Rabu, 20 Desember 2017

Syeikh Qaradhawi Akui Kesamaan Pemikirannya dengan NU

Doha, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Ulama ternama Qatar, Syeikh Yusuf Qaradhawi, mengakui bahwa dirinya memiliki kesamaan pemikiran dan pandangan dengan Nahdlatul Ulama (NU) tentang kehidupan umat beragama. Kesamaan itu, katanya, terdapat pada keharusan sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan dalam kehidupan beragama.



Syeikh Qaradhawi Akui Kesamaan Pemikirannya dengan NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Syeikh Qaradhawi Akui Kesamaan Pemikirannya dengan NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Syeikh Qaradhawi Akui Kesamaan Pemikirannya dengan NU

Hal tersebut dikatakan Syeikh Qaradhawi seperti dikutip Duta Besar RI untuk Qatar, Rozy Munir, melalui surat elektronik yang diterima VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth, di Jakarta, Selasa (26/2). Rozy menyampaikan hal tersebut setelah bertemu Syeikh Qaradhawi di kediamannya, di Dafna, Qatar, beberapa waktu lalu.

Menurut Rozy, Syeikh Qaradhawi mengatakan bahwa keberagaman dalam agama merupakan kehendak Allah yang tak bisa diubah. Karena itu, setiap pemeluk agama harus saling menghargai, tidak boleh saling menghina dan melecehkan.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

“Allah manjadikan segala sesuatu dalam perbedaan. Smeua pasti ada hikmahnya. Kita tidak boleh mengkafirkan orang lain, karena mereka pun bisa mengkafirkan kita. Kita tidak boleh merasa paling benar. Dialog merupakan jalan yang terbaik untuk saling menghormati sesama mahluk Allah,” ujar Rozy mengutip Syeikh Qaradhawi.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Ulama kelahiran Mesir itu berpendapat, kemanusiaan merupakan nilai-nilai agama yang sesungguhnya seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad. Dikisahkan, Nabi pernah ditanya sahabatnya tentang peghormatan terhadap pemeluk agama selain Islam. “Wahai Nabi, mayit itu orang Yahudi, mengapa engkau menghormati? Nabi menjawab: ia pun (Yahudi) manusia.”

Syeikh Qaradhawi berkeyakinan bahwa pelaksanaan ajaran agama harus sesuai dengan kondisi zaman dan tempat. Doktrin agama yang kaku akan berpotensi menimbulkan perpecahan.

?

“Demikian juga adanya perbedaan kajian fikih menunjukkan fleksibelitas (kelenturan) agama. Kebenaran dan segala nilai-nilai kehidupan, milik Allah,” paparnya.

Dalam kesempatan pertemuan itu, Rozy juga mengundang Syeikh Qaradhawi untuk hadir pada International Conference of Islamic Scholars (Konferensi Ulama dan Cendekiawan Muslim se-Dunia) di Jakarta, Juli mendatang. (mkf)Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Kiai, Doa VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Web Site berita Islam Indonesia, berita jihad dan berita dunia Islam. Dilengkapi artikel keislaman, konsultasi agama, kristologi, counter liberalisme, intelligent leaks, ruang khusus Muslimah dan Remaja.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock