Kamis, 08 Februari 2018

Gus Mus: Pesantren Tak Ajarkan Kekerasan

Magelang, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatuh Tholibin Leteh Rembang, KH.Mustofa Bisri (Gus Mus), menyatakan bahwa pesantren tidak mengajarkan kekerasan.

"Pesantren itu mendidik akhlak, moralitas bukan mengajarkan kekerasan," katanya di sela acara khataman akhir tahun di Pesantren Raudhatut Thullab di Wonosari, Prajeksari, Tempuran, Magelang, Rabu malam.

Ia mengatakan hal tersebut menanggapi terjadinya tindak kekerasan di Pondok Pesantren Assalam Pabelan, Sukoharjo yang dilakukan para santri senior kepada yuniornya.

Gus Mus: Pesantren Tak Ajarkan Kekerasan (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Mus: Pesantren Tak Ajarkan Kekerasan (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Mus: Pesantren Tak Ajarkan Kekerasan

Menurut dia, pesantren itu tidak hanya satu jenis, tergantung kiainya dan pesantren sekarang ada yang tidak menggunakan kiai. Kalau pesantren zaman dulu memakai kiai tidak mungkin ada kekerasan.

"Kekerasan itu pingin meniru yang lain. Jadi, aslinya pesantren itu mendidik akhlak, di kitab kuning ada aturannya. Kalau sampai ada kekerasan itu saya tidak tahu model apalagi," katanya.

Tidak ada aturannya, katanya, pesantren mendidik moralitas tetapi bertentangan dengan moralitas. Ia mengatakan, banyak anak nakal dan keras dipondokkan supaya menjadi lebut dan baik. Agama Islam tidak mentolerir kekerasan dalam bentuk apa pun.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Pesantren, katanya, sebenarnya tidak seperti yang diduga orang bahwa pesantren itu satu jenis, padahal pesantren itu jenisnya sebanyak kiainya. Kalau kiainya berpolitik pesantrennya berbau politik dan santrinya senang politik. Kalau kiainya orang birokrat maka akan diatur seperti birokrasi.

"Jadi, macam-macam pesantren tergantung kiainya dan sekarang ada pesantren yang tidak pakai kiai, yayasan saja yang tentu saja lebih menekankan pada pilihan pengurusnya. Kalau pengurusnya tertarik Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tentu akan meniru seperti IPDN. Kalau tertarik pada universitas bisa meniru Universitas Gajah Mada (UGM)," katanya. (ant/kut)



Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Sunnah, Nasional, Bahtsul Masail VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Web Site berita Islam Indonesia, berita jihad dan berita dunia Islam. Dilengkapi artikel keislaman, konsultasi agama, kristologi, counter liberalisme, intelligent leaks, ruang khusus Muslimah dan Remaja.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock