Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Februari 2018

Hadiri Munas-Konbes NU, Ketua Ranting IPNU Patoman Ini Naik Motor Banyuwangi-Lombok

Mataram, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth - Acara Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama 2017 yang dihelat di Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak hanya mendatangkan pengurus struktural PBNU dan PWNU se-Indonesia. Forum ini juga menarik minat warga NU untuk hadir. Mereka kadang menggunakan cara-cara yang nekat.

Choirul Anam (Irul) adalah salah satunya. Ketua Pengurus Ranting IPNU Desa Patoman itu rela mengendarai sepeda motor untuk sampai di lokasi acara.

Hadiri Munas-Konbes NU, Ketua Ranting IPNU Patoman Ini Naik Motor Banyuwangi-Lombok (Sumber Gambar : Nu Online)
Hadiri Munas-Konbes NU, Ketua Ranting IPNU Patoman Ini Naik Motor Banyuwangi-Lombok (Sumber Gambar : Nu Online)

Hadiri Munas-Konbes NU, Ketua Ranting IPNU Patoman Ini Naik Motor Banyuwangi-Lombok

"Tak ada persiapan khusus. Ini spontanitas saat dengar kabar ada Munas, saya dan teman saya langsung berangkat," ujar lelaki kelahiran 18 Oktober 1997 itu.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Irul berangkat dari Banyuwangi pada pukul 22.00 WIB dan sampai di lokasi pada pukul 15.00 WITA. Kurang lebih ia menempuh jarak 267,9 KM. "Kita naik kapal laut dua kali. Pertama dari Jawa ke Bali, lalu dari Bali ke Lombok. Paling lama waktu nyebrang ke Lombok. Empat jam diombang-ambing ombak," ceritanya.

Motivasi Irul hingga nekat sampai ke Lombok sangat sederhana. Sebagai warga NU, ia hanya ingin merasakan suasana acara NU di tingkat Nasional dan kiai-kiai NU yang berasal dari seluruh Indonesia. "Ingin ngalap berkah ketemu para kiai NU se-Indonesia," harapnya.

Upayanya pun tak sia-sia. Sampai di Lombok, Irul langsung menuju lokasi pembukaan Munas di kawasan Islamic Center NTB, di Mataram. Di lokasi pembukaan tersebut, ia bisa bertemu dengan KH Maruf Amin, KH Said Aqil Siroj, KH Maimun Zubair, dan ratusan kiai lainnya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

"Meski tidak bisa salaman, bisa melihat langsung para kiai itu, saya sudah senang," menurutnya.

Tak hanya bertemu dengan para ulama, Irul juga merasa beruntung bisa bertatap muka dengan Presiden RI Joko Widodo dan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. "Akhirnya, saya juga bisa melihat langsung wajah Presiden dan Jenderal," katanya.

Irul mengaku juga bakal mengikuti acara hingga tuntas selain menghadiri rangkaian acara pendukung, seperti seminar umum, bazar, panggung hiburan dan juga ingin ziarah ke makam-makam ulama Aswaja di Lombok. "Eman-eman, jauh-jauh kalau langsung pulang," pungkasnya. (Ayunk notonegoro-Ibnu Tsani/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Kiai, Pesantren, Cerita VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Kamis, 08 Februari 2018

15 Ribu Nahdliyin Sidoarjo Ikuti Jalan Bareng Ansor

Sidoarjo,VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Jalan bareng santri di paseban Alun-alun Sidoarjo dalam rangka memperingati puncak Jambore Harlah Ansor ke-81 diikuti puluhan ribu warga NU dan masyarakat Sidoarjo. Mereka terdiri dari anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua.

15 Ribu Nahdliyin Sidoarjo Ikuti Jalan Bareng Ansor (Sumber Gambar : Nu Online)
15 Ribu Nahdliyin Sidoarjo Ikuti Jalan Bareng Ansor (Sumber Gambar : Nu Online)

15 Ribu Nahdliyin Sidoarjo Ikuti Jalan Bareng Ansor

Meski suasana mendung mengelilingi kota Udang ini, tidak menyurutkan semangat para peserta untuk melangkahkan kakinya guna mengikuti moment yang sangat spesial ini.

Ketua GP Ansor Sidoarjo Slamet Budiono mengatakan bahwa acara puncak jambore jalan bareng santri ini dalam rangka memperingati Harlah Ansor Ke-81. Dalam serangkaian acara ini peserta mendapatkan kupon gratis dari panitia yang akan diundi pada penghujung acara.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

"Alhamdulillah pesertanya melebihi dari target yang ditentukan oleh panitia. Untuk jalan bareng santri ini diikuti sekitar 15.000 peserta dari Banom NU mulai dari Ranting, PAC, PC hingga masyarakat Sidoarjo yang mengikuti Car Free Day di alun-alun Sidoarjo," Ahad (3/5).

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah dalam sambutan pemberangkatannya mengatakan bahwa dalam mengikuti jalan bareng santri ini harus tertib, kondusif dan mematuhi peraturan yang sudah diberikan oleh panitia.

"Saya berpesan kepada semua peserta jalan bareng santri agar mempererat kekeluargaan, persahabatan, persaudaraan dan kebersamaan antar peserta jalan sehat,” tutur Abah Ipul sapaan akrab Bupati.

Nampak hadir dalam acara itu Wakil Bupati Sidoarjo H MG Hadi Sutjipto, Ketua DPRD Sidoarjo H Sulamul Hadi Nurmawan, Ketua GP Ansor Sidoarjo Slamet Budiono, Rektor Unusida, Kepala Kemenag Sidoarjo dan beberapa pejabat di lingkungan Kabupaten Sidoarjo/Forpimda.

Setelah peserta diberangkatkan oleh Bupati, para peserta kemudian menempuh jalan yang sudah ditentukan oleh panitia yakni alun-alun Sidoarjo menuju ke Selatan lewat Slautan, kemudian kembali lagi ke alun-alun Sidoarjo untuk mendapatkan hadiah atau door price dari panitia dan hadiah utama berupa sepeda motor Honda. (Moh Kholidun/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Cerita VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Minggu, 04 Februari 2018

Netizen Berjamaah Ngetwitt #NUJagaNKRI

Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth?

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengatakan, berangkat dari semangat Islam Nusantara, kita harus mempertahankan sumber daya alam gas, minyak, juga budaya, dan hukum negara Indonesia.?

Netizen Berjamaah Ngetwitt #NUJagaNKRI (Sumber Gambar : Nu Online)
Netizen Berjamaah Ngetwitt #NUJagaNKRI (Sumber Gambar : Nu Online)

Netizen Berjamaah Ngetwitt #NUJagaNKRI

Sebab, kata dia, hadits Nabi Muhammad SAW telah mensinyalir akan adanya pihak-pihak yang akan memonopoli air, api, energi dan kekayaan hutan.

Memang, kata Kiai Said, untuk melakukan itu pasti ada tantangan berat. “Namun, harus tetap dilakukan,” katanya di gedung PBNU, Jakarta sesaat sebelum penandatanganan kerja sama PBNU dengan Pertamina di gedung PBNU, Jakarta Rabu (4/1).?

Kiai Said juga mengatakan, jangan meragukan kesetiaan NU terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Meskipun ormas-ormas lain ragu dan takut untuk mengatakannya, NU tetap tidak akan bergeser dari pendirian menjaga NKRI.

Kiai-kiai kampung, lanjut kiai asal Cirebon tersebut, mengajarkan tetangganya untuk berdamai ketika terjadi perselisihan dengan tetangga, menjaga keutuhan keluarga ketika pasangan suami istri terancam perceraian.?

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Itu artinya, lanjut Kiai Said, kiai tersebut sedang mengajarkan untuk menjaga keutuhan negara. ?

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Tentang menjaga NKRI, secara kebetulan, ramai dibicarakan di dunia maya dan ? menjadi trending topic di media sosial Twitter dengan tagar #NUJagaNKRI. Ketika berita ini ditulis, tagar tersebut, telah bertahan di ranking pertama selama dua jam.?

Para netizen menulis twitt, membagikan gambar, meme sambil menyertakan tagar tersebut. Sekretaris Jenderal PBNU Ahmad HelmyFaishal Zaini pada akun pribadinya ?@Helmy_Faishal_Z menulis twitt: ? Tolong-menolong antar sesama, nilai2 luhur bangsa yg harus kita rawat bersama. #NUjagaNKRI. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Cerita, Santri VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Sabtu, 03 Februari 2018

Catatan Seorang Ibu 22 Tahun Lebaran di Luar Negeri

Tidak semua orang bisa mudik ke kampung halaman, berkumpul bersama keluarga, bercengkerama, bersilaturahim, berziarah ke makam leluhur. Tidak semua orang. Contohnya Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muslimat NU Malaysia Mimin Mintarsih. Ia telah 22 tahun tak berlebaran di Indonesia. Berikut catatan ibu 48 tahun yang telah dikaruniai 5 anak tersebut.

Saya sudah 22 tahun di Malaysia dan selama 22 tahun pula berlebaran Idul Fitri belum pernah di kampung halaman, ke Indonesia. Bukannya tidak kangen pulang kampung, tapi dikarenakan liburan sekolah anak-anak hanya satu minggu sehingga tidak cukup untuk lebaran di kampung dengan kondisi jalan yang macet.

Catatan Seorang Ibu 22 Tahun Lebaran di Luar Negeri (Sumber Gambar : Nu Online)
Catatan Seorang Ibu 22 Tahun Lebaran di Luar Negeri (Sumber Gambar : Nu Online)

Catatan Seorang Ibu 22 Tahun Lebaran di Luar Negeri

Selama 22 tahun lebaran di negeri orang membuat saya tidak berkumpul dengan keluarga keluarga yang jauh-jauh. Hanya saya sekeluarga yang tidak dapat datang. Dan jelas saya tidak bisa ziarah kubur kepada ibu dan ayah yang udah wafat.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Kemudian rindu masakan pada hari raya. Biasanya ada lontong, ketupat dan sambal goreng kentang. Memang di Malaysia juga ada, tapi rasanya tidak senikmat ibu yang masak.

Aduh, saya juga rindu keliling silaturrahim ke rumah saudara-saudara dengan berjalan beramai-ramai

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Meski demikian, alhamdulilah di Malaysia, saya mempunya ramai kawan yang dari berbagai macam daerah yang ada di Indonesia; dari kalangan pelajar, pekerja pejabat akan datang ke rumah karena mungkin saya termasuk orang lama di negri jiran ini sehingga ramai yang menganggap saya orang tua khususnya para pelajar.

Alhamdulilah juga saya di Malaysia mempunya orang tua angkat yang asli orang Malaysia sehingga saya bisa silaturrahim ke orang tua angkat pengobat rasa rindu keluarga di kampung.

Untuk melupakan kesedihan karena tidak dapat lebaran di kampung, saya memasak masakan yang biasa dimasak di Indonesia sehingga suasananya hampir sama dengan di Indonesia.

Di antara tetangga satu dengan tetangga lainnya kami saling berkunjung walaupun adat dan budaya berbeda. Selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin... (Red: Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Ubudiyah, Cerita VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Senin, 22 Januari 2018

PMII UNAS Ajak Warga Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Jakarta Selatan, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) Universitas Nasional (UNAS) bekerjasama dengan Senat Fakultas Kesehatan UNAS, menyelenggarakan pemeriksaan gula darah secara gratis dan penyuluhan narkoba di lingkungan RW 02, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (19/11) siang.

PMII UNAS Ajak Warga Cegah Penyalahgunaan Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII UNAS Ajak Warga Cegah Penyalahgunaan Narkoba (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII UNAS Ajak Warga Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Kecuali itu, mereka juga memfasilitasi warga yang ingin mendonorkan darahnya.

PK PMII UNAS mengimbau warga untuk terus siap dan siaga dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, terutama di kalangan remaja. Warga harus terlibat secara aktif menggalakkan semangat antinarkoba.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Kampanye ini sangat penting “agar peluang pemuda untuk mencapai masa depan cerah tidak terhalang dampak penyalahgunaan narkoba,” kata Ketua PK PMII UNAS Dwi Anggun Cipta, Selasa (19/11) siang.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Kegiatan sosial rutin tahunan ini disambut antusias oleh warga. “Kami sangat bangga dengan adik-adik mahasiswa yang bersedia meluangkan waktu untuk yang memerhatikan dan siaga terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba,” kata Ketua RW 02 H Nurrokhim dalam sambutan pembuka acara.

Warga di lingkungannya, menurut H Nurrokhim, butuh pemahaman lebih terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba. Karena, banyak warganya mempunyai anak remaja.

Sedangkan Ketua Pelaksana Bakti Sosial Harsenda Sari menilai peran penting mahasiswa dalam menjaga keseimbangan sebagai generasi penerus bangsa. Dengan peran sosial nyata itu, elemen mahasiswa telah menjalankan tugas Tridarma perguruan tinggi.

“Untuk itu, PK PMII UNAS tetap menyoroti persoalan narkoba sebagai ancaman generasi pemuda Indonesia,” tegas Harsenda Sari saat ditemui VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth, Selasa (19/11) siang.

Data Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebutkan, pengguna narkoba di setiap tahunnya terus meningkat. Tahun 2013 meningkat 2,3 persen. Karena itu, persoalan narkoba menjadi tanggung jawab kita semua dalam menekan drastis laju angka itu untuk tahun-tahun ke depan, pungkas Harsenda Sari. (Yayan Saputra/AlhafizK)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Nahdlatul, Cerita VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Minggu, 21 Januari 2018

Jamaah Calon Haji Brebes Berangkat Awal

Brebes, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth 

Jama’ah Calon Haji Kabupaten Brebes Tahun 1434 H/2013 M bakal berangkat lebih awal dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kesempatan tersebut membawa keuntungan tersendiri bagi jamaah karena bisa lebih tenang beribadah dan pulang juga lebih awal. 

Jamaah Calon Haji Brebes Berangkat Awal (Sumber Gambar : Nu Online)
Jamaah Calon Haji Brebes Berangkat Awal (Sumber Gambar : Nu Online)

Jamaah Calon Haji Brebes Berangkat Awal

“Jamaah Calon Haji Brebes berangkat pada 12 dan 13 September,” tutur Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) H Imam Hidayat di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Brebes Senin (9/9).

Imam mengaku berbahagia karena persiapan pemberangkatan sudah matang. Karena telah terjalin kerjasama dengan semua pihak. Sebagai pelayan umat, sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk melayani jamaah sesuai dengan Undang-undang Nomor 13 Tahun 2008 yang telah diperbahauri dengan Undang-undang Nomor 34 Tahun 2009. 

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Dalam Pasal 6, tambah Imam, menyebutkan bahwa Pemerintah berkewajiban melakukan pembinaan, pelayanan, dan pelindungan dengan menyediakan layanan administrasi, bimbingan ibadah haji, akomodasi, transportasi, pelayanan kesehatan, keamanan, dan hal-hal lain yang diperlukan oleh jamaah haji.

Dia menjelaskan, jumlah Jamaah Calon Haji yang melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1434 H/2013 M berdasarkan data SISKOHAT sejumlah 1.040 orang. Karena adanya kebijakan pemotongan 20% kuota haji tahun ini, sehingga jumlah jamaah calon haji menjadi 863 orang. Namun telah terjadi mutasi keluar 2 orang,  mutasi masuk 1 orang dan batal tunda 3 orang. 

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

“Sehingga jamaah Calon Haji yang siap diberangkatkan dari Kabupaten Brebes melalui Embarkasi Adi Soemarmo Solo, berjumlah 859 orang,” papar Imam.

Mereka, lanjutnya, terbagi menjadi tiga kelompok terbang; kloter 12 sejumlah 349 orang, kloter 13 sejumlah 368 orang, dan kloter 14 sejumlah 142 orang. Kloter 12 bergabung dengan Kabupaten Pekalongan, kloter 13 utuh, dan kloter 14 bergabung dengan Kabupaten Wonosobo. 

Kloter 12 maktab di Bakhutmah No. maktab 39 No. rumah 830, kloter 13 maktab di Aziziyah No. maktab 12 No. rumah 221, kloter 14 maktab di Mahbas Jin No. maktab 5 No. rumah 109 dan 110. Bila dilihat menurut jenis kelamin, laki-laki 393 orang (45,75 %) dan perempuan 466 orang (54,25%). (Wasdiun/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Cerita, Budaya VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Sabtu, 13 Januari 2018

Biola Idris Sardi Pukau Ratusan Pendekar

Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Maestro biola Indonesia, Idris Sardi memukau ratusan pendekar silat pada pengukuhan Pimpinan Pusat Ikatan Pencak Silat Pagar Nusa, di Pondok Pesantren Al-Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur, Ahad, (21/10).

Biola Idris Sardi Pukau Ratusan Pendekar (Sumber Gambar : Nu Online)
Biola Idris Sardi Pukau Ratusan Pendekar (Sumber Gambar : Nu Online)

Biola Idris Sardi Pukau Ratusan Pendekar

Selepas dhuhur, di pentas pengukuhan, muncul pria menenteng biola. Ia kemudian menggeseknya. Menjerit-jerit, melengking. Kadang seperti gemericik hujan. Nadanya turun naik. Sesekali seperti mengumbar kemarahan. Sesekali selembut ibu mengayunkan bayinya.?

Meski acara belum mulai, pria kelahiran 1938 itu terus menggesek biolanya. Mulai lagu Sepasang Mata Bola, Insyaflah, dan sederet lagu yang tak dikenal hadirin. Ia mengitari sela-sela kursi sambil berjalan perlahan.?

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Gesekan Idris Sardi yang mencintai biola sejak usia 5 tahun, tak ayal, membuat pendekar yang hilir-mudik mempersiapkan acara, berdecak kagum, menggeleng-gelengkan kepala. Sesekali mengabadikannya dalam kamera ponsel.?

Pada acara pembukaan, Idris Sardi kembali menggesek biola Indonesia Raya. Kemudian shalawat Nariyah dan beberapa lagu lain semisal Alhamdulillah yang dipopulerkan Opick dan Amanda.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Hadirin berdiri khidmat. Mereka terpaku ke pentas. “Bulu kuduk saya merinding mendengarnya,” ujar Alip Nuryanto, salah seorang pengurus Pagar Nusa. “Saya hampir menangis ketika ia membawakan Indonesia Raya,” timpal pengurus yang lain.

Selepas tampil, Idris yang mengenakan baju putih dan sarung krem bergaris putih, kemudian menyalami Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Ketua IPSI Prabowo Subiyanto. Kemudian duduk di samping mereka.?

Ia kemudian masuk ruangan. Tapi kembali lagi, menyimak acara hingga usai.

Penulis: Abdullah Alawi

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Anti Hoax, Cerita VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Selasa, 09 Januari 2018

PBNU Ikhbarkan, Idul Fitri pada Senin

Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Dalam rangka penentuan awal bulan Syawal 1435 H, tim rukyatul hilal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Lanjah Falakiyah NU pada hari Ahad, 27 Juli 2014 telah melakukan rukyatul hilal bil fi’li di beberapa lokasi rukyat yang telah ditentukan dan telah berhasil melihat Hilal.

PBNU Ikhbarkan, Idul Fitri pada Senin (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Ikhbarkan, Idul Fitri pada Senin (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Ikhbarkan, Idul Fitri pada Senin

Atas dasar rukyatul hilal tersebut, sesuai dengan pendapat al madzahibul arbaa’ah, maka dengan ini PBNU mengikhbarkan atau memberitahukan bahwa awal bulan Syawal 1435 Hijriyah jatuh pada hari Senin, 28 Juli 12014.

Kepada warga NU dan umat Islam pada umumnya, kami sampaikan, selamat merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1435 H dengan penuh suka cita. Mohon maaf lahir dan batin. 

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Semoga ibadah puasa kita dan rangkaian ibadah lainnya selama bulan Ramadhan diterima Allah SWT dan semoga pula amaliyah bulan Ramadhan bisa berlanjut pada bulan-bulan berikutnya. (mukafi niam)





VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth AlaSantri, Cerita, Budaya VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Rabu, 27 Desember 2017

PMII Jabar Tuntut Polisi Lepaskan 6 Aktivis-Petani

Bandung, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the TruthÂ? . Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Barat menuntut Kepolisian Indramayu melepaskan 6 aktivis PMII dan petani yang ditahan.Â?

PMII Jabar Tuntut Polisi Lepaskan 6 Aktivis-Petani (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Jabar Tuntut Polisi Lepaskan 6 Aktivis-Petani (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Jabar Tuntut Polisi Lepaskan 6 Aktivis-Petani

“Bebaskan 6 kawan kami dari segala tuduhan dan jeratan hukum tanpa syarat,” tuntut Ketua PKC PMII Jabar Edi Rusyandi melalui pers rilis yang dikirim lewat surat elektronik pada Jumat malam (30/8).�

Edi kemudian menyebutkan 6 orang yang ditahan polisi tersebut, yaitu Abdul Rojak. Ia adalah mantan Ketua PC PMII Indramayu. Selain sebagai Sekjen Serikat Tani Indramayu (STI), ia adalah salah seorang Dewan Konsorsium Pembaruan Agraria Wilayah Jabar-Banten.Â?

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Aktivis yang datahan, tambah Edi, adalah Hamzah Fansuri, mantan Ketua PC PMII Indramayu yang sekarang sebagai Deputi STI, ketiga bernama Wajo, keempat Watno, kelima Rohman, dan terakhir Oki.Â?

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

“Kedua, kami menuntut hentikan segala bentuk kriminalisasi terhadap gerakan perjuangan kaum tani Indramayu. Ketiga tangkap dan adili preman yang melakukan tindak kekerasan terhadap anggota STI,” tuntut Edi.

PMII, kata Edi, juga mengutuk keras segala tindakan arogansi aparat dan tindakan pembiaran penganiayaan oleh preman bayaran.

PMII juga meminta Kapolda untuk mencopot Kapolres Indramayu dan kaji ulang pembangunan waduk Bubur Gadung di Desa Loyang yang telah menggusur tanah garapan rakyat.

Juga mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kekerasan terhadap gerakan rakyat di Indramayu. “Laksanakan Reforma Agraria dengan membentuk Peradilan Agraria sebagai jalan terwujudnya keadilan atas sumber Agraria di Indonesia,” pungkasnya.�

Seperti diketahui, diketahui di Desa Loyang, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat tengah dibangun waduk. Aktivis PMII dan para petani di wilayah tersebut menolak karena tanah garapannya terancam hilang.Â?

Pada Ahad (25/8) lalu, saat alat berat untuk pembuatan waduk, petani yang mempertahankan tanah garapannya mendapat tindakan anarkis dari preman. Mereka dipukuli dan dihantam balok kayu hingga babak belur. Ujungnya 6 orang ditahan kepolisian.Â?

Edi menjelaskan, keberatan para petani dan aktivis PMII terhadap pembangunan waduk tersebut adalah tanpa komunikasi dan g nti rugi. Â? Â?

Selain PMII dan para petani, aksi penolakan tersebut didukung Serikat Tani Indramayu (STI), Serikat Petani Pasundan (SPP), Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), Konfederasi Pergerakan Rakyat IndonesiA (KPRI), Agrarian Resource Center (ARC), SBI-KASBI, BMI, SBMI, SNT, HNSI, SPPI, KOPI, INTRAS, PBHBM, FMD CIREBON, GPP STI, LIRA.

Â?

Penulis: Abdullah AlawiÂ?

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Cerita, Kyai VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Jumat, 22 Desember 2017

Kader Muslimat NU Harus Pegang Teguh “ZIKR”

Jember, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat NU Jawa Timur Hj. Masruroh Wahid berharap Kader Muslimat NU memegang teguh “ZIKR” dalam kehidupan sehari hari, terutama saat mengemban amanah menjadi pengurus.

“Z artinya zero base, I artinya iman, K artinya komitmen dan R artinya result oriented. Situasi sekarang ini, lanjutnya, sering membuat kita berprasangka buruk kepada orang lain. zero base, berprasangka zero atau baik kepada yang lain. Iman sebagai spirit nilai  untuk terus mengabdi ke NU dan komitmen adalah sikap yang harus dipegang dalam memperjuangkan islam ahlisunnah wal jamaah dan result oriented adalah kita harus punya tarjet hasil dalam melakukan sesuatu,” katanya.

Kader Muslimat NU Harus Pegang Teguh “ZIKR” (Sumber Gambar : Nu Online)
Kader Muslimat NU Harus Pegang Teguh “ZIKR” (Sumber Gambar : Nu Online)

Kader Muslimat NU Harus Pegang Teguh “ZIKR”

Masruroh menyampaikan hal tersebut saat memberi sambutan pada acara pelantikan  pengurus cabang Muslimat NU Jember masa khidmat 2015-2020 di Aula Pemerintah kabupaten setempat, Selasa (2/6).

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Jember yang baru dilantik Emi Kusminarni menjelaskan, tantangan Muslimat NU kedepan cukup berat bukan hanya sekadar menguatkan kelompok tahlil dari serangan paham Islam yang ekstrim, tetapi juga memerankan diri dalam bidang kesehatan , ekonomi dan pendidikan.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

“Oleh karenanya kami minta setelah dilantik, mari kita segera bekerja sesuai bidang masing-masing. Jangan setelah dilantik malah tidak aktif.masa depan muslimat jember ada ditangan kita semua”, papar mantan Sekretaris Muslimat Jember periode sebelumnya ini.

Acara yang dihadiri sekitar 500 kader Muslimat NU itu tampak pula di antaranya Ketua PCNU Jember yang diwakili  Pujiono Abdul Hamid, Sekretaris daerah H Sugiharto, Ketua PKB Jember Miftahul Ulum, Ketua GP Ansor Jember Ayub. Terlihat pula perwakilan perguruan tinggi di Jember, perwakilan Polres Jember dan jajaran SKPD setempat. (Alifatul Laiiyah/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Cerita, Pondok Pesantren VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Kamis, 21 Desember 2017

Kenang Pahlawan, Pelajar NU Purwakarta Nobar "Sang Kiai"

Purwakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Purwakarta menggelar nonton bareng dan diskusi film "Sang Kiai" Rabu (11/11) di Masjid Desa Nangewer, Kabupaten Purwakarta. Film terbaik pada Festifal Film Indonesia 2013 dipilih, selain mempunyai garis hubungan pertempuran 10 November di Surabaya, juga untuk meneladani perjuangan para kiai dan santri dalam mempertahankan negara.

Ketua IPNU Purwakarta, Adi Setiawan mengatakan, film ini sangat relevan untuk ditonton kader-kader pelajar NU, sebab di dalamnya ada nilai nasionalisme yang diperjuangkan para kiai dan santri yang kita kenal dengan fatwa Resolusi Jihad.

Kenang Pahlawan, Pelajar NU Purwakarta Nobar Sang Kiai (Sumber Gambar : Nu Online)
Kenang Pahlawan, Pelajar NU Purwakarta Nobar Sang Kiai (Sumber Gambar : Nu Online)

Kenang Pahlawan, Pelajar NU Purwakarta Nobar "Sang Kiai"

Adi menambahkan bahwa melihat sejarah harus secara utuh dan selama ini dalam sejarah yang diajarkan di sekolah formal, masih terpotong-potong. Ambil saja peristiwa hari pahlawan, jika tidak ada fatwa Resolusi Jihad 22 Oktober bisa jadi pertempuran 10 November tidak akan seheroik yang dikenang.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Lebih lanjut, ia mengatakan di film Sang Kiai, ada peristiwa penting yang tidak tersampaikan oleh sejarah. Bahwa Ir. Soekarno, presiden Indonesia pernah mengutus utusan untuk meminta fatwa jihad demi membakar semangat juang rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan. Lebih lanjut, pidato Bung Tomo yang menggebu-gebu dengan ditutup pekikan takbir tiga kali juga tidak sempurna tersampaikan oleh sejarah yang diajarkan di sekolah-sekolah. "Bahwa itu atas saran dari Kiai Hasyim," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Purwakarta, KH. Abun Bunyamin dalam diskusi mengatakan, kader NU harus mampu melanjutkan perjuangan para ulama terdahulu, misalnya mengisi kemerdekaan dengan peningkatan kualitas pendidikan. "Jadilah pelajar yang berguna buat agama, bangsa dan negara," ujarnya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Dalam kegiatan ini selain dihadiri siswa SMA sekitar kecamatan Darandang juga para santri dari Pondok Pesantrean Al-Ihsan, terlihat juga sejumlah pengurus IPNU, IPPNU dan PCNU Purwakarta. Acara ditutup dengan makan bersama. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Bahtsul Masail, Cerita VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Selasa, 19 Desember 2017

GP Ansor Way Kanan Libatkan Pelajar Lampung Awasi APBN/APBD

Way Kanan, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Pimpinan Cabang GP Ansor kabupaten Way Kanan dan Komisi Informasi (KI) Lampung menggelar lomba menulis opini bagi pelajar se-Lampung tingkat SMA/SMK/MA. Panitia menentukan dua tema opini, "Perlunya APBN/APBD Terbuka Untuk Publik" dan UU No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

GP Ansor Way Kanan Libatkan Pelajar Lampung Awasi APBN/APBD (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Way Kanan Libatkan Pelajar Lampung Awasi APBN/APBD (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Way Kanan Libatkan Pelajar Lampung Awasi APBN/APBD

PC GP Ansor Way Kanan bermaksud menumbuhkan budaya literasi, kampanye pentingnya keterbukaan informasi mengenai anggaran bagi masyarakat terutama pelajar serta kepedulian terhadap bangsa dan sesama, kata Ketua PC GP Ansor Waykanan Supri Iswan, Ahad (24/11).  

Setiap peserta dikenakan biaya pendaftaran Rp 10.000 per judul opini yang dikirim ke nomor rekening Bank Mandiri 114-00-094349-3 atas nama Yayasan Shuffah Blambangan Umpu sebagai infaq-sedekah yang disalurkan bagi anak yatim piatu, tambah Supri Iswan seperti pers rilis yang dikirim ketua panitia lomba Gatot Arifianto.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

"Penilaian juri didasarkan pada relevansi karya dengan tema lomba, pemakaian bahasa, kedalaman isi, dan kesatuan," ujar ketua panitia lomba Gatot Arifianto.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Untuk obyektivitas, penilaian lomba ditangani 3 juri kompeten, jurnalis The Jakarta Post Oyos Saroso HN, Ketua KI Lampung Juniardi, Ketua AJI Bandar Lampung Yoso Muliawan.

Pengiriman karya selambatnya 1 Januari 2014 yang dikirim kepada panitia lomba di alamat Yayasan Shuffah Blambanganumpu (Galllery Faiz da Faiz), jalan Jend Sudirman nomor 117 Km 2 Blambanganumpu, Way Kanan, Lampung. Karya juga bisa dikirim via surat elektronik (surel) ke: gpansorwaykanan@gmail.com. Pengumunan pemenang jatuh pada 31 Januari 2014 yang bertepatan dengan harlah NU.

"Juara I berhak menerima uang pembinaan Rp 1 juta. Juara II Rp 750 ribu. Juara III Rp 500 ribu. Sementara tujuh nominasi masing-masing menerima Rp 100 ribu," ujar Juniardi di Bandar Lampung, Ahad (24/11).

Selain itu, karya mereka ditampilkan di portal lampungreview.com sebagai kampanye publik pentingnya mengetahui informasi penggunaan APBN/APBD.

Lomba ini dibuka mengingat masih banyaknya penggunaan APBN/APBD yang tidak sesuai dengan amanat  UU No 14 Tahun 2008, tentang (KIP). Masih banyak badan publik berkelit, memutarbalikan fakta dengan menyatakan informasi publik yang semestinya bersifat terbuka dan dapat diakses setiap pengguna informasi publik menjadi informasi rahasia negara, tegas Juniardi. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Cerita, Jadwal Kajian VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Minggu, 17 Desember 2017

Jihad dan Tawuran

Kalau sekadar memakai senjata tajam mulai dari ? parang, golok, anak panah, bambu runcing, senjata api, meriam dan sejenisnya, ini namanya bukan perang di jalan Allah, tetapi tawuran antardesa. Perang di jalan-Nya selain memerlukan itu semua, juga membutuhkan pikiran matang.

Perang di jalan Allah disebut jihad. Maksudnya perang akan disebut jihad sejauh praktik perang itu dimaksudkan untuk menegakkan agama Allah sebagai syiar. Perang seperti ini sangat dibutuhkan. Agama menganjurkan jihad. Karena, jihad merupakan ibadah.

Jihad dan Tawuran (Sumber Gambar : Nu Online)
Jihad dan Tawuran (Sumber Gambar : Nu Online)

Jihad dan Tawuran

Hanya saja seseorang yang maju ke medan perang memiliki pelbagai motif. Ada yang maju karena berani, jaga harga diri, atau karena riya. Lalu siapa di antara mereka yang masuk dalam kategori mujahid?

Ketika ditanya demikian, Rasulullah SAW menjawab dengan sabdanya seperti di bawah ini,

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Ù…Ù? قاتل لتكوÙ? كلمة الله Ù‡Ù? العلÙ? ا فهو فÙ? سبÙ? Ù„ الله

“Siapa saja yang maju ke medan perang dengan niat agar agama Allah menjadi naik (syiar) maka ia telah berjuang di jalan Allah.”

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Namun demikian, para ulama memberikan sejumlah catatan perihal peperangan, jihad, dan perjuangan di jalan Allah. Keputusan untuk perang di jalan Allah harus dilewati dengan sejumlah pertimbangan pikiran. Artinya ulama harus berkumpul terlebih dahulu untuk memutuskan bahwa umat Islam telah wajib untuk melakukan jihad di jalan Allah.

Salah satu contohnya ialah fatwa Resolusi Jihad NU pada November 1945. Fatwa Resolusi Jihad NU ini didasarkan pada pikiran matang ulama. Keputusan fatwa ini tidak didasarkan pada nafsu amarah.

Dalam kitab Dalilul Falihin (syarah Riyadlus Shalihin), M bin Alan Ash-shiddiqy menjelaskan hadis di atas sebagai berikut,

Ø£Ù? القتال فÙ? سبÙ? Ù„ الله قتال Ù…Ù? شؤه القوة العقلÙ? Ø© لا القوة الغضبÙ? Ø© أو الشهواÙ? Ù? Ø©

“Bahwa perang di jalan Allah adalah perang yang didasarkan pada kekuatan pikiran, bukan kekuatan amarah atau kekuatan nafsu.”

Dengan demikian umat Islam tidak boleh memutuskan sendiri perihal perang di jalan Allah. Mereka harus menunggu keputusan dan kebijaksanaan para kiai agar para kiai mengerahkan segala pikiran dan pertimbangannya atas kenyataan yang ada.

Selagi para kiai belum mengeluarkan fatwa jihad, umat Islam tidak boleh memutuskan bahwa dirinya akan maju ke medan perang. Karena, keputusannya didasarkan pada amarah dan nafsu belaka.

Kalau saja salah dalam mengambil keputusan, mereka justru mengamuk dan kalap di tengah masyarakat yang damai, seperti anak-anak yang sedang tawuran. Bukannya kalimat Allah (Islam) menjadi harum, mereka justru mencemarkan nama Islam dari dalam. Wallahu A‘lam. (Alhafiz Kurniawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Cerita VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Rabu, 13 Desember 2017

Pelajar NU Cirebon Galang Koin Peduli Masjid Teja Suar

Cirebon, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Mencuatnya desas-desus rencana penjualan Masjid Teja Suar di beberapa media lokal Cirebon maupun nasional, menjadikan Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Cirebon, Jawa Barat berinisiatif melakukan aksi “Koin Peduli Masjid Teja Suar”.

Aksi pengumpulan koin rencananya digelar mulai Senin (25/11) ini. Aktifis IPNU dan IPPNU telah menyiapkan secara teknis untuk meraih simpati publik di Cirebon.

Pelajar NU Cirebon Galang Koin Peduli Masjid Teja Suar (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajar NU Cirebon Galang Koin Peduli Masjid Teja Suar (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajar NU Cirebon Galang Koin Peduli Masjid Teja Suar

"Saya sangat tidak setuju dengan rencana itu. Dalam ilmu Fiqih, menjual tempat ibadah itu hukumnya jelas haram,” terang Ketua PC IPNU Wahyono.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Masjid yang berdiri di tanah seluas 3000 M2 di jalan Tuparev kota Cirebon itu kabarnya telah ditaksir seharga 11 sampai 13 milyar rupiah untuk segera dialihfungsikan menjadi sebuah ruang pameran.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Menanggapi hal itu, Wahyono menegaskan pihaknya siap menempuh berbagai upaya untuk menghentikan rencana penjualan masjid. Melalui organisasinya ia bertekad kuat membebaskan Masjid Teja Suar dari rencana penjualan.

“Ibaratnya dari pada dijual kepada orang lain untuk kemudian dijadikan ruang pameran, lebih baik dijual kepada kami agar tetap menjadi masjid," tambahnya.

Mungkin, lanjut Wahyono, kami tidak bisa mengumpulkan dana sesuai dengan nominal yang muncul di media. Namun setidaknya aksi ini bisa mengetuk hati masyarakat Cirebon untuk bersama-sama menolak rencana itu.

Sebelumnya, informasi terkait Masjid Teja Suar juga telah mengundang reaksi dari berbagai pihak termasuk Ketua PWNU Jawa Barat H Eman Suryaman dan Ketua MUI kabupaten Cirebon KH Ja’far Aqil Siroj. Keduanya menentang keras rencana penjualan masjid yang didirikan di atas tanah wakaf itu.

“Haram hukumnya dan tidak dibenarkan. Apalagi sudah dibangun masjid, tentu secara otomatis dijadikan sebagai wakaf. Kalau sudah wakaf ya tidak boleh dijual,” tegas Kiai Ja’far.

Sementara itu, pengurus Masjid Teja Suar masih enggan berkomentar saat dikonfirmasi VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Sedangkan sejumlah jamaah yang tampak berkegiatan di masjid itu mengaku mendengar rencana penjualan masjid yang didirikan tahun 1976 itu. ? (Sobih Adnan/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Fragmen, Cerita VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Kamis, 23 November 2017

Mendorong Kiprah PMII di ASEAN: Catatan Jelang ASEAN Plus 8 Youth Assembly

Keterlibatan PMII di berbagai forum pemuda atau mahasiswa internasional sudah dimulai sejak era Mahbub Djunaedi dan Zamroni. Pada masa Orde Baru (Orba), frekuensinya agak menurun akibat keberadaan KNPI dianggap sebagai organisasi yang merepresentasikan berbagai organisasi kepemudaan di Indonesia dalam forum-forum internasional.

Kelompok Cipayung yang didirikan belakangan dan pada awalnya sempat dicurigai penguasa hanya dipandang sebelah mata oleh rezim mengingat anggota kelompok Cipayung juga merangkap sebagai anggota KNPI.

Mendorong Kiprah PMII di ASEAN: Catatan Jelang ASEAN Plus 8 Youth Assembly (Sumber Gambar : Nu Online)
Mendorong Kiprah PMII di ASEAN: Catatan Jelang ASEAN Plus 8 Youth Assembly (Sumber Gambar : Nu Online)

Mendorong Kiprah PMII di ASEAN: Catatan Jelang ASEAN Plus 8 Youth Assembly

Geliat PMII di kancah internasional baru kembali terlihat dipenghujung Orde Baru setelah PMII berjejaring dengan banyak embassy serta NGO di tingkat nasional dan global. Di masa post-Orba, undangan dalam forum-forum internasional sudah menjadi sesuatu yang lumrah bagi PMII meski dengan intensitas yang fluktuatif.

Agak sedikit melangkah, PB PMII periode 2000-2003 di bawah kepemimpinan Nusron Wahid pernah menggelar forum youth leaders tingkat ASEAN tahun 2002 di Jakarta. Tema besar yang diangkat terkait dengan kepemimpinan kaum muda di ASEAN. Penulis cukup kesulitan, meski telah berkomunikasi dengan beberapa ketua bidang dan pengurus lainnya di periode tersebut, melacak dokumen resmi kegiatan maupun kliping berita sehingga tidak bisa mendekripsikan kegiatan tersebut pada tulisan ini. 

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Lebih jauh melangkah, PB PMII periode Ketua Umum Addin Jauharudin berencana menggelar forum di tingkat yang sama bertajuk ASEAN plus 8 Youth Assembly yang bakal digelar pada 26 -29 Agustus 2013 di Jakarta. Terdapat beberapa perbedaan cukup mencolok dengan yang terdahulu. Pertama, pelibatan delegasi yang diperluas. Selain negara-negara di ASEAN yang terkategorisasi sebagai member participant, terdapat delapan negara lainnya yang akan diundang sebagai observer participant, yakni: Timor Leste, Australia, Jepang, Korea Selatan, China, India, Amerika Serikat, dan perwakilan Uni Eropa. Kedua, gagasan forum ini awalnya tidak didorong oleh sponsor dari kalangan pemerintah, lembaga donor, maupun organisasi non-profit tetapi murni inisiatif PB PMII setelah membaca dinamika geopolitik dan geoekonomi di kawasan ASEAN.

Rangkaian tulisan di bawah ini akan menjelaskan signifikansi forum tersebut.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Perkembangan Kawasan ASEAN

Sejak didirikan 46 tahun yang lalu, ASEAN mengalami perkembangan luar biasa. Diakui oleh banyak pakar hubungan luar negeri sebagai organisasi kerja sama regional yang paling terintegrasi setelah Uni Eropa. Prioritas menciptakan perdamaian kawasan telah tercapai dengan tidak adanya perang antar negara anggota secara langsung-berlebihan atau gejolak politik berkepanjangan. Tiap sengketa masih bisa diredam atau diselesaikan melalui pendekatan diplomatik.

Dalam perkembangannya, ASEAN melepaskan dirinya dari bayang-bayang Perang Dingin (the cold war), yang dulu menggejolak di kawasan Indocina, dan beranjak menyiapkan diri menjadi kekuatan ekonomi dunia.

Peningkatan ekonomi membuat ASEAN menjadi kawasan yang sangat seksi. Pada tahun 2011 GDP (Gross Domestic product) keseluruhan negara ASEAN lebih dari US$ 2.178 triliun atau 4,2 persen dari GWP (Gross World Product) dan pendapatan perkapita (PPP/Purchasing Power Parity) US$ 3.334. Nilai itu diprediksikan terus meningkat meskipun krisis di Eropa terus berlanjut. Penduduk ASEAN berada di tempat ketiga dengan populasi sebanyak 605 juta jiwa.

Asia Tenggara juga menjadi kawasan strategis karena menghubungkan Samudera Pasifik dengan Samudera Hindia dan menjadikan Selat Malaka sebagai selat teramai kedua setelah Selat Hormuz dan dijuluki sebagai chokepoint of shipping in the world.

Jauh-jauh hari tiga negara kuat di Asia Timur: China, Jepang, dan Korea Selatan telah melakukan pendekatan intensif melalui forum ASEAN Plus Three yang berjalan sejak 1997. Tak mau ketinggalan, Amerika, Uni Eropa, Rusia, dan India juga berlomba-lomba membangun keintiman dengan ASEAN meski China telah lebih dulu bertindak agresif dengan membangun zona perdagangan bebas bersama ASEAN melalui ACFTA yang dimulai sejak 1 Januari 2010.

Di luar sisi ekonomi, hubungan internasional dalam lingkup ASEAN terus menjejakan langkah-langkah baru. ASEAN yang semula hanya menjadi perkumpulan dalam ikatan longgar negara-negara di kawasan Asia Tenggara mulai mengarah ke dalam ikatan yang lebih kuat. Kita bisa melihat bahwa telah berjalannya AFTA bukan akhir dari puncak hubungan kerja sama regional. Pada tahun 2015 nanti ASEAN Community akan terbentuk, termasuk di dalamnya Masyarakat Ekonomi ASEAN dan Masyarakat Keamanan ASEAN.

Pembentukan ASEAN Community dicanangkan pada saat Deklarasi Bali Concord II Tahun 2003. Rencana awalnya, pembentukan ASEAN Community akan dimulai pada tahun 2020 tetapi kemudian dipercepat lima tahun. Terbentuknya ASEAN Community ditopang oleh tiga pilar utama: keamanan, ekonomi, dan sosial-budaya.

Pertama, pilar keamanan. Penerapan prinsip-prinsip non-interference tidak lagi secara kaku seperti di masa sebelum penerapan ASEAN Community mengingat adanya kesamaan persepsi ancaman, baik ancaman tradisional maupun non-tradisional. Komunitas Keamanan ASEAN bertujuan memperkuat ketahanan kawasan dan mendukung penyelesaian konflik secara damai melalui forum konsultasi bersama. Kedua, pilar ekonomi. Pembentukan kawasan ekonomi terintegrasi dengan fokus pada pembentukan biaya transaksi perdagangan, peningkatan fasilitas perdagangan dan bisnis, dan peningkatan daya saing sektor UKM. Kemudahan dan peningkatan akses pasar intra ASEAN diharapkan dapat memberi peluang tiap negara anggota memperluas cakupan skala ekonomi, mengurangi kemiskinan dan kesenjangan, meningkatkan daya tarik investor dan turisme, mengurangi biaya transaksi perdagangan, dan perbaikan fasilitas perdagangan dan bisnis. Ketiga, pilar sosial-budaya. Kerja sama difokuskan untuk penciptaan a caring and sharing community. Kerjasam ini mencakup bidang kepemudaan, wanita, kepegawaian, penerangan, kebudayaan, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, lingkungan hidup, penganggulangan bencana alam, kesehatan, pembangunan sosial, pengentasan kemiskinan, dan ketenagakerjaan.

Meski akan ditopang oleh kerja sama regional yang cukup berarti dan mengikat, saat ini terdapat potensi konflik antar sesama negara anggota maupun dengan negara-negara non-anggota yang cukup tinggi menyangkut atas klaim teritorial di laut Cina Selatan maupun isu-isu perbatasan lainnya. Konflik komunal dengan kekerasan di masing-masing negara yang masih kerap terjadi. Hal itu juga masih ditambah dengan persoalan tenaga kerja migrant yang rentan dengan kecenderungan emosional antar bangsa yang jika tidak ditangani dengan serius akan memperkuat sentimen antipati terhadap keberadaan komunitas masyarakat ASEAN. Terakhir, perbedaan tingkat ekonomi yang cukup tajam antar negara menjadi tantangan tersendiri di mana tiap negara yang terintegrasi menaruh harapan kuat bisa menikmati keuntungan ekonomi. Bukan sebaliknya, si kuat terus memangsa si lemah.

Perkembangan Indonesia

Tumbangnya Soeharto membawa berkah bagi masyarakat Indonesia. Meskipun cita-cita reformasi belum sepenuhnya terwujud, koreksi terhadap penyelenggaraan pemerintah yang sesuai dengan kaidah demokrasi ala Indonesia terus berjalan. Pelan-pelan, pelaksanaan demokrasi substansial mulai mendapat tempat meski menghadapi tantangan yang tidak kalah pelik. Pemimpin-pemimpin muda dan baru yang membawa ide-ide segar bagi penyelenggaraan pemerintahan yang berorientasi pada peningkatan pelayanan masyarakat mulai bermunculan.

Penegakan hukum, meskipun masih compang-camping, belakangan terus menunjukan peningkatan kinerja semakin baik melalui reformasi institusi dan pendirian institusi-institusi baru di sektor hukum . Di sektor pendidikan, dengan alokasi anggaran yang cukup tinggi, terus berbenah meningkatkan infrastruktur dan kualitas peserta didik. Infrastruktur transportasi juga mengalami peningkatan dengan revitalisasi maupun pembangunan sejumlah jalan, rel, pelabuhan, maupun bandara baru. Industri strategis kembali menggeliat di mana industri penerbangan dan peralatan tempur mulai diminati pasar luar negeri.

Secara khusus penulis mendeskripsikan perkembangan ekonomi Indonesia kontemporer. 

Dalam sebuah wawancara bisnis yang ditayangkan Bloomberg TV pada 29 April 2013, Carlos Slim, orang terkaya sejagad versi majalah Forbes pada tahun 2010 hingga 2012, menyebutkan bahwa negara yang layak sebagai tempat berinvestasi saat ini di Asia adalah Indonesia. Tidak terlalu berbeda, The Economist menyatakan bahwa Indonesia hanya berada di bawah Cina dan India dalam hal destinasi investasi.

Berdasarkan catatan BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal), pada Triwulan I (Januari-Maret) tahun 2013, investasi yang masuk dari PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) dan PMA (Penanaman Modal Asing) sebesar Rp 93 triliun (23,8%) yang berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 361.924 orang. Target investasi selama 2013 sebesar Rp 390 triliun yang kemungkinan dapat tercapai mengingat angka investasi Indonesia, menurut beberapa lembaga pemeringkat investasi, terus berada pada posisi stabil atau positif beberapa tahun terakhir. Selain itu, tingginya tingkat optimisme konsumen seperti yang terlihat dalam rilis Consumer Expectation Index (CEI) yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia pada Januari lalu yang menyebutkan bahwa aktivitas ekonomi dapat tumbuh 2,5 poin dan ketersediaan pekerjaan naik 2,1 poin juga menjadi perangsang bagi para investor.

Akhir April 2013, posisi utang Indonesia mencapai Rp 2,023 triliun atau setara dengan 24 persen PDB/GDP yang pada tahun 2012 mencapai Rp 8.241 triliun. Dalam kacamata ekonomi makro, rasio utang Indonesia masih di bawah batas aman meski yang perlu diperhatikan adalah tax ratio yang masih belum cukup signifikan.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2012 mencapai 6,23 persen, hanya dikalahkan oleh China yang mencapai 7,8 persen, telah meningkatkan pertumbuhan kelas menengah dan kaya baru. Kelas menengah di Indonesia sekitar 60 persen dan pendapatan perkapita mencapai US $ 3.850. Adapun pertumbuhan orang kaya baru di Indonesia sangat tinggi di mana Indonesia masuk sebagai satu dari lima negara dengan pertumbuhan orang kaya tercepat versi Credit Suisse yang tahun lalu merilis Global Wealth Report. Di Jakarta, peningkatan kelas menengah dan kaya baru ini berimbas pada penobatan Jakarta sebagai tempat tujuan investasi properti nomor satu di Asia Pasific, versi Urban Land Institute (ULI) dan PricewaterhouseCoopers (PwC), mengalahkan Shanghai, Singapura, Sydney, Kuala Lumpur, dan kota-kota besar lainnya.

Meski menunjukkan peningkatan yang cukup berarti, terdapat beberapa hal yang memprihatinkan, misalnya soal kesenjangan yang terlalu jauh antara ‘the have’ dan ‘the have not’. Pada tahun 2012, tercatat 16,4 persen memiliki kekayaan antara US$ 10 ribu-100 ribu, 1,2 persen dengan kekayaan US$ 100 ribu-1 juta, dan 0,1 persen memiliki kekayaan di atas US$ 1 juta. Sisanya, sekitar 82 persen hanya memiliki kekayaan kurang dari US$ 10 ribu. Data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada tahun 2011 juga menunjukan bahwa hanya 591.890 rekening yang memiliki simpanan di atas Rp 500 juta yang berjumlah total Rp 1.75 triliun atau lebih banyak dari jumlah APBN Indonesia di tahun 2012. Total kekayaan 40 orang kaya Indonesia, versi majalah Forbes tahun 2012, mencapai Rp 850 triliun dengan peningkatan rata-rata kekayaan mencapai 80 persen dalam kurun lima tahun terakhir. Hampir setara dengan kekayaan 60 juta orang penduduk Indonesia lainya.

Kewaspadaan dari optimisme angka-angka masih dibutuhkan untuk menghindari buaian maut sebagaimana yang dirasakan Orba di awal dan pertengahan dekade 90-an. Misalnya dari sisi investasi, sejauh ini belum banyak investor yang berorientasi menjadikan Indonesia sebagai basis produksi yang berorientasi ekspor. Indonesia masih diprioritaskan menjadi basis produksi untuk pasar domestik yang semata-mata hanya ingin meraup keuntungan maksimal dari tingginya tingkat konsumsi domestik. Cukup tingginya investasi masih ditopang oleh masuknya investor di sektor pertambangan yang mengambil porsi tertinggi, sebanyak 17,3 persen atau US $ 4,3 milyar pada tahun 2012, di bandingkan sektor-sektor yang lain. Ini yang perlu diwaspadai mengingat trend perdagangan global ke depan tidak lagi hanya bertumpu pada eksploitasi berlebihan sisa-sisa fosil tetapi pada sektor manufaktur yang sarat teknologi tinggi. Apalagi di sektor produk pertanian, perkebunan dan perikanan belum ada perubahan yang cukup signifikan.

Tahun 2012 juga mencatat rekor buruk perdagangan Indonesia dalam kurun 50 tahun terakhir di mana terjadi defisit perdagangan sekitar US$ 1,63 miliar. Tercatat juga dalam sejarah bahwa untuk pertamakalinya impor minyak mengalahkan impor manufaktur. Jika strategi pengelolaan sektor energi tidak diperbaiki maka kondisi demikian akan semakin memburuk dan menumbuhkan rasa pesimis.

Indonesia sebagai sebagai Core ASEAN

Sebagai salah satu negara inisiator berdirinya ASEAN, Indonesia dipandang sebagai kekuatan inti organisasi regional tersebut. Dari sisi demografi, Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk yang hampir mencapai 250 juta jiwa. Angka tersebut mendudukan Indonesia sebagai negara terbesar keempat di dunia atau sebanyak 3,41 persen, 6 persen dari total penduduk Asia, dan 42 persen dari seluruh penduduk di Asia Tenggara. Populasi terbesar membuat bahasa Indonesia akan menjadi bahasa resmi ASEAN yang mulai berlaku pada saat ASEAN Community.

Pada tahun 2011, penduduk berusia produktif, rentang usia 15 – 64 tahun, menempati porsi tertinggi sebanyak 66,5 persen. Dari total jumlah penduduk, median usia berada pada usia 28,2 tahun. Hingga 30 tahun ke depan angka usia produktifnya masih tetap lebih tinggi dari pada mereka yang tidak lagi terkategori dalam usia produktif. Data tersebut menunjukan bahwa populasi penduduk Indonesia sangat menjanjikan bagi pengingkatan produksi dan konsumsi.

Saat ini, Indonesia merupakan satu-satunya negara di ASEAN yang masuk ke dalam kelompok G-20. Pada tahun 2011 berada di peringkat 16 kekuatan ekonomi negara-negara di dunia versi World Bank. Di tahun-tahun berikutnya kemungkinan besar posisi Indonesia akan semakin meningkat. Persentase GDP Indonesia, di tahun 2012, sudah mencapai 40 persen dari keseluruhan GDP negara-negara ASEAN.

Peningkatan ekonomi juga berkorelasi pada peningkatan anggaran pertahanan. Indonesia tengah membangun industri strategis untuk meminimalisasi ketergantungan dan berupaya mengekspor produk industri pertahanannya. Guna memperkuat dan memodernisasi alutista untuk mencapai minimum essential forces, sejumlah pembelian senjata yang mensyaratkan adanya transfer teknologi dilakukan. Menurut situs Global Fire Power, yang melakukan pemetaan dan pembuatan ranking kekuatan militer, tahun ini Indonesia menduduki peringkat ke-15 dunia. Berada di atas negara-negara ASEAN lainnya atau bahkan Jepang dan Australia.

Meskipun Indonesia masih leading di kawasan ASEAN, terdapat sejumlah persoalan yang memprihatinkan dan berpotensi menghambat proyeksi nasional di masa mendatang. Persoalan tersebut antara lain: 1) rendahnya pendapatan perkapita Indonesia yang masih berada di bawah Singapura, Brunei, Malaysia, dan Thailand; 2) tingkat kemiskinan yang masih tinggi dan mutu pendidikan yang masih rendah; 3) tingkat korupsi yang besar dilihat dari indeks persepsi korupsi; 4) kesenjangan pembangunan antar wilayah di Indonesia yang dapat memicu kemunculan gerakan separatis.

PMII sebagai Core Organisasi Mahasiswa Indonesia di ASEAN

Di antara berbagai organisasi kemahasiswaan lainnya, kelebihan PMII memiliki modal sosial yang cukup besar. Pertama, PMII merepresentasikan keberadaan kelompok intelektual terdidik dari kalangan Islam terbesar di Indonesia. Kedua, PMII menjadi motor gerakan sosial bagi terciptanya iklim demokrasi yang kondusif. Ketiga, dalam relasi sosialnya berpijak pada prinsip tawasuth, tasamuh, dan tawazun yang memungkinkan kebhinekaan bisa terjaga dan saling bersinergi. Kemampuan PMII berinteraksi dengan banyak elemen gerakan mahasiswa dari berbagai latar ideologi maupun pemikiran membuat PMII senantiasa berada di arus utama gerakan mahasiswa.

Modal hanya akan menjadi modal manakala tidak ditransformasi dengan proses yang tepat. Oleh karena itu, mengingat momentum saat ini sulit terulang, sudah selayaknya PMII meningkatkan kualitas permainan di saat semua ‘pemain serupa’ sedang mengalami kelelahan atau kebingungan karena sandera politik para seniornya dan terjadinya disorientasi.

Pemanfaatan ini dimulai dengan bacaan PMII dalam konteks ASEAN di mana PMII memiliki celah untuk memulai dari pilar sosial-budaya dalam ASEAN Community yang akan berlaku secara efektif tanggal 31 Desember 2015. PMII berupaya menjadi lokomotif interaksi people to people generasi muda Indonesia di tingkat regional.

Dalam diskusi bertema “Menuju Masyarakat ASEAN: Strategi Pengembangan People-Centered” yang diselenggarakan atas kerja sama Biro HI Kedeputian Bidang Politik Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) dengan Kelompok Penelitian ASEAN P2P-LIPI pada 13 April 2011, yang kebetulan dihadiri oleh penulis, disinggung bagaimana mewujudkan people-centered ASEAN. People-centered mensyaratkan terbentuknya kerja sama yang tidak hanya bertumpu pada keamanan negara melainkan juga pada upaya pembangunan manusia. Peningkatan kualitas relasi antar masyarakat perlu ditingkatkan. Pada titik inilah PMII bisa mengambil peran meskipun hanya di segmentasi kalangan muda.

Pembangunan manusia merupakan upaya mengatasi ketimpangan pembangunan yang menghasilkan kemiskinan dan pengangguran, pelanggaran HAM, dan kekerasan komunal beradasar ikatan primordial maupun agama yang masih marak di banyak negara ASEAN. Oleh karena itulah, fokus ASEAN Youth Assembly, selain mengangkat tema besar ASEAN Community, pada peningkatan partisipasi pemuda dalam perdamaian dan pembangunan ekonomi di kawasan.

Apakah PMII bisa mewujudkannya? Terdapat juga stakeholder di pemerintahan yang sangsi bahwa PMII sanggup melaksanakan dan bahkan menyarankan untuk bekerja sama dengan organisasi sejenis lainnya. Bagi penulis, itu hanya pendapat minor mengingat sebagian besar stakeholder pemerintah lainnya justru mengapresiasi langkah PMII yang sebelumnya tidak dipikirkan oleh mereka dalam relasi people to people menyongsong ASEAN Community. 

Sepengamatan penulis, PMII sudah siap memenangkan war of position di tingkat ASEAN. Tinggal kemudian, bagaimana pertemuan itu ditindaklanjuti dengan kerangka operasional lanjutan yang cerdas dengan diiringi pembangunan kapasitas institusi maupun kader PMII.

Penulis tentu berharap besar kegiatan yang dikomandoi oleh sahabat Muhamad Zaid, Sekretaris Bidang Hubungan Internasional PB PMII, dapat terlaksana. Lebih dari itu, tujuan ideal dan pragmatisnya yang tidak dapat diungkap oleh penulis pada tulisan ini, dapat tercapai dengan sempurna. Bukan begitu?

* Ketua PB PMII

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Cerita VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Rabu, 22 November 2017

Tampung Aspirasi Pelajar, IPPNU Probolinggo Mantapkan Kepengurusan Dulu

Probolinggo, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Probolinggo melakukan upgrading atau penyegaran pengurus sekaligus untuk memantapkan kepengurusan Kabupaten Probolinggo periode 2013-2015, Sabtu (10/1).

Wakil Ketua PC IPPNU Kota Probolinggo Yayuk Hasanah mengungkapkan pemantapan pengurus ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan kualitas dan profesionalitas para pengurus dalam memberikan pemahaman terkait tupoksi (tugas pokok dan fungsi) jabatan masing-masing dalam kepengurusan.

Tampung Aspirasi Pelajar, IPPNU Probolinggo Mantapkan Kepengurusan Dulu (Sumber Gambar : Nu Online)
Tampung Aspirasi Pelajar, IPPNU Probolinggo Mantapkan Kepengurusan Dulu (Sumber Gambar : Nu Online)

Tampung Aspirasi Pelajar, IPPNU Probolinggo Mantapkan Kepengurusan Dulu

“Kami berharap supaya kegiatan ini bisa menambah semangat juang para pengurus untuk menyusun dan menjalankan program kerja sesuai dengan kebutuhan para pelajar NU. Sebab pada dasarnya kita bergabung dengan IPPNU adalah untuk membesarkan dan menampung seluruh aspirasi pelajar NU,” ujarnya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Menurut Yayuk, penyegaran sekaligus pemantapan kembali kepengurusan ini sangat penting dilakukan. Sebab selain untuk bisa memperbaiki kualitas diri, pengurus juga harus lebih semangat dalam mengembangkan organisasi IPPNU di Kota Probolinggo.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

“Perjuangan itu sangat penting dilakukan dibarengi dengan semangat dalam memperjuangkan dan melestarikan ajaran Islam ala Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) di kalangan pengurus dan pelajar di Kota Probolinggo,” terangnya.

Demi tetap menjaga eksistensi organisasi jelas Yayuk, maka semua pengurus PC IPPNU Kota Probolinggo harus selalu menjaga kekompakan agar program kerja yang sudah dirancang bisa berjalan sesuai dengan harapan para pengurus dan pelajar di Kota Probolinggo.

“Kekompakan ini penting agar apa yang sudah kita programkan bisa berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Pemantapan ini merupakan salah satu upaya penguatan SDM di jajaran kepengurusan sebagai langkah mempertajam program kerja yang akan ditetapkan dalam Rakercab mendatang,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Cerita, RMI NU VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Jumat, 17 November 2017

604 Santri Pesantren Sunan Pandanaran Tulis Mushaf Al-Qur’an

Sleman, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Menyongsong Hari Santri Nasional II Tahun 2016 yang jatuh pada Sabtu 22 Oktober 2016 mendatang, Kementerian Agama RI menggelar Penulisan Mushaf Al-Quran oleh tak kurang dari 42.840 santri seluruh di Indonesia di 34 Provinsi se-Indonesia.?

604 Santri Pesantren Sunan Pandanaran Tulis Mushaf Al-Qur’an (Sumber Gambar : Nu Online)
604 Santri Pesantren Sunan Pandanaran Tulis Mushaf Al-Qur’an (Sumber Gambar : Nu Online)

604 Santri Pesantren Sunan Pandanaran Tulis Mushaf Al-Qur’an

Di DIY kegiatan ini dipusatkan di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran Jalan Kaliurang Km 12,5. Di pesantren yang didirikan almaghfurllah KH Mufid Mas’ud ini, sebanyak 604 santri ikut ambil bagian dalam penulisan mushaf.?

Hadir dalam kesempatan ini Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun, Kepala Kanwil Kemenag DIY yang diwakili Kabid Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Masruddin, Kabiro Kesra Setda DIY Iswantoro, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-DIY, pengasuh PP Sunan Pandanaran antara lain KH Imanuddin Sukamto dan KH Hasan Karyono serta ratusan santri setempat.

Menurut Ketua Panitia Penyelenggara yang jugas Kasi Pondok Pesantren Kemenag DIY Fathurrohim, kegiatan ini bertujuan membudayakan menulis Al-Quran di kalangan santri sebagai bagian dari membangun karakter bangsa.?

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

“Seperti tertuang dalam tema kegiatan ini, Solusi Kementerian Agama RI dalam Membangun Karakter Bangsa,” ujar Rohim dalam sambutannya.

Membangun budaya menulis, imbuhnya, merupakan bagian dari upaya agar seluruh santri dapat memahami dan mengamalkan ajaran Al-Quran sekaligus bisa mengaplikasikan nilai-nilai Al-Quran di dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap, kegiatan ini dapat ditradisikan menjadi budaya di masyarakat seperti menulis, membaca dan mengamalkan Al-Quran.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Selanjutnya, mushaf yang dihasilkan dan telah ditashih oleh Lembaga Pentashihan Mushaf Al-Quran Kementerian Agama akan diserahkan kepada Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan akan diberikan kepada Presiden Joko Widodo pada puncak Hari Santri tanggal 22 Oktober 2016 mendatang saat Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) VIII di Provinsi Banten.

"Adapun standar penulisan Mushaf Al-Quran ini menggunakan standar iluminasi Nun Al-Furqani yang dibuat bersama Lembaga Pentashihan Mushaf Al-Quran Kementerian Agama untuk menghindari kekeliruan penulisan," terang Rohim.

Kegiatan penulisan Mushaf Al-Quran ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang digelar Kemenag dalam rangka peringatan Hari Santri Tahun 2016. Kegiatan lainnya, Lomba Foto dan Cerpen Pesantren, Apresiaasi Pendidikan Pesantren, Pemutaran Film Pesantren, Regional Conference on Revitalization of Academic Tradition of Pesantren, dan Pospenas VIII di Provinsi Banten.

Sementara Kabid Pakis Masruddin menegaskan, mushaf yang ditulis akan dibawa langsung ke Jakarta pada Kamis (13/10). “Karena di Jakarta akan digelar acara Gebyar Santri Nasional yang salah satu acaranya Monolog Hari Santri oleh Budayawan yang juga Kyai D. Zawawi Imron,” kata Masruddin.

Di sisi lain, pengasuh PP Sunan Pandanaran KH Imanuddin mengingatkan kembali kisah penulisan mushaf di zaman sahabat. “Ketika Sayyidina Abu Bakar menjadi khalifah terjadi Perang Yamamah yang membuat gugur 70 huffadz,” terang KH Imanuddin awali kisahnya. Peristiwa ini, lanjutnya, membuat Sayyidina Umar bin Khattab mengusulkan ide agar ada penulisan Al-Qur’an. “Lalu dipilihlah tim penulisan yang terdiri 4 sahabat dengan Ketua Zaid bin Tsabit,” urainya.?

KH Imanuddin berharap, melalui kegiatan ini, Allah memudahkan para santri untuk menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an. (Bramma Aji Putra/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Cerita, Meme Islam, Daerah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Kamis, 09 November 2017

Jumlah Rakaat dan Doa Shalat Tarawih

Sayyidah Aisyah r.a, menerangkan bahwa Rasulullah s.a.w, melaksanakan shalat malam termasuk di dalamnya shalat tarawih dengan sebelas rakaat; delapan rakaat tarawih atau tahajud dan tiga rakaat witir.

Riwayat aisyah r.a, yang kedua menyebutkan bahwa Nabi melaksanakan shalat malam tiga belas rakaat; delapan rakaat tarawih atau tahajjud dan lima rakaat witir.Dari kedua riwayat tersebut dapat diambil suatu pemahaman, bahwa jumlah rakaat shalat malam atau shalat tarawih tidak harus sebelas rakaat, bisa juga lebih misalnya tiga belas rakaat, seperti disebutkan dalam riwayat Aisyah r.a, yang kedua.

Dengan demikian yang dimaksud dari riwayat Aisyah r.a, yang menyebutkan bahwa Nabi s.a.w, tidak pernah shalat malam lebih dari sebelas rakaat, baik dalam bulan Ramadhan atau bulan-bulan lain, tidak berarti tidak boleh lebih ari sebelas rakaat.

Jumlah Rakaat dan Doa Shalat Tarawih (Sumber Gambar : Nu Online)
Jumlah Rakaat dan Doa Shalat Tarawih (Sumber Gambar : Nu Online)

Jumlah Rakaat dan Doa Shalat Tarawih

Apabila dikompromikan dengan riwayat-riwayat lain seperti riwayat Ibnu Umar r.a, yang menyebutkan bahwa shalat malam itu dua rakaat ? dua rakaat tanpa menyebutkan jumlahnya, hanya kalau khawatir masuk shubuh segera melaksanakan witir satu rakaat, menunjukkan bahwa jumlah rakaat shalat tarawih atau shalat malam tidak harus sebelas, tetapi boleh lebih dari jumlah tersebut. Apalghi kalau dipadukan dengan kenyataan yang dilakukan para sahabat Nabi dan para tabiin, mereka mengerjakan shalat tarawih dengan 20 rakaat , tiga witir dan ada pula yang mengerjakan sampai 36 rakaat dan 40 rakaat.

Berkata Yazid bin Ruman: "Di zaman Umar bin Khattab, orang-orang melaksanakan shalat malam di bulan ramadhan (shalat tarawih) dengan 23 rakaat " (H.R. Imam Muslim). Ibnu Abbas melaksanakan shalat malam di bulan Ramadhan 20 rakaat dan witir, dengan tidak berjamaah. (H.R. Baihaqy).

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Berkata Atho:"Aku jumpai mereka (para sahabat) mengerjakan shalat pada (malam-malam) Ramadhan 23 rakaat dan 3 witir". (H.R. Muhammad bin Nashir).

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Berkata Daud bin Qais: "Aku jumpai orang-orang di zaman Abas bin Utsman bin Abdul Aziz (di Madinah), mereka shalat 36 rakaat dan mereka bershalat witir 3 rakaat ". (H.R. Muhammad bin Nashir).

Imam Malik menjelaskan: "Perkara shalat (tarawih) di antara kami (di Madinah) dengan 39 rakaat , dan di Makkah 23 rakaat tidak ada suatu kesulitanpun (tidak ada masalah) dalam hal itu". Al- Tirmidzi menjelakan: "sebanyak-banyak (rakaat) yang diriwayatkan, bahwa Imam Malik shalat 41 rakaat dengan witir". (Bidayatul Hidayah, Ibn Rusyd, hal.152. bandingkan dengan A. Hasan, Pengajaran Shalat, hal. 290-192).

Pada masa Umar Ibn Khattab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thallib r.a, shalat tarawih dikerjakan sebanyak 20 rakaat dan 3 rakaat untuk shalat witir. Para ulama Jumhur (mayoritas) juga menetapkan jumlah shalat tarawih seperti itu, demikian juga al-Tsauri, Ibn al-Mubarok dan al-Syafii. Imam Malik memetapkam bilangan shalat tarawih sebanyak 36 rakaat dan 3 rakaat untuk shalat witir. Ibnu Hubban menjelaskan, bahwa shalat tarawih pada mulanya adalah sebelas rakaat. Para ulama salaf mengerjakan shalat itu dengan memanjangkan bacaan, kemudian dirasakan berat, lalu mereka meringankan bacaannya dengan menambah rakaat menjadi 20 rakaat, tidak termasuk witir. Ada lagi yang lebih meringankan bacaannya sedangkan rakaatnya ditetapkan menjadi 36 rakaat, selain witir". (Hasby As-Shiddiqy, Pedoman Shalat, hal. 536-537).

Diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dan Imam Malik dari Abdurrahman bin Abd Qadri:



? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?...

"Abdurrahman bin Abd al-Qadri menceritakan padaku, "aku keluar bersama Umar pada suatu malam di bulan RAmadhan, di masjid Beliau menjumpai banyak orang dalam beberapa kelompok; ada yang sedang melaksanakan shalat sendirian dan ada yang diikuti beberapa orang. Melihat hal itu Umar barkata: "aku berfikir lebih baik aku mengumpulkam mereka dengan satu orang Imam. Setelah itu Beliau memerintahkan Ubay bin Kaab r.a, supaya menjadi imam bagi mereka. Pada malam berikutnya aku keluar bersama Umar lagi dan ia melihat orang-orang melaksanakan shalat dengan cara berjamaah dengan imam Ubay bin Kaab r.a, (memperhatikan kegiatan shalat itu), Umar berkata: "inilah sebaik-baik bidah". (Hadits Shahih, riwayat al-Bukhari:1817 dan Malik:231).

Memperhatikan uraian di atas menurut hemat penulis, shalat Tarawih bisa dilakukandengan jumlah rakaat sebagai berikut:1. Sebelas rakaat, delapan rakaat Tarawih dan tiga rakaat witir, atau sepuluh rakaat Tarawih dan satu raakaat Witir.2. Dua puluh rakaat Tarawih dengan tiga rakaat Witir.3. Dan tiga puluh enam Tarawih dan tiga rakaat witir.Dari ketiga jumlah di atas, kita boleh memilih satunya sesuai sesuai dengan kondisi dan kemampuan kita masing-masing, tanpa memaksakan diri atau memberatkan

adapun doa Shalat Tarawih



? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

"Wahai Allah, jadikanlah kami orang-orang yang imannya sempurna, dapat menunaikan segala fardhu, memelihara shalat, menegeluarkan zakat, mencari kebaikan di sisi-Mu, senantiasa memegang teguh petunjuk-petunjukMu, terhindar dari segala penyelewengan-penyelewengan, zuhud akan harta benda, mencintai amal untuk bekal di akhirat, tabah menerima ketetapanMu, mensyukuri segala nikmatMu, tabah dalam menghadapi cobaan,dan semoga nanti pada hari kiamat kami dalam satu barisan dibawah panji-panji Nabi Muhammad s.a.w, dan sampai pada telaga yang sejuk, masuk dalam surge, selamat dari api neraka, dan duduk di atas permadani yang indah bersama para bidadari, berpakaian sutra, menikmati makanan surge, meminum susu dan madu yang murni dengan gelas, ceret dan sloki (yang diambil ) dari air yang mengalir bersama orang-orang yang yang telah Engkau beri nikmat atas mereka dari golongan para Nabi, orang-orang jujur, para shuhada dan orang-orang yang shalih. Merekalah teman yang terbaik. Demikianlah karunia Allah s.w.t, dan cukuplah Allah yang mengetahui. Wahai Allah, jadikanlah kami pada malam yang mulia dan penuh berkah ini menjadi orang yang berbahagia dan diterima (amal ibadahnya). Dan janganlah Engkau jadikan kami sebagaian dari orang-orang yang sengsara dan ditolak (amal ibadahnya). Semoga Allah senantiasa melimpahkan kesejahteraan dan keselamatan kepada NAbi besar Muhammad s.a.w, beserta keluarga dan segenap sahabatnya. Segala puji milik Allah, Tuhan seru sekalian alam".

(Penulis: KH. Syaifullah Amin/Red: Ulil H.).



Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Cerita VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Senin, 30 Oktober 2017

Harlah, PAC IPNU–IPPNU Gurah Ziarahi Makam Tokoh Kolida

Kediri, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Enam puluh dua tahun silam, Kediri merupakan daerah yang juga mengirimkan salah satu utusan terbaiknya dalam sebuah konferensi untuk mencari dukungan IPNU sebagai badan otonom yang mewadahi para pelajar Nahdlatul Ulama yang dilaksanakan pada 29 April–1 Mei 1954 di kota Surakarta. Ia adalah KH Asmuni Iskandar.

Harlah, PAC IPNU–IPPNU Gurah Ziarahi Makam Tokoh Kolida (Sumber Gambar : Nu Online)
Harlah, PAC IPNU–IPPNU Gurah Ziarahi Makam Tokoh Kolida (Sumber Gambar : Nu Online)

Harlah, PAC IPNU–IPPNU Gurah Ziarahi Makam Tokoh Kolida

?

Masih dalam rangka memeringati harlah ke-62 IPNU dan ke-61 IPPNU, para Pengurus Pimpinan Anak Cabang IPNU-IPPNU Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri beserta para Pelajar Pimpinan Komisariat IPNU-IPPNU MTs Sunan Gunung Jati Gurah mengadakan ziarah ke makam salah satu tokoh perwakilan konferensi lima daerah yang terkenal dengan sebutan Kolida.

Acara tersebut dilaksanakan pada Jum’at, 27 Februari 2016 yang diikuti sekitar 40 pelajar. Ketua IPNU PAC Kecamatan Gurah Imam Muhroji menyatakan bahwa acara ini bisa terlaksana berkat kerjasama yang baik antara Pengurus PAC dan Pengurus Pimpinan Komisariat.?

"Kami sangat bangga terhadap semua rekan dan rekanita IPNU-IPPNU se-Kecamatan Gurah. Antusias mereka sangat luar biasa. Harapan kami semua bisa meneladani pada perjuangan para ulama-ulama terdahulu yang begitu Istiqomahnya dalam berjuang mendirikan organisasi pelajar ini". ?

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Sebelum acara ini dimulai para pengurus PAC sowan terlebih dahulu ke kediaman H Moch Tacshis selaku pembina sekaligus putra menantu dari pada KH Asmuni Iskandar untuk meminta doa restu serta saran untuk kemajuan IPNU-IPPNU di wilayah Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri.

Kegiatan tersebut sebagai salah satu agenda peringatan harlah ke-62 IPNU dan ke-61 IPPNU ? PAC Gurah yang bertema Bergerak Bersama Mewujudkan Pelajar yang Nasionalis dan Agamis. Red: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Kiai, Cerita VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Senin, 09 Oktober 2017

Berdakwah Juga Bisa Lewat Kartun

Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren menggelar Pameran Kartun Santri Nusantara sebagai ajang kreativitas pada santri di Galeri Nasional Jakarta. Launching pameran ini dibuka oleh Menag Lukman Hakim Saifuddin dan dihadiri oleh sejumlah kurator kartun nasional.?

Berdakwah Juga Bisa Lewat Kartun (Sumber Gambar : Nu Online)
Berdakwah Juga Bisa Lewat Kartun (Sumber Gambar : Nu Online)

Berdakwah Juga Bisa Lewat Kartun

Acara yang akan berlangsung dari ? 24–30 November 2015 ini merupakan rangkaian kegiatan Dirjen Pendis sejak bulan September yang lalu.

Menag Lukman dalam sambutannya mengatakan, Kementerian Agama terus berupaya membina, mengapresiasi potensi dan kreasi para santri pondok pesantren agar terus dapat berkembang dan mendakwahkan Islam yang damai, toleran, dan penebar kasih sayang, salah satunya dengan melalui seni kartun.?

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

“Ini memang salah satu cara kami, untuk bagaimana mengapresiasi yang memiliki potensi cukup baik dalam memvisualisasikan ide mereka dalam merespon persoalan sosial kemasyarakatan,” kata Menag seperti dilansir laman kemenag.go.id.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Akan hal ini, Menag mengapresiasi semua pihak yang berpartisipasi atas penyelenggaraan pameran kartun ini, terutama kepada pengelola galeri nasional, dewan juri, dan semua peserta.?

“Para pendahulu menyebarkan kebaikan melalui kesenian,” kata Menag.

Menag ? yakin bahwa kemampuan dan bakat para santri terhadap seni khususnya seni kartun tidak kalah dari para profesional. Karenanya, Menag berharap para santri bisa menggunakan kartun sebagai medium untuk menebarkan esensi agama, yang pada hakikatnya memanusiakan manusia, menempatkan martabat manusia pada tempatnya.

Usai acara launching, Menag memberikan penghargaan kepada para pemenang kartun santri nusantara tersebut, yaitu: 1) Kategori Santri: ? Muhammad Bahruddin (juara I), Shoib Hasan (juara II), dan Hamidah Muniroh (juara III); 2) Kategori Umum: Didie Sri Widiyanto (I), Ikhsan Dwiono II), ? M Qomaruddin (III).

Tampak hadir dalam acara tersebut, Sekjen Nur Syam, Dirjen Pendis Kamaruddin Amin, Direktur Diniyah dan Pondok Pesantren Mohsen, tuan rumah Galeri Indonesia, Lempuk Setyanegara, seniman KH Zawawi Imron, Kurator Kartun Indonesia Kuss Indarto. Red: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Cerita VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock