Minggu, 03 Desember 2017

"Pancasila Jaya" Jangan Hanya di Mulut Saja

Waykanan, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. 1 Juni merupakan Hari Kelahiran Pancasila. Landasannya, peristiwa ? sejarah saat Soekarno berpidato dalam rapat pertama Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), pada tanggal 29 Mei-1 Juni 1945. Berkaitan dengan itu, PC GP Ansor Waykanan Lampung merangkum pendapat sejumlah pelajar atau peserta Sanlat BPUN setempat mengenai pentingnya Pancasila.

"Pancasila harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari karena mengajarkan bagaimana menjaga persatuan dan kesatuan, hingga nilai dan norma sosial," ujar Ayu Sri Ningsih, pelajar SMAN 1 Blambangan Umpu, di Waykanan, Senin (1/6).

Pancasila Jaya Jangan Hanya di Mulut Saja (Sumber Gambar : Nu Online)
Pancasila Jaya Jangan Hanya di Mulut Saja (Sumber Gambar : Nu Online)

"Pancasila Jaya" Jangan Hanya di Mulut Saja

Bagi warga Nahdlatul Ulama (NU), penyeruan kata "Pancasila" akan disambut dengan kata "Jaya". Karena itu, demikian sejumlah peserta BPUN Waykanan 2015, Pancasila Jaya hendaknya bukan hanya di mulut semata, namun juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

"Pancasila ialah dasar negara kita. Dalam Pancasila, sudah jelas kita diwajibkan untuk saling berlaku adil, harus saling bersatu tanpa harus membeda-bedakan. Kita adalah Bhineka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu," ujar Disisi Saidi Fatah, Ketua Alumni BPUN Waykanan 2015.

Pancasila, demikian Nindya Fela Roza, peserta BPUN lainnya, sangat perlu diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. "Kemanusiaan yang adil dan beradab , jelas mengajarkan kita untuk mempunyai rasa kepedulian terhadap sesama, tidak mengenal kelas atas dan kelas bawah," ujar dia menambahkan.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

BPUN merupakan progam tahunan Yayasan Mata Air sejak 2007, organisasi non profit ini didirikan oleh Gus Mus bersama sejumlah kiai, intelektual dan profesional seperti Al Habib Luthf bin Yahya, Dr KH Asad Said Ali, KH Masdar F Masudi, KH Muadz Thohir, KH Thantowi Jauhari Musaddad dan (Alm) KH Masykur Maskub. Secara garis besar, BPUN berbicara tentang tiga hal, yakni: pendidikan, kepemimpinan dan keberagamaan yang ramah.

"Manajer BPUN Waykanan Gatot Arifianto mengajarkan keberagaman kepada kami dengan mempersilakan seorang guru non muslim untuk menjadi tutor bidang studi ekonomi," ujar Eis Novia, peserta BPUN dari SMAN1 Blambangan Umpu.

Menurut Eis pula, sila Persatuan Indonesia ialah penerjemahan dari keberagaman suku, agama, budaya warga Indonesia untuk tetap bersatu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pancasila mengajarkan masyarakat bangsa Indonesia untuk menghormati tanpa pandang bulu. "Di ? Taman Sari, Jakarta Barat, gedung Gereja Kristus Yesus bersebelahan dengan Masjid Awwabin. Ketua PC GP Ansor Waykanan Gatot Arifianto, yang tak lelah mengajarkan kami mengenai NU mengajarkan banyak hal tentang keberagaman terhadap kami, ia pemeluk Islam yang nasionalis," ujar Suryaningsih, pelajar SMAN1 Blambangan Umpu lainnya. (Red: Fathoni)? ? ?

Keterangan Foto: Jamasan Pancasila, sebuah kegiatan yang? digagas Gatot Arifianto saat bergiat di Komunitas Kampung Lebah 2012.

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Internasional, Berita, Humor Islam VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Web Site berita Islam Indonesia, berita jihad dan berita dunia Islam. Dilengkapi artikel keislaman, konsultasi agama, kristologi, counter liberalisme, intelligent leaks, ruang khusus Muslimah dan Remaja.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock