Rabu, 22 November 2017

Inilah Sejumlah Kota yang Akan Dilalui Kirab Hari Santri

Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. PBNU akan melaksanakan Kirab Hari Santri Nasional dari Banyuwangi (Jawa Timur) sampai Cilegon (Banten). Kirab yang akan dimulai 13 sampai 21 Oktober tersebut akan menyinggahi sejumlah kota. ?

Inilah Sejumlah Kota yang Akan Dilalui Kirab Hari Santri (Sumber Gambar : Nu Online)
Inilah Sejumlah Kota yang Akan Dilalui Kirab Hari Santri (Sumber Gambar : Nu Online)

Inilah Sejumlah Kota yang Akan Dilalui Kirab Hari Santri

Berikut kota-kota yang akan disinggahi Jember, Lumajang, Malang, Pasuruan, Sidoarjo, Surabaya, Mojokerto, Jombang, Kertosono, Kediri, Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo, Madiun, Magetan, Ngawi (Jawa Timur).

Kemudian akan melewati kota-kota di Jawa Tengah yaitu Sragen, Solo, Klaten, memasuki satu kota di Yogyakarta, kembali ke Jawa Tengah yaitu Magelang, Temanggung, Wonosobo, Banjarnegara, Purwokwrto, diakhiri di Cilacap.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Lalu memasuki Jawa Barat dimulai dari Kota Banjar, Ciamis, Tasikmalaya, Garut, Bandung, Cianjur, Bogor. Lalu memasuki kota-kota di Banten mulai Tangerang, Serang, Pandeglang, Cilegon. Setelah itu kembali ke Jakarta.

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Ishfah Abidal Aziz Kirab Hari Santri tersebut di setiap kota yang disinggahi, peserta kirab akan berziarah ke makam para kiai, sowan ke pesantren-pesantren. Juga akan melakukan bakti sosial serta memberikan sumbangan kepada fakir miskin.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

“Umpamanya ketika sampai di Lumajang, peserta kirab akan sowan kiai, ziarah ke makam kiai dan bersilaturahim dengan pengurus NU,” katanya selepas rapat panitia Peringatan Hari Santri Nasional Senin (6/9).

Menurut dia, rombongan kirab dari PBNU sekitar 100 orang. Mereka terdiri dari perwakilan perwakilan pengurus lembaga dan badan otonom NU. “Di daerah-daerah, peserta kirab itu akan bertambah. Dari Banyuwangi ke Jember itu, misalnya, warga NU Banyuwangi bisa mengiringi kirab,” jelasnya. ?

Peserta kirab, lanjutnya, akan menumpangi bus. Namun, ketika memasuki sebuah kota, misalnya dengan tujuan kantor PCNU atau pendopo bupati, akan berjalan sekitar 5 km. “Untuk perjalanan antara satu kota denga kota lainnya kirab akan menggunakan bus,” pungkasnya.

Ia menambahkan, bagi daerah-daerah yangg tidak dilalui jalur Kirab Hari Santri Nasional, dianjurkan melakukan kirab sendiri. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth IMNU, Makam, Nahdlatul Ulama VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Web Site berita Islam Indonesia, berita jihad dan berita dunia Islam. Dilengkapi artikel keislaman, konsultasi agama, kristologi, counter liberalisme, intelligent leaks, ruang khusus Muslimah dan Remaja.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock