Pekalongan, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Kepada Jenderal Sutarman, Gus Dur pernah mengatakan bahwa dirinya akan menjadi Kapolda, lalu menjadi Kapolri. Padahal, tidak pernah terbersit di kepalanya untuk menjadi keduanya. Ternyata, ucapan Gus Dur terbukti. Untungnya, Gus Dur tidak mengatakan dirinya menjadi presiden.
Demikian cerita Kapolri Sutarman dalam silaturahmi nasional ulama, TNI, dan POLRI di Dupan Square, Pekalongan, Selasa (4/2).
| Ke Pekalongan, Sutarman Bercerita Lagi Soal Ramalan Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online) |
Ke Pekalongan, Sutarman Bercerita Lagi Soal Ramalan Gus Dur
“Waktu itu menjadi Kapolda saja saya tidak kepikiran. Dan ternyata benar saya menjadi Kapolri sekarang. Untung saja Gus Dur waktu itu tidak mengatakan saya jadi presiden karena ucapan Gus Dur itu mandi (ampuh),” terang Sutarman.VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth
Ia melanjutkan, Gus Dur pernah memberikan ijazah doa kepadanya untuk diamalkan, dan menjelang pemilihan KAPOLRI doa itu dibaca berulang-ulang.“Akhirnya pak SBY bingung lalu memilih saya,” katanya disambut riuh sedikitnya 2000 hadirin silaturahmi.
VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth
Sutarman menyatakan rasa syukurnya karena menjadi ajudan Presiden RI yang kiai. Menurutnya, tidak semua anggota kepolisian memiliki kesempatan yang sama seperti dirinya.Sutarman adalah seorang Presiden KH Abdurrahman Wahid. Setelah Gus Dur dilengserkan, karir Sutarman terus meroket. Ia Jenderal Polisi yang bernampilan sederhana. Kedatangannya di Pekalongan hanya diantar mobil dinas sekelas Kijang Inova. (Abdul Muiz/Alhafiz K)
Dari Nu Online: nu.or.id
VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Pertandingan, Quote, Hikmah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth
