Tampilkan postingan dengan label Pemurnian Aqidah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemurnian Aqidah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Februari 2018

Ada Dzikir Hizb Jausyan di Masjid Kubah Emas

Depok, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Majelis Dzikir Hizb Jausyan diadakan rutin setiap dua bulan sekali di Masjid Kubah Emas kelurahan Maruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok, Jawa Barat. Majelis dzikir yang dipimpin salah seorang Syuriyah PCNU Depok KH Juned MHS menggelar kegiatan tersebut untuk kedua kalinya Sabtu malam 6 Febuari 2016.

Ada Dzikir Hizb Jausyan di Masjid Kubah Emas (Sumber Gambar : Nu Online)
Ada Dzikir Hizb Jausyan di Masjid Kubah Emas (Sumber Gambar : Nu Online)

Ada Dzikir Hizb Jausyan di Masjid Kubah Emas

Dzikir bersama diisi dengan membaca surah Yasin, kemudian tahlilan, pembacaan kisah Maulid Nabi Muhammad SAW, serta Hizb Jausyan.

Menurut KH Juned MHS, dzikir bersama ini dilakukan semata-mata untuk mengharap ridha Allah SWT agar jamaah dzikir diberi kemuliaan dunia dan akhirat.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Tak hanya itu, kata dia, di majelis dzikir tersebut mendoakan bangsa Indonesia agar senantiasa terlindungi dari segala bencana, baik bencana karena alam, krisis ekonomi maupun bencana yang diakibatkan karena ideologi radikal yang berniat menghancurkan NKRI.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Majelis dzikir ini terselenggara atas kerja sama Yayasan Dian Al Mahri Masjid Kubah Emas, Majelis Dzikir Hizb Jausan dan Himasal Depok Bogor (Alumni Santri Lirboyo). (Nuruddin Hidayat/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Ahlussunnah, Aswaja, Pemurnian Aqidah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Jumat, 23 Februari 2018

Pemuda Ansor Harus Bisa Teladani Sahabat Ansor Rasulullah

Tegal, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Perhelatan Konferensi Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Pagerbarang Kabupaten Tegal, Senin (25/12) berlangsung sukses.

Dalam ajang tersebut secara aklamasi sepakat menetapkan Qomaruzzaman sebagai Ketua PAC Ansor Kecamatan Pagerbarang terpilih masa bakti 2018-2020 menggantikan ketua sebelumnya Faizin.

Pemuda Ansor Harus Bisa Teladani Sahabat Ansor Rasulullah (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemuda Ansor Harus Bisa Teladani Sahabat Ansor Rasulullah (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemuda Ansor Harus Bisa Teladani Sahabat Ansor Rasulullah

 

"Semoga ketua yang nanti terpilih menjadikan PAC GP Ansor Pagerbarang menjadi lebih baik ke depannya," ujar Ketua Konferensi Agung Biyantoro

Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Pagerbarang, Abdul Ghoni Alhafidz menyampaikan apresiasi dan memberikan semangat kepada Pemuda Ansor.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Menurutnya, para pemuda Ansor harus bisa meneladani sahabat Ansor yang dulu membantu dan mengawal Perjuangan Rasulullah SAW.

"Ansor yang sekarang adalah membantu dan mengawal perjuangan para ulama, mengawal NU dan mengawal NKRI.

NKRI jaya dan Pancasila Jaya," tandasnya

Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor NU Kecamatan Pagerbarang demisioner Faizin mengungkapkan, pada masa kepemimpinannya banyak kegiatan yang yang dilaksanakan, meski masih banyak kekurangannya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

"Semoga kaderisasi ini berjalan dengan baik. Kepemimpinan baru di bawah komando Sahabat Qomaruzzaman bisa membawa lebih baik PAC GP Ansor di Kecamatan Pagerbarang ke depan," harapnya

Di sisi lain, Rais Syuriyah MWCNU Kecamatan Pagerbarang Kiai Muhtadi berharap kepada pengurus Ansor yang baru bisa memajukan Ansor dengan program ekonomi.

Konferensi dihadiri Camat Pagerbarang, Kapolsek Pagerbarang, Danramil Pagerbarang, Pengurus MWCNU dan Badan Otonom NU Kecamatan Pagerbarang. (Hasan/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth AlaSantri, Pemurnian Aqidah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Rabu, 21 Februari 2018

Kisah di Balik Proses Kreatif Terciptanya Lambang NU

Di balik citra dan kewibawaan lambang NU karya KH Ridlwan Abdullah (1884-1962) yang dapat kita lihat sekarang, ternyata sejarah pembuatannya menyimpan pula kisah dan makna yang sangat dalam dan menarik untuk kita ketahui. Tidak seperti proses kreatif lahirnya karya seni pada umumnya yang kebanyakan sekedar mengandalkan daya imajinasi dan kecerdasan kognitif belaka, namun tidak hanya atas dasar dua daya itu lambang NU berhasil diciptakan. Di samping mengerahkan daya imajinasinya, KH Ridlwan Abdullah juga menggerakkan kekuatan spiritualnya. Bahkan aspek yang terakhir ini yang memegang peranan terpenting di balik terciptanya lambang NU. ? ? ?

Bermula dari persiapan penyelenggaraan Muktamar ke-2 NU di Surabaya, Kiai Ridlwan Abdullah ditugasi oleh KH Wahab Chasbullah selaku ketua panitia waktu itu untuk membuat lambang NU. Penunjukan Kiai Ridlwan ? dalam pembuatan lambang NU ini mengingat Kiai Ridlwan memang sudah dikenal pandai menggambar dan melukis. Namun terhitung sejak penugasan itu hingga satu setengah bulan Kiai Ridlwan mencoba membuat sketsa lambang NU bahkan sampai berkali-kali belum berhasil juga, padahal muktamar sudah diambang pintu sehingga sampai sempat mendapat "teguran" KH Wahab Chasbullah.

Kisah di Balik Proses Kreatif Terciptanya Lambang NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Kisah di Balik Proses Kreatif Terciptanya Lambang NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Kisah di Balik Proses Kreatif Terciptanya Lambang NU

Akhirnya, pada suatu malam dengan harapan muncul inspirasi atau ilham pada saat-saat orang lelap tidur, Kiai Ridlwan mengambil air wudzu kemudian melaksanakan shalat istikharah. Setelah itu beliau tidur sejenak. Dalam nyenyaknya tidur Kiai Ridlwan Abdullah bermimpi melihat sebuah gambar di langit yang biru dan jernih. Nampak seperti bola dunia dikelilingi bintang dan tali penyambung dan pengait.

Atas mimpinya itu, KH Ridlwan Abdullah tersentak bangun dari tidurnya dan spontan langsung mengambil kertas dan pena untuk membuat sketsa gambar sesuai dengan apa yang tertayang dalam mimpinya tersebut. Saat itu jam dindingnya menunjukkan pukul 02.00 dini hari. Karena kecakapannya dalam melukis, pada keesokan harinya gambar tersebut bisa diselesaikan lengkap dengan tulisan NU memakai huruf arab dan tahunnya.

Adapun secara singkat deskriptif makna dari gambar atau lambang NU dimaksud adalah sebagai berikut:

1. Tambang melambangkan agama (Berpegang teguhlah kamu sekalian pada tali Allah dan jangan bercerai berai).

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

2. Posisi tambang melingkari bumi melambangkan persaudaraan kaum muslimin seluruh dunia.

3. Untaian tambang berjumlah 99 buah melambangkan asmaul husna.

4. Bintang sembilan melambangkan jumlah Wali Songo.

5. Bintang besar yang berada di tengah bagian atas melambangkan Nabi Muhammad SAW.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

6. Empat bintang kecil di samping kiri dan kanan melambangkan khulafaur rasyidin, dan empat bintang kecil dibagian bawah melambangkan madzhab empat.

Setelah hasil lambang tersebut dihadapkan kepda KH Hasyim Asyari, beliau merasa puas dengan gambar, makna dan riwayat terciptanya lambang NU karaya Kiai Ridlawn itu. Beliau kemudian mengangkat kedua tangannya berdoa cukup panjang. Kemudian beliau berbicara penuh harap: "Mudah-mudahan Allah mengabulkan harapan yang dimaksud di dalam simbol Nahdlatul Ulama.” (M Haromain)

Disarikan dari Ahmad Zaini Hasan, Perlawanan dari Tanah Pengasingan: Kiai Abbas, Pesantren Buntet dan Bela Negara, LKiS: 2014 ?

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Nasional, Nusantara, Pemurnian Aqidah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Minggu, 18 Februari 2018

Kiai Muhyiddin: Kenalkan Suasana Agamis pada Anak

Jember, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Anak-anak harus dikenalkan pada agama sedini mungkin. Sebab, jika terlambat akan sulit membina dan mengarahkan mereka menuju pribadi yang berakhlaq mulia.

Demikian dikemukakan Pengasuh Pondok Pesantren Nuris, Antirogo, Jember, KH Muhyiddin Abdusshomad saat memberi sambutan dalam Pesta Lomba 2013 yang digelar Madrasah Ibtidaiyah (MI) ? Unggulan Nuris (full day school) di halaman SMP-SMA Nuris Jember, Ahad (12/5) kemarin.

Kiai Muhyiddin: Kenalkan Suasana Agamis pada Anak (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Muhyiddin: Kenalkan Suasana Agamis pada Anak (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Muhyiddin: Kenalkan Suasana Agamis pada Anak

Menurut Kiai Muhyiddin, penanaman aqidah sedini mungkin dalam diri anak-anak, menjadi kunci atau dasar dari pembinaan selanjutnya. “Karena anak-anak itu apa yang dialami dan diterima itulah yang akanmembekas,” tuturnya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Rais Syuriyah PCNU Jember itu menambahkan, saat ini kondisi pembinaan anak-anak cukup memprihatinkan. Betapa tidak, tidak jarang prilaku nakal anak-anak justru seperti orang dewasa, misalnya merokok, minum-minuman keras dan sebagainya.

“Maka salah satu obatnya adalah ? menggiring mereka pada suasana yang agamis,” jelas Kai Muhyiddin sebelum membuka lomba secara resmi.

Pesta Lomba 2013 tersebut diikuti tak kurang dari seratus peserta dari seluruh TK-PAUD se-Kabupaten Jember. Adapun jenis lomba meliputi mewarnai kaligrafi, kolase, ? tahfidzul quran nasyid dan fashion show muslim.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Menurut Ketua Panitia, Sayyidah, kelima jenis lomba itu memang dipilih untuk menanamkan kecintaan anak-anak, khususnya peserta lomba terhadap hal-hal yang bernuansa islami. “Missi lomba ini salah satunya adalah mengenalkan agama pada anak-anak,” ucapnya.

Juara umum dalam lomba tersebut diraih oleh TK BIna Anaprasa Nuris dengan menyabet empat juara, yaitu tahfidzul qur’an, fashion show muslim, mewarnai kaligrafi dan ? kolase. Sedangakn lomba Nasyid diraih anak dari ? PAUD Catleya 62 Antirogo.

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor: Aryudi A. Razak

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Lomba, Pemurnian Aqidah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Jumat, 16 Februari 2018

Mewujudkan Kesejahteraan Umat Lewat Wakaf Uang

Pengelolaan keuangan yang semakin maju dan kebutuhan masyarakat yang makin mendesak membuat prinsip wakaf mengubah orientasi dari wakaf barang-barang tak bergerak ke wakaf uang. Hal ini semata-mata bukan menafikan wakaf dalam bentuk barang tetap dan tidak bergerak, melainkan mengupayakan berbagai potensi wakaf dari para wakif yang tidak memiliki barang bergerak.

Dengan menggandeng lembaga penjamin simpanan (LPS) penerima wakaf uang (PWU), Lembaga Wakaf dan Pertanahan Nahdlatul Ulama (LWPNU) terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan warga NU lewat pemberdayaan wakaf uang. Berikut ini adalah wawancara VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth dengan Ketua Pimpinan Pusat LWPNU H Mardini di kantornya, Gedung PBNU Jakarta lantai 6 terkait Gerakan Wakaf Uang Sejuta Nahdliyin (Gerwaku Sena) yang telah diluncurkan awal Februari lalu.

Bisa dijelaskan sedikit tentang wakaf uang Pak?

Mewujudkan Kesejahteraan Umat Lewat Wakaf Uang (Sumber Gambar : Nu Online)
Mewujudkan Kesejahteraan Umat Lewat Wakaf Uang (Sumber Gambar : Nu Online)

Mewujudkan Kesejahteraan Umat Lewat Wakaf Uang

Wakaf uang merupakan ijtihad, dimana masyarakat yang tidak mempunyai harta tidak bergerak tetap bisa mewakafkan hartanya berupa uang. Wakaf uang sudah melalui kajian fiqih serta juga telah diatur dalam peraturan pemerintah tentang wakaf uang.

Apakah alasan paling mendasar untuk meluncurkan Gerwaku Sena?

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Begini, menurut data yang kami terima, jumlah nahdliyin itu mencapai 80 juta orang. Jika satu juta saja yang rutin setiap bulan mewakafkan uangnya, tidak usah banyak-banyak, 10 ribu rupiah saja, kita sudah bisa menghitung uang yang terkumpul berapa. Melalui surat resminya, PBNU juga menginstruksikan kepada nahdliyin dan seluruh pengurus NU di berbagai tingkatan untuk setiap bulan mewakafkan uangnya, yakni 10 ribu rupiah per bulan.

Lalu, pengelolaan wakaf uang ini seperti apa?

Jadi, kami sudah menggandengan Bank pemerintah yaitu Bank BTN Syariah dan Nadzir profesional, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Penerima Wakaf Uang (PWU). Uang yang terkumpul di kita, langsung dikelola oleh mereka. Jadi uang tersebut utuh, langgeng, dan tidak akan hilang. Hasil pemanfaatan wakaf uang oleh Nadzir diserahkan ke kita untuk kemudian digunakan untuk membantu warga nahdliyin. Jadi, dengan wakaf 10 ribu rupiah, kita sudah bisa membantu orang lain.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Bagaimanakah masyarakat bisa menyalurkan wakaf uang tersebut?

Masyarakat cukup mengirim uang wakaf melalui nomor rekening yang sudah kami sediakan di nomor rekening: 734 114 1926 Bank BTN KCP Syariah Menara BTN a.n. Lembaga Wakaf nahdlatul Ulama. Adapun setoran minimal 10.000 (sepuluh ribu rupiah) dan nilai maksimalnya tidak terbatas. Kami juga melayani korespondensi di Call Center: 0818716943 dan 081219460716.

Kemudian, bagaimana memberikan pemahaman atau mungkin mengubah pola pikir masyarakat terkait wakaf ini?

Ya, kami berusaha meyakinkan bahwa wakaf tidak harus berupa barang atau benda tidak bergerak seperti tanah misalnya. Berangkat dari prinspinya, justru wakaf bisa berupa pengabdian, jiwa maupun raga. Sebab itu, kami ingin menyampaikan, hanya dengan 10 ribu rupiah, warga NU sudah bisa berwakaf. Hal ini akan luar biasa jika terkumpul dari nahdliyin yang jumlahnya mencapai puluhan juta jiwa itu. Uang wakaf ini utuh, tidak akan berkurang maupun bertambah, jadi tetap. Justru wakaf uang menjadi produktif dan berkembang karena dikelola. Hasil keuntungan pengelolaan ini yang akan digunakan untuk menyejahterakan nahdliyin dan masyarakat yang membutuhkan.

Hal ini sama seperti pengelolaan wakaf tanah, dimana di dalam tanah tersebut dibangun berbagai bangunan yang bermanfaat bagi umat. Saya ambil contoh Menara Petronas di Malaysia. Menara tersebut dibangun di atas tanah wakaf. Sekarang dimanfaatkan untuk mendirikan berbagai bangunan yang itu menghasilkan keuntungan masyarakat secara umum. Hal serupa juga bisa dilakukan dengan wakaf uang.

Namun demikian, perlu saya tegaskan, wakaf uang berbeda dengan wakaf melalui uang. Wakaf uang berbeda dengan wakaf melalui uang. Gerakan wakaf uang ini merupakan wakaf berupa uang yang dikelola secara produktif dan hasilnya dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat. Sementara sejumlah uang yang diwakafkan tidak akan berkurang.

Sementara wakaf melalui uang, adalah wakaf barang yang penyerahannya dalam bentuk uang guna pembelian barang sehingga uang yang diwakafkan habis terpakai.

Apa langkah-langkah LWPNU untuk memaksimalkan Gerwaku Sena ini?

Langkah awal tentu sosialisasi kepada masyarakat. Kami harap melalui sosialisasi ini, para pengurus NU di berbagai tingkatan juga ikut memberikan hal serupa agar gerakan yang bertujuan menyejahterakan umat ini bisa berjalan dengan maksimal. Tentu hal ini juga berangkat dari instruksi PBNU bahwa seluruh pengurus NU di berbagai daerah agar ikur menyosialisasikan dan mengajak masyarakat dan warga NU untuk menyalurkan wakaf uang ke LWPNU.

(Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Berita, Pemurnian Aqidah, Olahraga VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Jumat, 09 Februari 2018

IPNU-IPPNU Tuban Pungkasi Harlah dengan Jambore

Tuban, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Setelah sukses dengan kegiatan doa bersama yang melibatkan 3000 pelajar dan pelatihan yang diikuti perwakilan peserta dari 13 kecamatan di Tuban, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menggelar puncak acara hari lahir IPNU-IPPNU dengan Jambore Pelajar dan Santri.

Kegiatan yang dihelat 22-24 April 2016 di Mangrove Center Kecamatan Jenu, Tuban, ini diikuti oleh 250 pelajar dan santri di kabupaten setempat. Para kader muda NU tersebut bersaing secara sehat di 10 cabang perlombaan, antara lain Voli Bersarung, Menyanyikan Mars IPNU-IPPNU, Pelajar Cerdas, Duta Pelajar NU, Duta Terfavorit, Stand Up Comedy, Yel-Yel, Masak, Tapak Kemah, dan Kekompakan.

IPNU-IPPNU Tuban Pungkasi Harlah dengan Jambore (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Tuban Pungkasi Harlah dengan Jambore (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU Tuban Pungkasi Harlah dengan Jambore

“Jambore kali ini lebih fresh karena diadakan stand up comedy juga. Ternyata rekan-rekanita IPNU-IPPNU juga jago dalam open mic dan bisa membuat orang lain tertawa lepas dengan guyonannya,” ungkap Falahuddin, ketua PC IPNU Tuban.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Sebanyak 250 peserta ikut dalam jambore bertema “Cetak Jiwa Kader Militansi Ummah, Menuju Pelajar Pembaharu yang Religius” itu dan terbagi dalam 12 kelompok IPNU dan 13 kelompok IPPNU yang merupakan delegasi dari 12 kecamatan, yaitu Merakurak, Bangilan, Plumpang, Tuban kota, Montong, Kerek, Rengel, Widang, Grabagan, Soko, Palang, dan Semanding.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Puncak Harlah IPNU-IPPNU ini juga melibatkan 14.697 pengguna akun media sosial facebook yang berpartisipasi dalam pemilihan duta pelajar terfavorit. “Pemilihan duta pelajar terfavorit kita laksanakan via FB, dan ternyata terjadi peningkatan animo masyarakat yang cukup besar dalam pemilihan duta terfavorit. Tahun lalu jumlah like hanya sekitar 5940, sekarang sampai melebihi 14.500 like,” ungkap Falahuddin.

 

Setelah menggelar berbagai cabang perlombaan yang dikemas dalam perkemahan selama 3 hari, PAC Montong menyabet predikat juara umum karena mendapatkan juara 1 di 5 cabang perlombaan.

“Jambore ini bukan ajang untuk menang-menangan, tapi ini ajang silaturahim antar-PAC agar lebih saling mengenal dan mampu membangun IPNU-IPPNU Tuban semakin solid,” kata Falahuddin.

Ia berharap kelak seluruh PAC IPNU-IPPNU dan para peserta bisa melanjutkan tonggak estafet IPNU-IPPNU di Tuban. “Selamat bagi para pemenang dan bagi yang belum menang jangan rendah diri. Tetaplah semangat dalam belajar, berjuang, dan bertaqwa,” tambahnya. (Red: Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Khutbah, Nahdlatul Ulama, Pemurnian Aqidah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Kamis, 08 Februari 2018

Pesantren NU Nurul Iman Siapkan Buka Bersama Setiap Hari

Mataram VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Pesantren NU Nural Iman Sekarbele Kota Mataram mengagendakan buka puasa bersama dengan para santri selama Ramadhan. Kegiatan rutin ini kemudian dilanjutkan dengan tarawih berjamaah dan tadarusan.

Pesantren NU Nurul Iman Siapkan Buka Bersama Setiap Hari (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren NU Nurul Iman Siapkan Buka Bersama Setiap Hari (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren NU Nurul Iman Siapkan Buka Bersama Setiap Hari

“Habis buka bersama juga sampai Tarawih dan Tadarusan juga,” kata Hirlan Al-Ony, salah seorang pengajar pesantren setempat di jalan Swasembada nomor 122 Kekalel, Sekarbele, Kota Mataram, Kamis (2/7).

"Semua santriwan-santriwati termasuk para ustadz ikut dalam agenda rutin selama Ramadhan," tambahnya.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Menurut mantan aktivis PMII IKIP Mataram ini, ceramah dalam setiap agenda ini diisi secara bergantian oleh beberapa penceramah setempat.

"Kadang-kadang ceramah diisi oleh kepala sekolah ustadz Fathi Abai.”

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Pesantren NU Nurul Iman Sekarbele kota Mataram ini dibina Hj Wartiah yang kini diamanahkan sebagai Ketua Fatayat NU NTB. (Hadi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Pemurnian Aqidah, Hikmah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock