Selasa, 23 September 2014

Prof. Syed Farid Alatas: Pemikiran Islam Indonesia Lebih Dinamis

Pada Rabu (22/2), kantor Redaksi VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth, gedung PBNU, Jakarta, menerima kunjungan 20 mahasiswa asing. Mereka dari berasal dari Malaysia dan Singapura. Mahasiswa dan mahasiswi tersebut berasal dari National University of Singapore (NUS), University of Malaya, University of Kuala Lumpur, University of Tehran, dan Liverpool University.

Mereka disambut Wakil Sekretaris Jenderal PBNU H Ulil Abshar, Pemimpin Redaksi VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Ahmad Mukafi Niam, Direktur Aswaja TV H Syaifullah Amin, serta wartawan dan redaktur VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth.

Mereka ditemani Mohamed Imran Taib, yang memimpin rombongan; dan ? salah seorang profesor yaitu ? Syed Farid Alatas. Sebelum mereka undur diri, VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth sempat mewawancarai profesor yang merupakan keponakan Syekh Naquib Alatas tersebut.?

Prof. Syed Farid Alatas: Pemikiran Islam Indonesia Lebih Dinamis (Sumber Gambar : Nu Online)
Prof. Syed Farid Alatas: Pemikiran Islam Indonesia Lebih Dinamis (Sumber Gambar : Nu Online)

Prof. Syed Farid Alatas: Pemikiran Islam Indonesia Lebih Dinamis

Berikut wawancara dia dengan wartawan VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth, Abdullah Alawi.?

Bagaimana Anda mengenal Islam Indonesia?

Dari segi pengelaman di Malaysia dan Singapura, ada lebih banyak perkembangan aliran, pemikiran, dan pendekatan terhadap Islam, persoalan-persoalan tertentu, termasuk bermasyarakat Islam di Indonesia.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Bisa dijelaskan maksudnya!?

Maksudnya, contohnya ada pengaruh Salafiyah di Indonesia dan Malaysia, tapi di Indonesia banyak balasan tentang itu, tanggapan terhadap itu.

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

Balasan itu maksudnya counter pemikiran?

Ya, iya, menjawab.?

Sementara di Malasysia dan Singapura?

Kepelbagaian pemikiran di Indonesia adalah jauh dinamis dibanding dengan Singapura dan Malaysia.?

Apakah itu berkaitan dengan kebebasan pemikiran?

Iya.?

Apakah itu positif dalam dunia Islam?

Iya, sebab Indonesia merupakan, menurut kami, negara Islam yang paling demokratis.?

Anda mengenal NU?

Iya, dan kami melihat NU mewakili aliran kepelbagaian, kebebasan berpikir di negara Islam.?

Bagaimana cara pandang Anda terhadap Islam Nusantara yang disusung NU?

Kami rasa di Malaysia, beberapa pihak dalam gerakan Islam, kami menjalani satu proses Arabisaasi oleh aliran-aliran tertentu dari Timur Tengah, dari negara seperti Arab Saudi, seperti Mesir didatangkan ke Malaysia; dan pola pemikiran cara hidup yang tidak sesuai orang Islam di Asia Tenggara diperkenalkan sebagai Islam murni. Kami anggap gagasan Islam Nusantara sebagai satu gagasan sangat sehat untuk semangat Islam di Asi a Tenggara.?





Apa ada saran dan kritik bagi gerakan NU selanjutnya?

Saya mesti dapat saran dari NU.?

Dari Nu Online: nu.or.id

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth Kajian, Ahlussunnah VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth

VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Web Site berita Islam Indonesia, berita jihad dan berita dunia Islam. Dilengkapi artikel keislaman, konsultasi agama, kristologi, counter liberalisme, intelligent leaks, ruang khusus Muslimah dan Remaja.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan VOA ISLAM : Voice of Al Islam - Voice of the Truth dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock