Jakarta, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Pengasuh pesantren Tebuireng KH Sholahudin Wahid pada peringatan haul tokoh NU KH Abdurrahman Wahid mengingatkan kembali kewajiban umat untuk menyebarkan ajaran Islam yang ramah dan penuh kasih. Menurut Gus Sholah, perilaku ramah umat Islam ini menjadi daya tarik sendiri di dunia internasional.
Gus Sholah mengatakan, saat ini pertumbuhan muslim di dunia sangat luar biasa. Ini karena nilai-nilai perdamaian dan kasih sayang Islam sangat mudah diterima orang-orang mempelajarinya.
| Gus Sholah Dukung Toleransi di Banyuwangi (Sumber Gambar : Nu Online) |
Gus Sholah Dukung Toleransi di Banyuwangi
“Sungguh di luar logika, pasca peristiwa 9/11 di AS, justru pertumbuhan muslim meningkat. Padahal pemberitaan negatif tentang Islam sangat gencar. Tapi justru itu membuat orang penasaran dan banyak yang mempelajari ajaran Islam yang sebenarnya. Bahkan kini ada 3 lembaga tahfidz Quran di AS,” kata Gus Sholah di Pendopo Sabha Swagata, Banyuwangi, Ahad (2/11).VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth
Ajaran Islam yang penuh kasih sayang juga telah dibuktikan para Wali Songo yang merintis penyebaran Islam di Nusantara. Tanpa dukungan militer, dana maupun kekuatan yang besar lainnya, Islam mampu menjadi agama mayoritas.“Menurut sejarawan Inggris, penyebaran Islam selama 250 tahun telah membuat 90 persen penduduk Nusantara memeluk Islam. Ini adalah waktu yang sangat cepat. Semua terjadi tanpa paksaan dan penindasan,” ujar Gus Sholah.
VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth
Sementara Bupati Banyuwangi Anas mengaku banyak belajar dari Gus Dur soal merawat kebhinnekaan."Di Banyuwangi kami rutin menggelar pertemuan lintas agama. Program pembangunan pun melibatkan teman-teman lintas agama," ujar Anas salam sambutannya. (Red Alhafiz K)
Dari Nu Online: nu.or.id
VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Lomba, Tegal, Pondok Pesantren VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth
