruan tinggi NU, yakni Universitas Islam Makassar (UIM). Ia dikenal  banyak berkorban dan berkontribusi dalam pengembangan pendidikan di Sulsel.

Ketua NU Sulsel 1988-1995 Tutup Usia (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketua NU Sulsel 1988-1995 Tutup Usia (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketua NU Sulsel 1988-1995 Tutup Usia

Abdurrahman pernah pula memegang amanah sebagai Sekretaris PWNU Sulsel sebelum akhirnya menjadi ketua PWNU Sulsel untuk periode 1988-1995.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

PWNU Sulsel dan keluarga besar UIM menyampaikan duka mendalam atas wafatnya tokoh NU ini. Tampak hadir di kediamannya malam itu Rektor UIM Dr Majdah M Zain, Ketua PCNU Makassar H Abd Wahid Thahir, serta segenap pengurus NU dan civitas akademika UIM lainya. (Andy Muhammad Idris/Mahbib)

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Kyai, Doa, Internasional VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Rabu, 31 Januari 2018

Mengangkat tangan dan Mengusap Muka ketika Berdo’a

Pada dasarnya mengangkat tangan ketika berdo’a dan dan mengusap wajah sesudahnya bukanlah sekedar tradisi yang tanpa dasa. Keduanya merupakan sunnah Rasulullah saw. sebagaimana termaktub dalam salah satu haditsnya yang diceritakan oleh Ibn Abbas:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?  ? (? ? ?)

Apabila engkau memohon kepada Allah, maka bermohonlah dengan bagian dalam kedua telapak tanganmu, dan jangan dengan bagian luarnya. Dan ketika kamu telah usai, maka usaplah mukamu dengan keduanya.

Demikian pula keterangan para ulama dari beberapa kitab. Bahkan mereka menganjurkan ketika semakin penting permintaan agar semakin tinggi pula mengangkat tangan. Adapun ukuran mengangkat tangan adalah setinggi kedua belah bahu. Dalam I’anatut Thaibin Juz Dua diterangkan:

Mengangkat tangan dan Mengusap Muka ketika Berdo’a (Sumber Gambar : Nu Online)
Mengangkat tangan dan Mengusap Muka ketika Berdo’a (Sumber Gambar : Nu Online)

Mengangkat tangan dan Mengusap Muka ketika Berdo’a

? ? ? ? ? ? ? ? ?

Dan diwaktu berdoa disunnahkan mengangkat kedua tangannya yang suci setinggi kedua bahu, dan disunnahkan pula menyapu muka dengan keduanya setelah berdo’a.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Keterangan ini ditambahi oleh keterangan Syaikh Muhammad bin Sulaiman al-Kurdy dalam Al-Hawasyil Madaniyyah  dengan sangat singkat.

? ? ? ? ? ? ? ?

Batas maksimal mengangkat tangan adalah setinggi kedua bahu, kecuali apabila keadaan sudah amat kritis, maka ketika itu bolehlah melewati tinggi kedua bahu.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

 Akan tetapi, di masa sekarang ini banyak kelompok yang meragukan dan menyangsikan sunnah Rasulullah saw ini. mereka meanyakan kembali tentang keabsahannya. Sungguh hal ini bukanlah sesuatu yang baru karena dulu telah disinggung oleh pengarang kitab al-Futuhatur rabbaniyyah:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Sang pengarang telah berkata bahwa “telah ada hadits-hadits yang tak terbatas banyaknya mengenai mengangkat tangan ke langit ketika berdo’a, barang siapa menganggap itu tidak ada, maka ia telah keliru.

Red. Ulil H.  

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Anti Hoax, Sholawat, Doa VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Selasa, 30 Januari 2018

Keajaiban Gus Dur dalam Angka 9

Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Asmaul Husna jumlahnya 99. Sebuah angka yang tentunya hanya Allah sendiri yang tahu. Yang jelas, angka 9 menyimpan sebuah rahasia yang penuh dengan makna. Termasuk misteri angka pada kematian Gus Dur.

Bila dikaji secara mendalam, ternyata meninggalnya Gus Dur, baik berkaitan dengan jam, tanggal, maupun tahun ternyata menyimpan makna dan mengandung nilai yang amat tinggi. Memang ini hanya istilahnya ilmu gotak gatok, tetapi mengapa kok semuanya mengarah sama, yakni jumlahnya 9.

Keajaiban Gus Dur dalam Angka 9 (Sumber Gambar : Nu Online)
Keajaiban Gus Dur dalam Angka 9 (Sumber Gambar : Nu Online)

Keajaiban Gus Dur dalam Angka 9

Hal inilah yang semakin membuat Ki Agem Cemeng, spritualis asal Tuban Jawa Timur ini meyakini bahwa Gus Dur adalah sang wali Katon sebagaimana dikutip dalam tabloid Posmo.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Masya Allah – lanjut Ki Agem Ceng – Gus Dur Wafat pukul 18 menit ke-45. Tanggal 30 bulan 12, tahun 09. Kalau diamati semua angka tersebut bila dikalikan angka itu sendiri jumlahnya adalah 9. Coba kita hitung :

18 x 18 = 324 =

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

3 + 2 + 4 = 9

45 x 45 = 2025

2 + 0 + 2 + 5 = 9

30 x 30 = 900

9 + 0 + 0 = 9

12 x 12 = 144

1 + 4 + 4 = 9

09 x 09 = 81 =

8 + 1 = 9

Kalau semuanya dikalikan jumlahnya juga 9 :

18 x 45 x 30 x 12 x 09 = 2624400=

2 + 6 + 2 + 4 + 4 + 0 + 0 = 18 =

1 + 8 = 9

Apakah jumlah hitungan itu hanya kebetulan ?  tanya Ki Agem Cemeng, “Saya yakin Allah SWT telah menunjukkan rahmat dan kekuasaaannya dengan mengambil Gus Dur ke pangkuannya.

Surat Al-Kahfi

Lalu ada apa dengan jam 18.45 ? Bagaimana kalau dihubungkan dengan Alquran ? coba kita lihat bahwa surat ke 18 dan ayat ke 45 (Al Kahfi) diibaratkan air hujan yang turun dari langit dan memberi kesejukan/perdamaian di bumi, kemudian kembali lagi ke sisi Allah SWT dengan kuasanya.

Bila dilihat dari sisi lebih jauh lagi, 18 dan 45 atau 9-9, disini Gus Dur merupakan cerminan ‘ana al haq, wahdatul wujud, menunggale kawulo lah Gusti”.

Segoro

Menurut hitungan Jawa, kematian Gus Dur 18.45 sudah masuk Kamis Pon. Kamis 8, Pon 7 jumlahnya 15. Kalau dihitung lagi telah jatuh pada hitungan “segoro”. Karena Gus Dur milik bangsa, maka bangsa dan negara dalam situasi makmur. Aman (segoro). Termasuk pemerintahan SBY aman tak luput juga Budiono dan Sri Mulyani. Ya Gus Dur juga humanis sih..selain pluralis. Yang jelas, meninggal jatuh hitungan segoro itu yang ditinggalkan akan aman baik pemerintahan maupun keluarganya.

Sang Wali

Benarkan Gus Dur merupakan wali ? Jauh sebelum meninggal Ki Agem Cemeng telah menulis di Posmo beberapa edisi bahwa Gus Dur adalah wali katon. Dia mengatakan begitu karena sepak terjangnya benar-benar telah menunjukkan syarat seorang wali. Ucapannya banyak menjadikan pelajaran kepada siapapun yang mau mempelajarinya, tidak pernah sakit hati meski seringkali disakiti hatinya. Tidak takut pada manusia, apalagi pemerintah.

“Gus Dur, jelas sosok waliullah”, terang Ki Ageng Cemeng. Bahkan ditanah Jawa jauh sebelumnya seperti dalam serat Jongki Joyoboyo bahwa akan muncul di “tanah jawa” orang yang tidak bisa melihat, tetapi mau menghitung bintang, tidak bisa berjalan tapi mampu mengelilingi jagat/dunia dan orang ini yang akan mengadakan penataan, pemerataan, dan pembaharuan. Kalau dipandang dari sudut itu maka Gus Dur bukan tingkatan wali tetapi sulthonul aulia yang muncul dari tanah Jawa abad sekarang yakni 21. Gus Dur juga pernah akan dinobatkan sebagai  Mursyid taarekat Qodiriyah se Asia Tenggara namun hal itu ditolaknya. Hal itu bisa disadari karena Gus Dur milik semua umat dan golongan.

Redaktur: Mukafi Niam 

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth PonPes, Doa VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Sabtu, 27 Januari 2018

Ansor Lampung Ciptakan Pemimpin Berkualitas Lewat PKL - Susbalan

Lampung Timur, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Lampung bertekad menciptakan pemimpin berkualitas melalui Pendidikan Kepemimpian Lanjutan (PKL) dan Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) Provinsi Lampung Angkatan II.

Ansor Lampung Ciptakan Pemimpin Berkualitas Lewat PKL - Susbalan (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor Lampung Ciptakan Pemimpin Berkualitas Lewat PKL - Susbalan (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor Lampung Ciptakan Pemimpin Berkualitas Lewat PKL - Susbalan

Kepala Satuan Koordinator Wilayah (Satkorwil) Banser Lampung Tatang Sumantri di Desa Tanjung Tirto, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, Minggu (11/1) mengharapkan pengkaderan berjalan sesuai target.

"Harapan lain dari kegiatan ini juga untuk menciptakan kepemimpinan berkualitas dengan kepemimpinan, sumber daya manusianya juga menjadi lebih maju," paparnya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Ia menilai, kualitas GP Ansor Lampung yang bagus harus semakin ditingkatkan dan perlu "support" untuk para kader dari pimpinan pusat dan wilayah. Hasil diharapkan atas kegiatan itu ialah pemimpin yang betul-betul mandiri, bisa berwirusaha sebagaimana PC GP Ansor Way Kanan yang berjualan madu sebagai salah satu contoh bentuk kemandirian.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

"Ini perlu, supaya Ansor tidak tergantung pada pihak ketiga," ujar Tatang yang dalam kegiatan tersebut menjadi Ketua Panitia Pengarah (Stering Comite) itu pula.

Ketua Panitia Pelaksana PKL dan Susbalan Angkatan II Provinsi Lampung M Muslih menambahkan, tema kegiatan berlangsung Sabtu (10/1) hingga Rabu (14/11) ialah "Menciptakan Pemimpin Yang Mandiri dan Bermatabat".

"Kami berharap kegiatan ini menambah pengetahuan bagi kader dan bisa memberi kontribusi pada cabang-cabang GP Ansor di 15 kabupaten/kota di Lampung," ujar Ketua Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor Way Kanan Hasyim Asari yang menjadi salah satu peserta kegiatan tersebut. (Gatot Arifianto/Abdullah Alawi)

Keterangan foto Kasatkorwil Banser Lampung Tatang Sumantri? memberikan arahan pada peserta PKL dan Susbalan.

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Doa, Kajian Sunnah, Ubudiyah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Sabtu, 20 Januari 2018

Puasa-puasa Istimewa di Bulan Rajab

Keistimewaan bulan rajab sebagai syahrullah ditandai dengan beberapa pelipat gandaan pahala yang disediakan oleh Allah swt kepada mereka yang berpuasa di dalam bulan Rajab. Di bawah ini akan diterangkan berbagai macam fadhilah puasa pada bulan Rajab.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ?

Puasa-puasa Istimewa di Bulan Rajab (Sumber Gambar : Nu Online)
Puasa-puasa Istimewa di Bulan Rajab (Sumber Gambar : Nu Online)

Puasa-puasa Istimewa di Bulan Rajab

Barang siapa puasa di awal bulan rajab bandingannya seperti puasa satu bulan penuh. Dan barang siapa puasa tujuh hari (di bulan Rajab) maka tertuplah baginya ketujuh pintu neraka jahanam, dan barang siapa puasa delapan hari ? (di bulan Rajab) maka dibukakan untuknya kedelapan pintu surga, dan barang siapa puasa sepuluh hari (di bulan Rajab) maka Allah swt akan mengganti semua amal buruknya dengan kebaikan, dan barang siapa puasa delapan belas hari (di bulan Rajab), maka akan dia akan mendapat panggilan dari langit “sungguh telah siampuni dosamu, maka mulailah lagi beramal”

Sebagain hadits menjelaskan bahwa imbalan yang disediakan oleh Allah swt untuk mereka yang berpuasa di hari pertama bulan Rajab adalah dijauhkan dari dosa-dosa sebagaimana jauhnya langit dan bumi.

Sedangkan shabat Anas bin Malik menyatakan:

? ? ? ? ? "? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Barang siapa berpuasa di awal bulan Rajab, Allah menggugurkan dosa yang dilakukannya selama dua tahun, dan barang siapa puasa selama lima belas hari di bulan Rajab Allah akan menghisabnya (nanti di hari kiamat) dengan hisab yang gampang. Dan barang siapa berpuasa tiga puluh hari selama bulan Rajab Allah akan meridhainya dan tidak menyiksanya.

Pada hari yang sama pula dulu Nabi Nuh as. dan para pengikutnya berpuasa ketika berada di atas perahu. Hal ini pernah dijelaskan Rasulullah saw:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

Ingatlah bahwa Rajab adalah termasuk bulan yang mulia, pada bulan inilah Allah swt menaikkan Nabi Nuh as di atas perahu. Maka nabi Nuhpun berpuasa di atas perahu, demikian pula ia memperintahkan puasa semua pengkutnya. Allahpun menyelamatkan mereka (dari tenggelam) dan Allah membersihkan bumi ini dari kekufuran dan kekejian dengan banjir thufan.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Selain puasa-puasa yang tersebut di atas juga ada puasa istimewa pada tanggal 27 Rajab. Sebagaimana keterangan Rasulullah saw dalam haditsnya:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Barang siapa puasa pada hari dua puluh tujuh di bulan Rajab ditulis untuknya pahala puasa selama enampuluh bulan. Itulah hari pertama Jibril turun membawa risalah kepada Rasulullah saw”

Dalam hadits lain diterangkan pula:

? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.. Bahwa sannya dalam bulan Rajab ada satu malam dan satu siang istimewa, barang siapa yang berpuasa di siang harinya dan beirbadah di malam harinya, maka bagi orang tersebut ditulis pahala puasa seratus tahun lengkap dengan ibadah di malam harinya. Hari itu adalah hari ketiga ketrakhir dari bulan Rajab, yaitu hari diutusnya Nabi kita saw. ? (red. Ulil H)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Doa, Sejarah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Selasa, 16 Januari 2018

Penulis Keislaman Jatim Pertegas Pengarusutamaan Islam Moderat di Internet

Surabaya, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth 

Puluhan penulis keislaman moderat di Provinsi Jawa Timur berkumpul di Hotel Sahid Surabaya sejak Sabtu (2/12). Mereka hadir mengikuti Workshop Penulisan Konten-konten Keislaman yang berlangsung hingga Ahad (3/12).

Direktur VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth, Mohamad Syafi Alielha mengatakan hal yang melatarbelakangi kegiatan tersebut lantaran banjirnya informasi di internet yang tak mungkin dibendung dan harus disiasati.

Penulis Keislaman Jatim Pertegas Pengarusutamaan Islam Moderat di Internet (Sumber Gambar : Nu Online)
Penulis Keislaman Jatim Pertegas Pengarusutamaan Islam Moderat di Internet (Sumber Gambar : Nu Online)

Penulis Keislaman Jatim Pertegas Pengarusutamaan Islam Moderat di Internet

"(Caranya adalah) bagaimana membuat informasi positif tetap lebih dominan ketimbang (informasi) negatif," kata Savic, sapaan akrabnya.





Menurut Savic teknologi siber yang mudah dan murah mendorong banyak orang untuk berselancar ria di dunia maya. Apabila konten positif selalu tampil terdepan, kemungkinan netizen terpapar radikalisme dan hoaks atau berita fiktif dapat diminimalisasi. 

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

"Usaha ini memang berangkat dari asumsi bahwa hampir mustahil kita menghapus atau memblokir seluruh konten yang dianggap negatif. Karenanya, perang isi menjadi amat relevan," terang pria yang juga aktivis 98 itu.

Secara sistematis, lanjut dia, perang konten tersebut hanya bisa maksimal apabila media-media Islam moderat melakukan konsolidasi dan berusaha meningkatkan kapasitasnya. Perspektif keadilan atau perdamaian bisa mendominasi jagat maya jika para produsen informasi relatif bergerak simultan dengan konsep-konsep gerakan yang terencana.

"Pengumpulan bahan, pengorganisasin tema, pengelolaan sumber daya manusia, dan perumusan strategi kampanye menjadi kata kunci dalam solusi ini," ulasnya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Tiga Hasil Akhir

Savic juga memaparkan ada tiga pokok penting yang ingin dihasilkan dari kegiatan ini. Pertama, melahirkan cara pandang dan kesadaran bersama tentang Islam yang damai dan toleran. 

"Kemudian yang kedua, untuk melakukan perlawanan (counter) terhadap infiltrasi dan serangan kelompok-kelompok yang membawa ideologi/paham keagamaan transnasional, yang intoleran," lanjutnya.





Savic berkeyakinan kelompok-kelompok tersebut akan merusak kehidupan keagamaan masyarakat dan berpotensi memecah eksistensi negara Indonesia yang didasarkan pada Pancasila dan NKRI.





Adapun tujuan ketiga yakni untuk memproduksi konten-konten keislaman yang berpijak pada paham Islam rahmatan lil alamin.

"Forum ini dalam rangka melahirkan cara pandang dan kesadaran bersama tentang Islam yang damai dan toleran, serta membuat informasi positif di dunia maya," tandasnya,

Forum yang dihadiri dan dibuka oleh Ketua PBNU Robikin Emhas itu dirancang sebagai penguatan konten keislaman dan diharapkan nantinya dapat menghasilkan output yang bersifat operasional dalam penulisan konten keislaman di berbagai media.

Strategi yang dipakai dalam Workshop Penulisan Konten-konten Keislaman tersebut dikemas dalam diskusi bagaimana memperkuat konten positif, berbagi pengalaman penulisan, serta pengembangan narasi penulisan. (Mochamad Nur Rofiq/Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Doa, Ulama, RMI NU VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Senin, 15 Januari 2018

Pemuda Ansor Pengawal Ulama Aswaja

Demak, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Demak H. Abdurrahman Kasdi mengatakan, bahwa Ansor merupakan pemuda pengawal para kiai, ulama, dan juga pengawal faham Ahlussunnah wal Jamaah.

Pemuda Ansor Pengawal Ulama Aswaja (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemuda Ansor Pengawal Ulama Aswaja (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemuda Ansor Pengawal Ulama Aswaja

“Dengan mengembangkan sayap lembaga Rijalul Ansor, Ansor Demak ingin menyiapkan kader ulama dan kiai dari Ansor melalui kajian-kajian keIslaman, Bahtsul Kutub, Majlis Dzikir dan shalawat, kita harapkan lahir para kader ulama dan kader kiai dari Ansor,” Harap Durrahman.

Durrahman menyampaikan dalam rangkaian Pelantikan PC GP Ansor Kabupaten Demak periode 2013-2018, di Masjid Raudlatul Muttaqin Desa Klitih Kecamatan Karang Tengah Kabupaten Demak, Jawa Tengah pada Jumat, 18 Oktober 2013.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Pengajian bertema, “Dengan Pengajian Majlis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor, kita teguhkan Paham Ahlussunnah wal Jamaah di Kabupaten Demak” tersebut dihadiri oleh 2.000 kader Ansor, Banser, Para Kader Rijalul Ansor dan Jamaah masyarakat setempat.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Lebih lanjut Durrahman yang juga Direktur Pascasarjana STAIN Kudus ini menambahkan, melalui pengajian ini yang dikemas Rijalul Ansor dengan bershalawat bisa membetengi umat dari aliran sempalan yang menyesatkan umat.

“Hendaknya dengan Rijalul Ansor, kita bisa membentengi masyarakat Demak dengan faham Ahlussunnah wal Jamaah dari rongrongan aliran sempalan dan aliran sesat yang akan merusak masyarakat Demak,” ungkapnya.

Pengajian akbar yang menghadirkan parade rebana 100 penerbang rebana tersebut dihadiri selain dihadiri pengurus pleno Ansor Demak juga dihadiri ketua PW GP Ansor Jateng, Jabir al-Faruqi, KH. Zainal Arifin Ma’shum dan para ulama dari NU

Pengajian akbar tersebut merupakan salah satu rangkaian pelantikan. PC GP Ansor Demak juga akan mengadakan apel akbar Banser dengan menghadirkan 4.000 orang. Rencananya akan diadakan pada tanggal 16 Nopember 2013 di Lapangan Koni Demak.

Selain itu, akan digelar bakti sosial dan pengobatan gratis. Sedangkan rangkaian kegiatan ini ditutup dengan Pelantikan yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 Nopember 2013. (A. Shiddiq Sugiarto/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Doa, Santri, Tegal VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Gelar Aksi, PMII Dukung Pembongkaran Kasus Korupsi

Blitar, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Sejumlah kader muda NU yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Blitar, Jum’at (1/3) menggelar aksi di jantung kota Blitar. Mereka menyatakan mendukung upaya pengungkapan berbagai kasus korupsi besar di Indonesia. 

Salah satu dukungan disampaikan untuk Anas Urbaningrum, mantan ketua umum Partai Demokrat yang telah ditetapkan sebagai tersangka, untuk membongkar sejumlah skandal korupsi besar seperti kasus Hambalang, kriminalisasi Antasari Azhar dan bailout Century yang merugikan negara 6,7 T.

Gelar Aksi, PMII Dukung Pembongkaran Kasus Korupsi (Sumber Gambar : Nu Online)
Gelar Aksi, PMII Dukung Pembongkaran Kasus Korupsi (Sumber Gambar : Nu Online)

Gelar Aksi, PMII Dukung Pembongkaran Kasus Korupsi

“Niat Anas untuk  membongkar kasus yang merugikan bangsa dan negara patut mendapat dukungan dari semua pihak,” kata Mahathir Muhammad, salah seorang mahasiswa dalam orasinya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Mahathir juga menyatakan PC PMII Blitar akan mengajak elemen lain dan masyarakat untuk mendukung Anas dalam konteks membongkar kasus korupsi dan terus memantaunya.

Aksi ini sempat panas ketika polisi melarang mahasiswa membakar ban sebagai simbol kekecewaan terhadap rezimSBY. Perdebatan antara Mahathir dan polisi pun terjadi. Mahasiswa berhasil membakar ban, namun saling dorong antara mahasiswa dan polisi tidak dapat dihindari. Aksi PC PMII Blitar ini ditutup dengan doa dan mahasiswa kembali dengan tertib.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Imam Kusnin

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Daerah, Doa VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Minggu, 14 Januari 2018

Panitia Daerah Sosialisasi Muktamar kepada Alumni IPNU

Surabaya, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Ketua Panitia Daerah H Syaifullah Yusuf menghadiri acara Halaqoh Nasional di Hotel The Alana Surabaya (06/06). Kehadiran Gus Ipul beserta sekretaris panda disambut hangat oleh Helmy Muhammadiyah dan Ahmad Syauqi (Ketua Panitia Halaqoh Nasional).

Di hadapan para alumni IPNU se-Indonesia Wakil Gubenur Jatim itu, menjelaskan kesiapan muktamar yang akan digelar di Jombang awal Agustus mendatang. "Alhamdulillah persiapan muktamar sudah 80 persen," kata Gus Ipul.

Panitia Daerah Sosialisasi Muktamar kepada Alumni IPNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Panitia Daerah Sosialisasi Muktamar kepada Alumni IPNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Panitia Daerah Sosialisasi Muktamar kepada Alumni IPNU

Ada empat pesantren yang akan menjadi tuan rumah muktamar. Di masing-masing pesantren itu ada makam muassis pendiri NU, Pesantren Tebuireng ada KH Hasyim Asyari, Pesantren Darul Ulum ada KH Romi Tamim, Pesantren Bahrul Ulum ada KH Wahab Hasbullah, Pesantren Mambaul Maarif ada KH Bisri Sansuri.?

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

"Beliau-beliau itu ternyata satu perguruan kepada Syaikhona Kholil Bangkalan dan di Makkah juga satu perguruan kepada Syekh Mahfud Attirmisi," jelas Gus Ipul di hadapan M Nuh, mantan Menteri Pendidikan RI.

Pusat acaranya ditempatkan di Alun-Alun Jombang, mulai dari pembukaan, sidang pleno dan penutupan. "Kenapa di alun-alun? kalau ditaruk disalah satu pesantren nanti akan timbul keirian sehingga lokasinya di alun-alun yang berada di tengah antara keempat pesantren tersebut," tutur Gus Ipul.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Acara pembukaan muktamar akan dilaksanakan pada malam hari untuk menghormati para peserta. "Kalau ditaruk siang kasihan para peserta, karena ini lokasinya bukan di hotel yang ber-AC," lanjutnya. Insya Allah Muktamar dibuka oleh Presiden RI dan ditutup oleh Wakil Presiden RI. "Itu sudah menjadi kesepakatan antara panitia pusat dan daerah" lanjutnya.

Dengan khasnya Gus Ipul melempar canda. "Karena Alumni IPNU ini bukan peserta maka Alumni IPNU masuk dalam Muhibbin yang lima puluh ribu itu, jadi tidurnya terserah mau dimana saja," kata Gus Ipul dengan menunjuk ke layar didepannya. "Kalau sudah muhibbin itu bukan tanggungan saya lagi, itu tanggungan kalian sendiri," lanjut Gus Ipul disambut tawa para Alumni IPNU. (red: mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Syariah, Doa, PonPes VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Senin, 08 Januari 2018

Apa Perbedaan Kontra Radikalisasi dan Deradikalisasi?

Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Sebagian besar masyarakat masih belum menbedakan antara kontra radikalisasi dan deradikalisasi. Tiap kali dilangsungkan pertemuan antara pemerintah dengan para pemangku kepentingan yang komitmen memerangi tindakan radikalisasi, nyaris selalu disalahkan.

Demikian penegasan Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Hamidin, saat menjadi pembicara dalam "Workshop Pencegahan Propaganda Radikal Terorisme di Dunia Maya Bersama Media, OKP, dan Ormas"di hotel Millenium, Jakarta, Kamis (23/3).

Apa Perbedaan Kontra Radikalisasi dan Deradikalisasi? (Sumber Gambar : Nu Online)
Apa Perbedaan Kontra Radikalisasi dan Deradikalisasi? (Sumber Gambar : Nu Online)

Apa Perbedaan Kontra Radikalisasi dan Deradikalisasi?

"Seperti workshop kali ini, terdapat kelompok yang menyatakan bukan bagian dari deradikalisasi," tegas Hamidin.

Diterangkan, deradikalisasi lebih pada pencegahan lewat pendekatan kekeluargaan, sementara kontra radikalisasi berupa mengajak semua stakeholder guna memerangi radikalisme.

"Seperti yang kita lakukan saat ini, termasuk kontra radikalisasi. Sebab, kita sepakat dan sama-sama berkomitmen memerangi radikalisasi,"paparnya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Sementara itu, deradikalisasi tercermin dari upayanya melakukan pendekatan kepada pelaku terorisme yang dibui. Polanya berupa pendekatan kekeluargaan dan bersentuhan langsung dengna pelaku radikalisasi.

"Saya sering bermakmum kepada para pelaku teroris yang di penjara. Saya jadi makmum saat shalat berjamaah dengan mereka. Selanjutnya, saya sisipkan pencerahan supaya mereka tidak lagi terbelenggu pada paham radikalisme yang berujung pada tindakan terorisme," ujar Hamidin.

Hamidin menegaskan, perkembangan teknologi mengarah pada nilai positif dan negatif. Media, OKP, dan ormas harus berperan besar dalam mencegah terjadinya terorisme.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Dalam kesempatan itu, Hamidin mengungkap banyak hal berkenaan dengan terorisme yang digalang ISIS. Mulai dari perencanaan strategisnya, polarisasi organisasinya, sistem kaderisasinya, dan manajemen konflik dan isu yang dilakukan secara massif.

Hamidin berharap media dan masyarakat berperan positif terhadap mantan pelaku terorisme yang sudah bertobat. Karena bila diasingkan, potensi untuk kembali jadi teroris tergolong besar. (Hairul Anam/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Habib, PonPes, Doa VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Kamis, 04 Januari 2018

Selamat Datang Bulan Syaban 1437 H!

Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mengeluarkan ikhbar bahwa 1 Syaban 1437 H jatuh pada 8 Mei 2016. Ketetapan ini berdasarkan hasil observasi tim rukyat Lembaga Falakiyah NU yang berhasil melihat hilal dari sejumlah daerah, Sabtu (7/5) petang.

Bulan sabit tanda awal bulan di antaranya berhasil dilihat di Bukit Condrodipo, Gresik, Jawa Timur oleh Ustadz Muchyiddin Hasan (36) dan Sholahuddin (48) dari LFNU Kabupaten Gresik pada pukul 17:39 WIB dengan ketinggian 4 derajat 02 16"; Syamsul Maarif (34) dari LFNU Kabupaten Mojokerto pada pukul 17:45 WIB dengan irtifa 2 derajat 42 18"; dan Syamsul Fuad (47) pada pkul 17:46 WIB. Hilal juga terlihat di Pelabuhan Ratu Sukabumi, Jawa Barat. Saksinya adalah KH M Yahya dari Sukabumi pada pukul 17:48 WIB di ketinggian 748.

Selamat Datang Bulan Syaban 1437 H! (Sumber Gambar : Nu Online)
Selamat Datang Bulan Syaban 1437 H! (Sumber Gambar : Nu Online)

Selamat Datang Bulan Syaban 1437 H!

Ketua Lembaga Falakiyah PBNU KH A Ghazalie Masroeri mengucapkan terima kasih kepada Nahdliyin dari berbagai daerah dalam pelaksanaan rukyat kali ini. Atas hasil pantauan hilal tersebut, Ahad ini, atau persisnya sejak malam Ahad, Syaban sudah mulai menapaki hari pertama.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender hijriah. Sya’ban berasal dari kata syiab yang artinya jalan di atas gunung. Bulan ini menjadi jalan umat Islam untuk kian mempersiapkan diri menghadapi bulan paling istimewa sesudahnya, yakni Ramadlan. Marhaban ya syahra Syabana. Selamat datang, wahai bulan Syaban! (Mahbib)

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Doa VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Minggu, 24 Desember 2017

Kitab Pertama Ulama Indonesia yang Mengkritik Wahabi

Jombang, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Kitab berjudul “An-Nushush al-Isamiyyah fi Radd al-Wahhabiyyah” karya salah seorang ulama Indonesia asal Gresik, Syekh Faqih Abdul Jabbar, dianggap sebagai karangan berbahasa Arab pertama yang membantah paham Islam anti-madzhab seperti Wahabi.

"Ini kitab pertama ulama Indonesia berbahasa Arab yg mengkritik aliran Wahabi, terbit pada tahun 1922, sebelum lahirnya NU," ujar Ketua Aswaja NU Center Jombang Ustadz Yusuf Suharto, Kamis (19/02), dalam Pembekalan Aswaja yang diselenggarakan MWCNU Mojowarno, Jombang, Jawa Timur.

Kitab Pertama Ulama Indonesia yang Mengkritik Wahabi (Sumber Gambar : Nu Online)
Kitab Pertama Ulama Indonesia yang Mengkritik Wahabi (Sumber Gambar : Nu Online)

Kitab Pertama Ulama Indonesia yang Mengkritik Wahabi

Selain kitab tersebut, di Tanah Air karangan berbahasa Arab generasi awal yang juga mengkritik Wahabi adalah Risalah Ahlissunnah wal Jamaah karya Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari dan Syarah al-Kawakib al-Lamaah karya Syekh Abi Fadhl Senori (Mbah Fadhol). Keduanya berisi penjelasan paham Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Yusuf mengingatkan, kitab ini karangan Kiai Faqih mengingatkan dua aliran yang tidak sesuai dengan Aswaja, yakni Hasyawiyah dan Mu’tazilah.

"Hasyawiyah adalah aliran yang berpegangan dengan dhahir (bentuk luar)-nya teks, walaupun itu bertentangan dengan akal. Misalnya ayat yang jika dibiarkan apa adanya akan mengarah pada pemaknaan tajsim (menyifatkan wujud jasmani) kepada Allah. Sisi lain, mu’tazilah yang bertindak sebaliknya, mengunggulkan akal di atas nash,” urainya.

 

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Adapun Aswaja, lanjut Yusuf, mengaplikasikan syara dan akal secara bersama dan proporsional. Menurutnya, paham tekstualis (hasyawiyah) ini bisa mengarah kepada mudahnya seseorang mengeluarkan vonis bid’ahkan atau kafir kepada aliran lain yang tidak sepaham. Baginya, ini bencana ilmiah, seperti terlihat pada kelompok ISIS yang memahami teks suci secara sepotong-potong.

Pembekalan Aswaja digelar bersamaan dengan acara rapat kerja pengurus Majelis Wakil Cabang NU (MWCNU) Mojowarno. Kegiatan diikuti segenap pengurus dari unsur Lembaga, Lajnah, serta Badan Otonom NU di lingkungan MWCNU Mojowarno. Acara dibuka oleh Sekretaris PCNU Jombang, Muslimin Abdilla yang sekaligus mengisi materi ke-NU-an. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Kyai, Doa VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Rabu, 20 Desember 2017

Syeikh Qaradhawi Akui Kesamaan Pemikirannya dengan NU

Doha, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Ulama ternama Qatar, Syeikh Yusuf Qaradhawi, mengakui bahwa dirinya memiliki kesamaan pemikiran dan pandangan dengan Nahdlatul Ulama (NU) tentang kehidupan umat beragama. Kesamaan itu, katanya, terdapat pada keharusan sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan dalam kehidupan beragama.



Syeikh Qaradhawi Akui Kesamaan Pemikirannya dengan NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Syeikh Qaradhawi Akui Kesamaan Pemikirannya dengan NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Syeikh Qaradhawi Akui Kesamaan Pemikirannya dengan NU

Hal tersebut dikatakan Syeikh Qaradhawi seperti dikutip Duta Besar RI untuk Qatar, Rozy Munir, melalui surat elektronik yang diterima VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth, di Jakarta, Selasa (26/2). Rozy menyampaikan hal tersebut setelah bertemu Syeikh Qaradhawi di kediamannya, di Dafna, Qatar, beberapa waktu lalu.

Menurut Rozy, Syeikh Qaradhawi mengatakan bahwa keberagaman dalam agama merupakan kehendak Allah yang tak bisa diubah. Karena itu, setiap pemeluk agama harus saling menghargai, tidak boleh saling menghina dan melecehkan.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

“Allah manjadikan segala sesuatu dalam perbedaan. Smeua pasti ada hikmahnya. Kita tidak boleh mengkafirkan orang lain, karena mereka pun bisa mengkafirkan kita. Kita tidak boleh merasa paling benar. Dialog merupakan jalan yang terbaik untuk saling menghormati sesama mahluk Allah,” ujar Rozy mengutip Syeikh Qaradhawi.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Ulama kelahiran Mesir itu berpendapat, kemanusiaan merupakan nilai-nilai agama yang sesungguhnya seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad. Dikisahkan, Nabi pernah ditanya sahabatnya tentang peghormatan terhadap pemeluk agama selain Islam. “Wahai Nabi, mayit itu orang Yahudi, mengapa engkau menghormati? Nabi menjawab: ia pun (Yahudi) manusia.”

Syeikh Qaradhawi berkeyakinan bahwa pelaksanaan ajaran agama harus sesuai dengan kondisi zaman dan tempat. Doktrin agama yang kaku akan berpotensi menimbulkan perpecahan.

?

“Demikian juga adanya perbedaan kajian fikih menunjukkan fleksibelitas (kelenturan) agama. Kebenaran dan segala nilai-nilai kehidupan, milik Allah,” paparnya.

Dalam kesempatan pertemuan itu, Rozy juga mengundang Syeikh Qaradhawi untuk hadir pada International Conference of Islamic Scholars (Konferensi Ulama dan Cendekiawan Muslim se-Dunia) di Jakarta, Juli mendatang. (mkf)Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Kiai, Doa VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

GP Ansor Sumbar dan Korem 032/Wirabraja Tegaskan Komitmen Kebangsaan

Padang, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth - Gerakan Pemuda Ansor sebagai generasi muda Indonesia diminta terus berjuang untuk bangsa dari segala bentuk ancaman yang merusak persatuan dan mengubah ideologi bangsa. Karena sekarang sudah ada gerakan separatis yang kembali bangkit untuk mencoba merongrong persatuan, kesatuan, dan? mengubah ideologi bangsa. Mereka terdiri atas gerakan separtis baru yang berwajah lama dan gerakan separatis lama yang mulai bangkit lagi.

Demikian disampaikan Danrem 032/Wirabraja Brigjend Bakti Agus F kepada pengurus GP Ansor Sumbar yang berkunjung di Makorem 032/Wirabraja Jalan Sudirman Padang, Jumat (22/4).

GP Ansor Sumbar dan Korem 032/Wirabraja Tegaskan Komitmen Kebangsaan (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Sumbar dan Korem 032/Wirabraja Tegaskan Komitmen Kebangsaan (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Sumbar dan Korem 032/Wirabraja Tegaskan Komitmen Kebangsaan

Ansor, menurutnya, terbukti memiliki komitmen keislaman dan kebangsaan. Gerakan radikal yang ada sekarang memang sedang merebak karena adanya transformasi pemikiran yang tidak diformulasi dengan baik sehingga merasa pemikiran mereka yang baik dan benar. Hal ini yang menimbulkan gerakan radikal. Karena merasa tidak puas dengan yang sudah ada sekarang,? merasa tidak lagi sesuai dengan pemikiran mereka.

Menurut Agus, kemauan dan kemampuan memahami jenis pikiran ini sangat diperlukan sehingga tidak menimbulkan kekeliruan dalam memahami pikiran. Apa semua pikiran itu cocok untuk bangsa ini? Belum tentu. Pendahulu kita telah memformulasikan pikiran untuk Indonesia sehingga bisa hidup dalam keragaman. Bangsa kita unik di mata dunia. Jangan dimasukan lagi? pikiran yang akan merusak? persatuan bangsa ini.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

"Sekarang bagaimana kita memperbaiki aspek-aspek yang sudah ada pada bangsa ini agar tetap maju ke depan dan tidak lagi pengulangan peristiwa yang akan membuat kita jauh tertinggal dari bangsa lain. Jangan? kembali lagi ke belakang sementara bangsa lain sudah maju. Dahulu bangsa di Asia Tenggara dan Asia belajar ke Indonesia. Memberikan bantuan untuk bangsa di Asia Tenggara bahkan Asia, namun sekarang kita yang menerima bantuan. Untuk itu mari bersama? bersinergi membangun bangsa ini," harap Agus.

Danrem 032/Wirabraja juga mengingatkan masalah narkoba. Sekarang semua lini sudah dirasuki narkoba. Berbagai cara dan taktik yang dilancarkan untuk membunuh generasi muda dengan narkoba. Ada acara yang dibuat agar generasi muda terpengaruh dengan narkoba,? mengaitkannya dengan intelegensi seseorang.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Apakah itu dengan mengkonsumsi? bisa meningkatkan daya ingat atau meningkatkan kepintaran. Ini sudah sangat memprihatikan sekali.

Ketua GP Ansor Sumbar Rahmat mengakui bahwa Ansor memiliki komitmen keislaman dan kebangsaan akan terus tetap berjuang seperti yang diharapkan Danrem 032 tersebut. Untuk itu, Ansor? berkerja sama dengan TNI terus berjuang memberantas narkoba. "Ansor memiliki semboyan Ke-NU-an, dan kebangsaan. Semboyan ini sangat menguatkan bahwa Ansor tidak ada toleransi dengan gerakan yang akan merongrong bangsa ini.”

Audiensi? dipimpin Ketua GP Ansor Sumbar Rahmat Tuanku Sulaiman. Ia hadir bersama Sekretaris Arianto, Wakil Ketua Agustian Piliang, Bendahara Almudasir, Wakil Sekretaris Johari Jamal, dan Ketua GP Ansor Padang Tan Gusli. (Armaidi Tanjung/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth AlaSantri, Sejarah, Doa VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Rabu, 06 Desember 2017

Kemenpora Gulirkan Turnamen Sepakbola Liga Santri Nusantara

Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Setelah sukses menggelar Piala Kemerdekaan, kini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan menggulirkan Liga Santri. Bahkan, Sepakbola U-17 Liga Santri Nusantara (LSN) sudah siap diputar di 10 provinsi.

Kemenpora Gulirkan Turnamen Sepakbola Liga Santri Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)
Kemenpora Gulirkan Turnamen Sepakbola Liga Santri Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)

Kemenpora Gulirkan Turnamen Sepakbola Liga Santri Nusantara

Selama dua hari, pada 24-25 Agustus 2015, Kemenpora mengadakan lokakarya dan bimbingan teknis bagi panitia pusat, provinsi dan panitia lokal, di Hotel Aston Marina Ancol Jakarta. Workshop dilaksanakan guna mempersiapakan regulasi dan perangkat pertandingan Liga Santri Nusantara.

Alfian Salam, Sekretaris Menpora dalam sambutannya menyambut baik akan digelarnya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan Liga Santri Nusantara harus dimaknai dalam rangka mencari bibit unggul atlet muda sepakbola nasional dan meningkatkan pendidikan olahraga daerah termasuk di pesantran.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

“Ke depan saya berharap, santri tidak hanya identik dengan kitab, tapi juga harus berprestasi di bidang olahraga, justru pesantren harus menjadikan spirit bagi atlet lain dalam mengembangkan olahraga dalam hal menanamkan jiwa kejujuran, kesederhaan dan keikhasan,” ungkapnya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Alfian menambahkan, LSN perlu mempersiapkan segala hal terkait kesuksesannya, diantaranya aturan main, perangkat pertandingan dan kesiapan kontingen juga kepanitian. “Untuk tahun ini mungkin target kita mempersipakan bibit unggul dulu, baru tahap berikutnya kita akan mentarget prestasi sepakbola santri nasional,” tandasnya.

Asep Nurrrahman, ketua panitia workshop mengatakan, Liga Santri Nusantara akan diputar di 10 provinsi, diantaranya Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogjakarta, NTB, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat. “Dari masing-masing provinsi ada panitia lokal yang melaksanakan prakualifikasi sehingga terdapat pemenang yang akan dipertandingakan di tingkat nasional,“ ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan menggulirkan Liga Santri sebagai salah satu media untuk mengembangkan olahraga di pesantren dan diharapkan mampu melahirkan pesepakbola potensial dari kalangan santri.

"Ini adalah mementum untuk menggairahkan kembali sepakbola di Indonesia terutama melalui pesantren," kata Menpora Imam Nahwari di sela kunjungannya di Pondok Pesantren Attolibiyah, Bumijawa, Tegal, Jawa Tengah.

Komitmen Kemenpora itu diwujudkan, misalnya, oleh Pengurus Pusat Liga Santri Nusantara dengan melibatkan Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Agama. Bahkan, Menpora Imam Nahrawi telah melakukan penandatanganan MoU dengan PBNU di Pondok Pesantren Mambaul Maarif Denanyar Jombang, pada 4 Agustus 2015 lalu. (Abdul Hady JM/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Lomba, Makam, Doa VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Selasa, 05 Desember 2017

Prof Quraisy Shihab Bahas Doa dan Harapan

Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Kajian tematik tafsir Al-Qur’an asuhan Prof DR KH M Quraish Shihab setiap Ahad pertama di tiap bulan, mengupas perihal doa dan optimis dalam hidup, Ahad (1/2). Pada pengajian di kediamannya di Jeruk Purut, Jakarta Selatan ini, Prof Quraisy mengawalinya dengan kutipan ayat 94 surat Al-A’raf.

Prof Quraisy Shihab Bahas Doa dan Harapan (Sumber Gambar : Nu Online)
Prof Quraisy Shihab Bahas Doa dan Harapan (Sumber Gambar : Nu Online)

Prof Quraisy Shihab Bahas Doa dan Harapan

Prof Quraisy menganjurkan agar kita berdo’a tidak hanya untuk individu melainkan juga untuk orang lain, serta tidak malu untuk meminta do’a kepada orang yang lebih rendah. “Karena Rasulullah SAW pun tetap minta dido’akan ketika sahabat Umar RA akan berpamitan berangkat umrah ke tanah suci,” ujar Prof Quraisy.

Peranan do’a antara lain menjadikan seorang hidup dalam optimisme. “Karena, jika seorang telah memohon kepada siapa saja yang diyakini Maha Kuasa terlepas dari diterima atau tidaknya, pada dasarnya orang itu telah hidup dalam optimisme,” kata Prof Quraisy.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Menurut Prof Quraish, Allah sangat suka mendengar hamba-hamba-Nya berdo’a. Banyak hadits berbicara soal keutamaan berdo’a terutama di sepertiga malam.

Ia menganjurkan jamaah untuk berdoa apa saja asalkan itu wajar. Allah sendiri akan menegur sekalipun seorang Nabi jika doanya kurang pas. Teguran ini pernah Allah layangkan terhadap Nabi Nuh atas do’a untuk anaknya, Nabi Ibrahim untuk bapaknya, dan lain sebagainya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Ketulusan adalah syarat mutlak bagi seorang yang memanjatkan do’a. Seseorang juga tidaklah etis jika berdo’a dengan doa yang buruk-buruk, terlebih hanya untuk kepentingan dunia dengan mengabaikan akhirat.

“Karena, do’a itu adalah kita merengek kepada Tuhan sebagaimana anak merengek kepada orang tua, dan orang tua tahu apa yang wajar untuk anaknya”.

Tampak hadir pada acara tersebut mantan Menko Kesra di era Gus Dur Prof DR Alwi Shihab dan para Mahasiswa Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ). (Anwar Kurniawan/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Doa, Pesantren, AlaSantri VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Kamis, 30 November 2017

PMII STAI Zaha Genggong Galang Dana untuk Korban Bencana

Probolinggo, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Zainul Hasan Genggong Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur melakukan aksi solidaritas berupa penggalangan dana untuk korban bencana banjir dan longsor yang kerap terjadi di berbagai daerah di Indonesia, Sabtu hingga Senin (1-3/2).

?

Dalam penggalangan dana ini, puluhan aktivis tersebut melakukan aksi solidaritasnya dari pagi hingga sore hari di traffic light simpang empat Kelurahan Kraksaan Wetan Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo. Mereka memintai sumbangan kepada setiap kendaraan yang berhenti di traffic light itu.

PMII STAI Zaha Genggong Galang Dana untuk Korban Bencana (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII STAI Zaha Genggong Galang Dana untuk Korban Bencana (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII STAI Zaha Genggong Galang Dana untuk Korban Bencana

?

Mukhtar selaku Korlap aksi solidaritas kepada VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth, Senin (3/2) mengaku bahwa tidak semua pengendara yang mengulurkan tangannya. Dari sekian pengendara, hanya sekitar 50 % saja yang mengulurkan bantuan.

?

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

”Aksi ini kami lakukan untuk saudara kita yang tertimpa musibah baik di Jombang maupun daerah lainnya di Indonesia. Khusus untuk daerah Jombang, nanti hasil dana yang kami peroleh langsung akan disalurkan melalui PMII Cabang Jombang,” ungkapnya.

?

Diakui Mukhtar, aksi solidaritas untuk pengumpulan dana ini akan terus dilakukan sesuai kesepakatan para anggota PMII STAI Zaha Genggong. “Penggalangan dana tersebut dilakukan sebagai bentuk syukur para mahasiswa meskipun hanya dengan hitungan nominal rendah. Dengan cara begini kami ingin supaya masyarakat di Kabupaten Probolinggo mempunyai rasa peduli terhadap sesama yang sedang menjadi korban bencana,” harapnya. (Syamsul Akbar/Abdullah Alawi)

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Halaqoh, Doa, Pendidikan VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Rabu, 29 November 2017

Kiai di Blitar Onthelan Keliling Kampung Sambut Hari Santri

Blitar, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Di Blitar Hari Santri Nasional disambut meriah. Beberapa pesantren menyambutnya secara antusias. Ada yang mengadakan jalan sehat, pawai ta’aruf, dan dialog ilmiah seputar Hari Santri. PCNU Kota dan Kabupaten Blitar juga mempelopori semua kegiatan itu. Beberapa kiai tampak turun gunung menyambut hari istimewa bagi para santri itu.

Kiai di Blitar Onthelan Keliling Kampung Sambut Hari Santri (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai di Blitar Onthelan Keliling Kampung Sambut Hari Santri (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai di Blitar Onthelan Keliling Kampung Sambut Hari Santri

Sebut saja pesantren Mambaul Hikam Mantenan Udanawu, Blitar. Sejak pukul 08,30 Wib, ribuan santri yang mondok dan sekolah di pesantren itu diajak keliling kampung ? sepanjang 15 Km KH Diya’uddin Az-Zamzami ? dengan mengendari sepeda onthel tempo dulu.

Tidak ketinggalan, Bu Nyai Zahro istri Gus Diya’uddin mengendarai sendiri sepeda onthel. “Pak Kiai dan bu Nyai kompak ikut jalan-jalan dengan sepeda onthel,” ujar salah seorang warga.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Berbagai ? poster dan pakaian disandang oleh para santri, baik ajakan untuk belajar agama maupun ajakan untuk tetap mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonsia. Tidak ketinggalan bendera NU dan bendera banom NU juga mewarnai ? kegiatan itu. ? Termasuk juga bendera-bendara ? Grup Sholawat seperti Syecer Mania.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

“Ini kami lakukan agar para santri tahu betapa pentingnya sejarah perjuangan para pendahaulu ? dulu. Misalnya perjuangan para ulama, kiai, dan santri pada saat Resolusi Jihad dulu ? berlangsung sehingga ada 10 November Hari Pahlawan,” ungkap Gus Diya’.

Agar para santrinya tetap bersemangat, Gus Dhiya’ juga menyediakan hadiah bagi santri yang sampai finish tiba kembali ke pesantren. Hadiah berupa sebuah sepeda onthel dengan harga sekitar Rp 3 jutaan menanti.

“Ya ini untuk menambah semangat para santri saja. Tanpa ada hadiah sebenarnya mereka sudah semangat. Tapi mereka lebih semangat lagi bila ada hadiahnya,” katanya.

Tampak kegiatan pagi tadi sederhana namun meriah. Terbukti selain ada pengawalan dari polisi juga dilengkapi dengan tim kesehatan, baik dokter maupun ambulan. (Imam Kusnin Ahmad/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Quote, Doa VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock